Bayang Gurita Preambul Sejak jaman Adam dan Hawa, manusia sudah mulai saling berselisih, satu dengan yang lain, tidak pernah ada masa dimana kepuasan itu tercapai, semua ini bagian dari keserakahan dan kekuasaan, apapun konsekuensinya. Kota demi kota dibangun, dimana pembangunan selalu melebihi dari pembangunan sebelumnya. Kekuasaan terhadap wilayah jajahan, lahan tanaman tumbuh dengan noda darah, sementara jutaan manusia kelaparan, bahkan banyak yang menemui ajal akibat dari itu. Seakan manusia sudah kehilangan kesadaran dan ingatan mereka, terlupa awal mula mengapa manusia diturunkan ke bumi ini. Tuhan menempatkan menurunkan manusia untuk menjaga dan merawat bumi yang sangat berharga ini serta melakukan apa yang diperintahkan Nya dan hanya dengan cara Nya. Dia telah memperingatkan kita bahwa Setan adalah musuh besar manusia dan kita harus berjaga-jaga dari segala tipu dayanya jika manusia tidak ingin masuk kedalam neraka jahanam. Berjalannya dengan waktu, banyak manusia yang enggan untuk mengikuti ajaran Nya dan menjauhi peringatan Nya. Mereka tumbuh makmur selama Tuhan mengijinkannya, hingga waktu pembalasan tidak bisa terelakkan. Dimasa ini manusia tampak semakin kuat dan sombong. Kemampuannya membuat dan memiliki bom yang dapat menghancurkan kota dalam sekejab. Amerika Serikat saja telah memiliki senjata biologi yang mampu menghancurkan planet ini 5000 kali. Alasan apa kiranya yang menyebabkan hal ini bisa terjadi? Melalui media teknologi moderen, air dapat dihambur-hamburkan dikawasan Saudi Arabia, suatu tempat yang awalnya kering kerontang. Sekarang gurun pasir telah disulap menjadi lahan gandum yang subur. Lahan gandum yang dapat menghidupkan ribuan manusia, sementara wilayah diseberang Laut Merah didapati jutaan manusia yang kelaparan. Bukankah Saudi Arabia, sebuah Negara yang kaya akan minyak dengan julukan Negara Islam, yang menerapkan hukum Islam? Namun tampaknya keluarga “Kerajaan” hanya perduli terhadap kepentingan diri mereka sendiri. Jika mereka mengulurkan bantuan, mereka lebih terfokus terhadap bagaimana penampilan mereka; apakah pakaian mereka bebas noda, apakah kacamata gelap mereka sudah pas, lalu mereka mengundang media dari segala penjuru untuk dapat mengabadikan apa yang mereka sumbangkan. Tampaknya mereka membantu semata-mata hanya untuk dapat dilihat dan sebagai sudut pandang politik saja, bukan bertujuan untuk mendapatkan Ridha dari Allah SWT. Setiap tahun jutaan perempuan dari segala penjuru dunia berkunjung untuk melakukan ibadah Haji dan Umrah yang harus dilengkapi dengan segala dokumen dimana mereka harus didampingi dengan muhrimnya sesuai dengan hukum Islam. Andai hukum mengatakan demikian, mengapa bisa terjadi terhadap jutaan tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia, pergi dan bekerja di Saudi Arabia tanpa harus memerlukan kelengkapan dokumen yang sama sesuai dengan hukum Islam? Apa bedanya diantara kedua mereka? Tampaknya ini merupakan sebuah Negara yang hipokrit dan bukan penganut hukum Islam dengan benar. Namun sebagian besar Negara dibumi ini menyatakan bahwa Saudi Arabia adalah sebuah Negara Islam yang patut menjadi panutan. Apakah dunia ini telah dibutakan? Tidakkah para muslimin dan muslimat dari segala penjuru dunia sudah tidak lagi membaca Al-Qur’an dan Hadith? Tidak kah terlihat oleh mereka bahwa keluarga kerajaan sudah tidak lebih dari sebuah boneka dan antek-antek politik luar negeri Amerika Serikat? Sebagian besar jenis penyakit di dunia ini sudah bisa diatasi atau dikendalikan, semua ini berkat kemajuan teknologi moderen. Lalu, mengapa negara-negara seperti Amerika Serikat dan Israel memanfaatkan teknologi yang sama untuk membuat berbagai jenis virus yang tidak mungkin ditemukan penangkalnya justru digunakan untuk membasmi jutaan manusia, terutama di Afrika? Mengapa negara-negara ketiga diseluruh dunia dihambat dalam mengembangkan potensinya? Indonesia, merupakan salah satu Negara yang kaya akan sumber daya alam dan buminya, dihambat perkembangannya, mengapa? Singapore, sebagai Negara tetangganya, telah menjadi Negara moderen dan subur, sekalipun mereka tidak mempunyai sumber daya alam sekalipun, bahkan lebih terkenal dengan julukan sebagai Negara yang hidup hanya dengan memanfaatkan sumber daya alam dari negara-negara lain sebagai sumber kebutuhan mereka. Hal terkecil sampai pasir yang dibutuhkan untuk pembangunan, bahkan air untuk kebutuhan hidup mereka dapatkan dari negara tetangga seperti Indonesia. Lalu mengapa Negara ini diberi kesempatan untuk menjadi Negara maju sekalipun tidak memiliki apaapa? Adakah seseorang atau sesuatu yang mengendalikan perkembangan dunia ini? Apakah mereka yang menentukan siapa yang akan maju, siapa yang akan terpuruk, siapa yang akan hidup, dan …. siapa yang akan mati? Pada saat ini segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah terbolak-balik. Negara-negara miskin semakin miskin, sementara negara-negara kaya semakin kaya. Manusia pada saat ini akan sangat mudah percaya terhadap kebohongan-kebohongan yang nyata, sementara kebenaran yang jelas dan nyata menjadi perdebatan sengit dan pada akhirnya kebenaran itupun tidak dipercayainya. Dunia saat ini dipenuhi dengan para raja dan ratu yang telah membutakan mata serta merampas impian manusia pada umumnya. Apapun yang mereka nyatakan akan diikuti tanpa sedikitpun mempertanyakan otoritas mereka. Contoh mutlak saat ini adalah Presiden George W. Bush hampir semua pernyataan yang keluar dari mulut bibirnya merupakan kebohongan yang diikuti dengan kebohongan berikutnya, dia juga mencampakan konstitusi Amerika, namun warga negara Amerika Serikat mendukung dalam tindakannya menghancurkan negara demi negara, impian demi impian semata-mata hanya untuk memuaskan keserakahan dan kebenciannya terhadap pengikut Islam, Agama yang paling damai dimuka bumi ini. Kini muncul kembali organisasi yang dulunya merupakan organisasi yang sangat kuat didukung oleh beberapa kalangan rahasia. Organisasi ini hampir menguasai dan mengendalikan kejadian dimuka bumi ini. Mereka yang menentukan siapa yang patut menjadi pemimpin sebuah negara, pemimpin mana yang harus dieliminasi, siapa yang akan hidup dan siapa yang harus mati. Kelompok ini sering kali dijuluki Kebijakan Baru Dunia/New World Order (istilah ini pertama-tama digunakan oleh Presiden H.W. Bush). Dua peran utama dalam “Kebijakan Baru Dunia~ KBD” ini adalah Freemason (Pemuja Setan) dan kaum Yahudi. Mereka tidak akan berhenti dengan alas an apapun guna mencapai tujuan mereka, sekalipun mereka harus membunuh keluarga sendiri untuk mencapai keberhasilan itu! Ambisi mereka adalah untuk secara keseluruhan dan secara total menguasai jagad raya ini. Untuk mencapai tujuan ini pertama mereka harus menguasai ekonomi dunia. Para Yahudi telah menguasai sebagian besar sector perbankana dunia serta kegiatan-kegiatan usaha kebutuhan utama dunia. Mereka bekerja berdampingan dengan Freemason dalam melakukan manipulasi dan memperdaya Amerika Serikat dibawah genggaman kekuasaan mereka dengan maksud dan tujuan menguasai ladang perminyakan dunia serta menghalau mereka yang menentang dan menghambat tujuan mereka yang lebih besar. Apakah tujuan dan rencana biadab mereka? Mereka berkehendak untuk memadukan satu pemerintahan dunia, satu pemimpin dunia, satu agama baru dan membagi dunia ini menjadi sepuluh propinsi yang mematuhi segala kehendak mereka. Seandainya hal ini dapat tercapai, kebebasan, sebagaimana kita ketahui akan sirna selamanya! Kebijakan Baru Dunia ingin memutar dan mengendalikan kenyataan agar kita semua menjadi anjing-anjing peliharaan ataupun budak-budak yang patuh pada perintah mereka. Para anggota petinggi Kebijakan Baru Dunia adalah pengikut dan pemuja Setan yang setia, mereka menjadi budak setan guna menghancurkan kita semua dan menggiring sebanyak-banyaknya dari kita masuk kedalam neraka jahanam. Para pengikut setan dijanjikan sorga didunia ini. Sungguh nilai yang sangat kecil jika dibandingkan dengan imbalan yang akan mereka terima di hari kiamat nanti. Kata-kata pengantar ini mungkin terdengar sangat ekstrim dan berlebihan bagi kebanyakan orang, namun mohon pertimbangkan hal-hal berikut. Keberhasilan terbesar Setan adalah menyakinkan pada umat manusia bahwa dia sesungguhnya tidak ada! Perlindungan terbaik untuk kita semua adalah persatuan, edukasikan anda semua dan jangan pernah mau ikut dalam tipu daya dan kebohongan Setan jika anda tidak ingin terjerumus selamanya. Maka pada saat paling terpuruklah keyakinan kita harus menjadi yang terkuat. The best protection for all is to unite, educate yourselves and never ever give into the great deceiver (Satan) or you will most certainly fall. It is during times of desperation that ones faith must be the strongest… ooOoo Kebijakan Baru Dunia Pernyataan ini kerap dimanfaatkan oleh George Bush sebagai pernyataan kepemerintahan setelah berakhirnya perang dingin. Yang pada kenyataannya telah lama bermuara pada Republik, tertera dalam lembar plakat mulia “Novus Ordo Seclorum”. Kebijakan Baru Dunia merupakan kebijakan biadab Freemasons (akan dijelaskan lebih lanjut dalam buku ini). Giuseppe Mazzini “Kita harus membuka semua federasi untuk meneruskan sebagaimana adanyua. TETAPI kita harus menciptakan MAHA KUASA(SUPER RITE), yang harus tetap dirahasiakan, sebagaimana kita akan memberi mereka julukan Pemimpin Tingkat Tinggi ( Masons of high degree) dimana mereka hanya merupakan bagian dari orang-orang yang terpilih. Berkaitan dengan persaudaraan kita pada Masonry, orang-orang ini harus disumpah dengan segala kerahasiaan yang ketat. Melalui BADAN MAHA KUASA(SUPREME RITE) ini, kita akam menguasai SELURUH freemasonry yang akan menjadi sebuah sentra internasional, yang akan menjadi lebih dasyat karena arah dan kebijakannya akan TIDAK DIKETAHUI”1 Di Amerika Serikat ada sebuah gerakan pemerintah bayangan dalam sebuah proses yang akan mencabut semua hak dan konstitusi semua Warga Negara Amerika Serikat secara permanent. (Hak untuk memiliki senjata/ The right to bear arms) untuk dipikirkan saja hal tersebut sudah merupakan hal yang tidak waras! Warga Negara Amerika Serikat tidak mungkin akan dengan ikhlas merelakan Hak Konstitusi mereka atas kepemilikan senjata. Apakah mereka sadar atau tidak, mereka harus menyerahkan hak mereka atas kepemilikan senjata dengan konsikuensi menghadapi sebuah perang saudara. Semua ini merupakan sebuah perencanaan dari pada Pemerintah Bayangan Amerika Serikat guna mendapat pengakuan total secara keseluruhan dalam sebuah pledoi menguasai Negara tersebut. Telah dibuat perencanaan-perencanaan akan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap berbagai lokasi dalam Negara tersebut guna mengambil kembali senjata api. Informasi tentang perencanaanperencanaan ini bersumber dari badan militer dan personel-personel intelijen 1 Giuseppe Mazzini (1805-1872) Italian nationalist and patriot yang memiliki rencana tentang pergerakan ini namun memiliki kepedulian yang dalam terhadap kebebasan hak dan konstitusi! Sekalipun bukti kuat terhadap dukungan akan pernyataan tersebut belum dapat disajikan pada kesempatan ini, keseriusan terhadap permasalahan ini sudah cukup pantas untuk menjadi pertimbangan- pertimbangan. Warga Negara Amerika Serikat tidak akan mungkin melepaskan hak mereka dengan suka rela dan sudah dapat dipastikan akan terjadi berbagai konflik dan pertikaian yang akan timbul dari pada berbagai upaya penguasaan kebijakan pencabutan hak kepemilikan senjata api dari mereka semua. Pemerintah Bayangan Amerika Serikat sudah dengan pasti harus bertindak dan bergerak dengan penuh kerahasiaan dan memanfaatkan para badab penegak hokum dalam Negara Amerika Serikat menjadi sebuah badan koordinasi mega operasi dalam penguasaan senjata. Badan Koordinasi Mega Operasi ini (dengan asumsi tidak ada seorang pejuangpun yang berkehendak untuk membocorkan operasi ini kepada khalayak Amerika Serikat) harus bergerak dengan cepat dan secara brutal dengan mengindahkan segala hak akan konstitusi terhadap seluruh warga jika mereka berkehendak untuk mendapatkan hasil, walau keberhasilan tidak menyeluruh. Kegiatan operasional dengan skala tersebut akan berarti upaya penguasaan terhadap sejumlah tiga ratus juta (300.000.000) senjata api dari lebih tujuh puluh warga pemilik senjata secara legal. Dengan sendirinya setelah melakukan penggeledahan tersebut, akan terjadi banyak gerakan-gerakan warga dan setelah itu tidak akan adalagi pemilihan secara demokrasi di Amerika Serikat. Hal ini akan secara resmi mengambil alih kekuasaan terhadap Konstitusi Amerika Serikat dan akan menciptakan sebuah kekuasaan dictator yang jahanam dan akan membahayakan dan menjadi malapetaka bagi kebebasan seluruh dunia! Sebuah kekuasaan dictator yang akan menguasai ribuan hulu nuklir serta senjata kimia yang mampu memusnahkan seluruh bumi ini 5000 kali! Warga Negara Amerika Serikan akan merasakan berbagai keresahan dan bahkan akan menimbulkan perang saudara, dimana hal ini merupakan peperangan yang tidak mungkin dimenangkan oleh warga Negara Amerika Serikat karena Pemerintah Bayangan Amerika Serikat telah menguasai segalanya (makanan dan sumber makanan, transportasi, senjata, militer, polisi, bahan baker, listrik dan berbagai hal hanya merupakan bagian kecil yang mungkin terpiokirkan oleh kita semua). Kenapa menjadi sebuah rahasia atau pemerintah bayangan Amerika Serikat menghendaki untuk penghapusan terhadap hak dan konstitusi warga Negara Amerika Serikat? Manfaat apa mungkin diperoleh dari semua ini? Yang pada akhirnya akan meruntuhkan Pemerintahan Amerika Serikat, dalam pandangan kita. Telah dibentuk sebuah konspirasi global dalam wilayah dimana pada saat ini baru mulai menunjukan kehadiran serta tujuan mereka. Mungkin bias kita mulai mata kita dengan mencermati tanda-tanda yang telah disajikan dengan seksama. Melalui tanda-tanda ini dapat anda simak bahwa ada sebuah kejahatan setan dalam pembentukan dan Amerika Serikat merupakan sumber dari semua kebiadaban ini. Tanda Tanda Tersebut Terdapat bukti bukti, yang menghubungkan elemen-elemen bahwa Pemerintah Amerika Serikat memiliki sebuah niat setan dan bersikeras melebihi yang telah ada dalam upaya pembentukan Kebijakan Pemerintahan Baru/The New World Order? Hal ini dapat ditemui dari symbol-simbol atau tanda-tanda diberbagai penjuru Negara dan Dunia dan memberikan indikasi bahwa saat ini sedang terjadi sebuah perubahan yang jauh melampaui apa yang kita sadari. Apakah ini berarti khayalan kita telah menjadi liar ataukah memang karena saat ini ada sesuatu yang hanya dapat dibandingan dengan sebuah kitab injil kuno yang asli? Dijaman moderen ini dan dimana umur telah melupakan landasan pemahaman dasar yang telah disebarkan kepada kita secara turun temurun yang diawali dari Adam dan Hawa. Telah dinyatakan bahwa, sesungguhnya hanya ada satu Tuhan yang tak mungkin disekutukan dimana dia tidak mungkin melupakan dan Dia merupakan Dzat Yang Kekal. Dimana salah satu ciptaannya NYA adalah “Iblis” yang merupakan Jin yang jahanam dan bukanlah malaikan yang jatuh kebumi sebagaimana dipahami oleh kebanyakan orang Kristiani, yang dimurkakan oleh Allah sehubungan dengan kecemburuannya terhadap ciptaan Allah, Manusia. Iblis dibuang kebumi sebagai ujian bagi kaum manusia atas taqwanya serta hukuman dan kehinaan terhadap mereka yang memiliki secuil keraguan terhadap Sang Pencipta sorga dan dunia. Bagi mereka, siapapun yang akan berpaling kepada Allah, maka janji Allah adalah kekekalan dalam neraka jahanam! Manusia pada umumnya telah melupakan bahwa Allah merupakan Maha Melihat, Maha Mendengar serta Maha Bijaksana. Allah tidak mungkin berbohong dan tidak mungkin ingkar janji sebagaimana kebanyakan manusia. Iblis telah bersumpah untuk berbohong dan mengelabui manusia pada setiap kesempatan disaat manusia lengah dan telah berjanji untuk menggiring sebanyak-banyak manusia masuk kedalam neraka jahanam, dengan mengalihkan perhatian mereka dari pada Allah. Allah telah memperingatkan pada segenap namusia untuk berjaga-jaga dan berhati-hati! Setan dan bala tentaranya akan mengelabui dan menanti saatnya untuk menyerang manusia dari berbagai arah yang tidak kita duga-duga. Sebagian arah yang dimaksud adalah melalui pemanfaatan tanda-tanda dan symbolsimbol yang mereka paparkan yang digunakan oleh para pengikut dan pendukung setan. Para Freemason-Freemason! Coba perhatikan beberapa tanda atau simbol yang terdapat dan tersebar diseluruh dunia lalu pikirkan apakah anda juga merupakan sasaran dari sebuah skema dan modus internasional yang dipimpin oleh musuh bebuyutan manusia, yaitu Iblis itu sendiri, ataukan kita telah terbuai karena terlalu lama dan terlalu banyak nonton film kartun? The New World Order Eye of Dajjal Lambang Kenegaraan Amerika Serikat Penjelasan Ensiklopedi Encarta terhadap lambing kenegaraan Amerika Serikat: "Lambang Kebesaran Ameerika Serikat, lambang resmi pemerintahan Amerika Serikat. Memiliki dua muka, keduanya dapat diperhatikan dan diputarbalikan. Perputarbalikan mana telah dibelah dari sebidang mal, namun bentuk bidang sisi terbalik tersebut telah di jiplak sebagaimana bentuknya, sebagai contoh ada pada lembaran uang satu dollar.” ”Figur dominan yang terlihat pada uang ini adalah lambang garuda Amerika, yang diperagakan dengan sayap yang dibentangkan, didadanya tergantung sebuah tameng yang memiliki tiga belas lajur vertical, tujuh putih dan enam merah, yang melekat pada lempeng horizontal biru. Garuda tersebut mencengkeram sebuah batang olive pada sisi kanan dan disisi kirinya mencengkeram tiga belas anak panah, pada paruhnya menjulur sebuah slayer dengan sebuah moto latin E pluribus Unum “Dari banyak, tunggal”. Sebuah klaster yang terdapat tiga belas bintang yang diselubungi dengan sebuah kejayaan, terdapat diatas garuda” Nota Penulis: “Perhatikan ke tiga belas anak panah, tiga belas daun, tiga belas strip pada tameng, angka tiga belas merupakan simbol dari pada perjuangan Luciferan. Tiga puluh tiga sayap pada masing-masing sisi melambangkan tiga puluh tiga tingkat dari Freemasonry. Lambang berbentuk bunga terdapat diatas merupakan bentuk sebuah hexagram” “Apakah hal ini merupakan sebuah hal yang merupakan hanya kebetulan saja ataukah ada sesuatu yang telah mulai terkuak disini Merupakan sebuah keanehan dimana terdapat banyak symbol-simbol pada permukaan mata uang Amerika Serikat melambangkan kebesaran Iblis Mari kita lanjutkan dengan Ensiklopedi Encarta terhadap arti dari sebuah “Lambang Besar” Sebuah piramid, yang diperkecil dibagian pucuk, merupakan figure utama dikebalikannya. Pada dasar piramid tertera sebuah tanggal 1776 dalam bentuk huruf Romawi: MDCCLXXVI. Pada puncak piramid, didalam segitiga dikelilingi dengan cahaya, terdapat sebuah mata yang melambangkan kemampuan maha melihat akan sebuah keyakinan. Diatas mata tertulis sebuah moto Annuit Coeptis “he has smiled on our undertaking” yang berarti “Dialah yang tersenyum atas keberhasilan kekuasaan kita” dibawah piramid itu terdapat lambang tulisan dengan moto Novus Ordo Seclorum/ New order of the ages yang berarti “Kekuasaan baru dalam sebuah masa” (“New order of the ages/ Kekuasaan baru dalam sebuah masa”) Lambang tersenut dapat terlihat dengan jelas pada sebuah lembaran uang dollar Amerika Apa makna sebuah piramid dengan sebuah mata? Rasulullah Muhammad SAW telah menerangkan dengan jelas makna tersebut sekitar seribu empat ratus tahun lalu, ketika beliau memperingatkan kita tentang Dajjal. Inilah pernyataan beliau sebagaimana diterangkan oleh Ibnu Umar: “Ketika Nabi Muhammad SAW berdiri dihadapan umatnya ketika itu beliau sedang memuja Allah Subhanahu wata’alla lalu beliau berkata tentang Dajjal: “Aku peringatkan kalian semua tentang dia (Dajjal) dan ketika itu tidak ada Nabi namun peringatan terhadap sebuah Negara. Tanpa keraguan, Noah telah memperingatkan kerajaannya tentang dia tetapi akan Ku jelaskan tentang dia sesuatu dimana tidak pernah diterangkan oleh seorang Nabi sebelum saya pada Negara yang dipimpinnya. Sesuatu yang harus kamu ketahui bahwa dia memiliki satu mata, dan Allah bukanlah pemilik mata satu”. 2 (Dibagian dalam buku ini ada sebuah bagian yang khusus menerangkan tentang Dajjal yang terabaikan.) Tarik garis hingga berbentuk Hexagram pada lembara uang maka akan ditemukan kata Mason. Sebuah kebetulan? 2 Hadith 4,553 (Sahih Bukhari Hadith) Ditemukan banyak temple-tempel Masonic disekeliling dunia. Gereja Masonik berbentuk piramid atau memiliki simbol-simbol masonik. Pada sebuah bab dalam buku ini telah dikhususkan menjabarkan tentang sejarah dan tujuan dari pada Freemason. Mari kita lanjutkan dengan lambanglambang aneh yang kita dapati didunia ini. Lambang PBB yang menggambarkan peta dunia lengkap dengan garis bujur dan garis lintang, pada garis luar terdapat tiga puluh tiga lembaran melambangkan tiga puluh tiga tingkat freemasonry. Emblem pada sebuah perkumpulan theosophical, diciptakan oleh Blavatsky Perhatikan pentagramnya. Sebuah lambang kode berekskomunikasi Isyarat ini masih digunakan oleh beberapa orang termasuk diantaranya sang Paus. Melambangkan sebuah ex-komunikasi, dengan kata lain menyumpah kepada siapapun isyarat itu ditujukan. Seseorang dengan tingkat kepintaran seorang paus sudah pasti sadar akan tingkah dan perilakunya, pasti memahami akan dampak dan perbuatannya. Gambar berikut adalah St. Peters Square ini sangat aneh. Ini semua menimbulkan lebih banyak pertanyaan dari pada jawaban. Gambar berikut ini memperlihatkan banyak simbol-simbol, yang terlarang dalam agama Katolik. Bagaimana semua ini terjadi? Apa sesungguhnya yang ada dalam benak dan pikiran para penguasa yang berada didalam tembok Vatikan? Ditengah-tengah St Peter Square di Vatikan terdapat sebuah obelisk. Dilihat dari atas ada sebuah titik ditengah-tengah lingkaran, yang melambangkan kesuburan, dilain pihak bagian-bagian dari lingkaran menunjukan lambang zodiak, kita boleh lupakan bahwa Gereja Katolik mengharamkan astrologi. Latar belakang Obelisk St Peters Square Pada asal muasalnya Kaligula membawa obelisk ke Roma di masa abad pertama setelah masehi, tetapi Pope Sixtus V yang me resurrected symbol ini sekitar abad enam belas. Sebuah sumber mengatakan ia telah melakukan quarried pada Aswan pada saat kekuasaan Nebkaure Amenemhet II (abad ke19 sebelum masehi), lalu mendirikan pylon temple Matahari di Heliopolis. Pada pusat podium berdirilah sebuah squat obelisk, sebuah lambang kesucian Tuhan Matahari. Hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan. Ada apa sesungguhnya sebuah Obelisk dari temple tua Tuhan Matahari berada dalam St. Peter square? Apa hubungannya hal ini dengan kepercayaan umat kristiani? Dan mengapa semua ini dipaparkan dengan restu dari Vatikan? Mengapa kedua nya Vatikan dan Amerika Serikat membohongi rakyatnya? Apakah ada hubungannya diantara keduanya? Mungkin ada sesuatu yang jauh lebih besar diluar jangkauan perkiraan kita semua yang sedang terjadi. Jika hal ini benar adanya, apa hubungannya dan apa penyebab dari semua ini? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas dan banyak hal lainnya akan ditemui pada bab-bab selanjutnya. ooOoo Organisasi-organisasi Terselubung “Kantor Kepresidenan di tingkatan yang tinggi telah digunakan untuk membuat rencana untuk menghancurkan kemerdekaan warga Amerika, dan sebelum saya meninggalkan kantor, saya harus memberi tahu warga mengenai keadaan buruk yang menimpa mereka.” President John F. Kennedy dalam pidatonya di Universitas Columbia pada 12 November 1963, beberapa minggu sebelum terbunuh. 1 Apa sebenarnya yang akan diinformasikan Presiden kepada rakyatnya sehingga harus dibayar dengan kematiannya? Siapa atau organisasi apa yang memiliki kekuasaan untuk membunuh seorang Presiden Amerika, menutupi bukti-buktinya dan kemudian menghilang bersama kasus tersebut? Selama berabad-abad, berbagai tatanan aturan dan pemimpin politik telah mempertimbangkan ide mengenai Pemerintahan Dunia. Dan sebagaimana Reporter Senior CBN News Richard Hunt menyebutkannya, bahwa cita-cita itu masih hidup hingga saat ini. Dengan menghubungkan satu bangsa dengan bangsa lainnya melalui ekonomi perdagangan dan bursa keuangan, serta kondisi di mana wilayahwilayah tertentu di dunia selalu dalam keadaan perang, membuat sebagian masyarakat yakin bahwa ada kebutuhan yang nyata akan adanya pemerintahan dunia. 1 http://www.flipcode.com/cgi-bin/fcmsg.cgi?thread_show=22791 Penulis Gary Kah telah meneliti kelompok-kelompok yang mendukung pemerintahan global. Kah pernah dipekerjakan oleh Kantor Pemerintah Negara Bagian Indiana sebagai Perwakilan Perdagangan Dunia. "Saya percaya bahwa sangat mungkin akan menjadi kenyataan, krisis utama kita di dunia akan berakhir, dengan adanya Pemerintahan Dunia.” Kah berkata. "Yang saya bicarakan adalah baik krisis ekonomi maupun krisis militer atau kombinasi keduanya." Menurut Kah perang kerap dihubungkan dengan gerakan agresif terhadap Pemerintahan Global. Liga Bangsa-Bangsa dibentuk sesudah Perang Dunia I dan PBB dibentuk setelah Perang Dunia II. Perang Teluk tahun 1991 telah mempopulerkan istilah "New World Order," (Tatanan Dunia Baru) sebuah frase yang kerap digunakan oleh Presiden George Bush. Di samping krisis dunia, Gary Kah percaya bahwa pendukung globalisasi akan menjadikan bangsa-bangsa menjadi satu, dalam suatu kurun waktu melalui sebuah perjanjian. Kah berkata: "Hingga tingkat tertentu, Konstitusi Amerika Serikat ditegakkan dengan cara Pemerintahan Satu- Dunia, ” "Akan tetapi para ahli hukum dari pemerintahan global mencoba membelokkan Konstitusi Negara Amerika melalui cara yang mereka temukan sendiri, dan yang harus dilaksanakan dengan perjanjian internasional. Menurut Konstitusi Amerika Serikat, hal itu dapat diterjemahkan bahwa perjanjian-perjanjian internasional dapat menjadi rujukan bagi hukum lokal. Jadi jika anda akhirnya cukup menyadari bahwa perjanjian-perjanjian internasional telah meliputi setiap wilayah kehidupan, ekonomi, dan lingkungan, anda telah memiliki infrastruktur untuk sebuah pemerintahan dunia.” Kedengarannya scenario Kah sangat menakjubkan seperti artikel yang ditulis tahun 1974 edisi Masalah-masalah Luar Negeri, yakni sebuah publikasi resmi mengenai “Dewan Hubungan Luar Negeri”. Mantan Asisten Deputy Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Richard Gardner menulis : “Singkatnya “Rumah dari Tatanan Dunia”(House of World Order) harus dibangun lebih dengan cara “bottom up” dari pada “top down”. Sebuah tujuan yang dilaksanakan dengan melandaskan pada kedaulatan nasional, dengan mengikis sedikit demi sedikit, akan mencapai tujuan lebih besar dibandingkan penyerangan dengan cara lama/ kuno.” Berikut beberapa organisasi yang mengarah kepada satu pemerintahan global. • United Nations (PBB) • Unesco (Organisasi PBB untuk urusan Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya) • Council On Foreign Relations (Dewan Hubungan Luar Negeri) • Trilateral Commission (Komisi Trilateral) • Bilderberger Group (Kelompok Bilderberg) • Gorbachev Foundation (Yayasan Gorbachev) • The Club of Rome (Klub Roma) The World Council and Parliament Association (WCPA) Dewan Dunia dan Asosiasi Parlemen Larry Klayman, yang mengepalai kelompok pengawas pemerintah Judicial Watch, menunjukkan perhatiannya pada dua kelompok khusus : “Dewan Hubungan Luar Negeri (The Council on Foreign Relations) dan Komisi Trilateral (The Trilateral Comission).” “Mereka adalah Pemerintahan Bayangan dan mereka adalah pemerintahan para elit Georgetown di Washington,” demikian dikatakan Klayman. Mereka “Sekelompok orang yang duduk bersama, minum, makan dan bekerja bersama, membuat berbagai keputusan yang meng-atas-namakan rakyat Amerika, namun tanpa kita ketahui apapun tentang mereka.” Klayman merujuk hal ini pada kelompok kerja “Bantuan Kesehatan Medis Hillary Clinton”. “Di organisasi ini anda memiliki pelobi pribadi, orangorang yang memiliki kepentingan tertentu, rapat-rapat di balik pintu tertutup, yang mencoba untuk mengubah system bantuan kesehatan bagi warga Amerika, mengklaim sebagai yang terbaik di dunia, namun tanpa warga Amerika sendiri mengetahuinya.” “Bersyukur telah dilakukan tuntutan hukum dan telah dilakukan pengadilan untuk mereka. Masyarakat akhirnya mengetahui apa yang terjadi, dan masyarakat bisa memperbaiki perencanaan untuk memasyarakatkan obat di Negara Amerika. Itulah resiko yang ditimbulkan oleh para elit birokrat dari organisasi “Trilateral Comission” dan “Dewan Hubungan Luar Negeri”, atau apa yang kita sebut “Kaum Ningrat Baru Hubungan Internasional”. Dan warga Amerika tertinggal di belakang, tidak mengetahui semua hal yang diputuskan, karena prosesnya tidak melibatkan warga.” The United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan ”Apa yang dibutuhkan dunia adalah sebuah visi yang mendasar mengenai kerja sama global. Kami mengusulkan Konferensi Tingkat Tinggi untuk Pembangunan yang dapat mendiskusikan dan mengembangkan : 1. Sebuah Bank sentral global dengan membentuk mata uang bersama agar dapat menjaga stabilitas harga dan nilai tukar mata uang, untuk menjadi saluran keuntungan maupun kerugian global, untuk menyama-ratakan akses-akses kredit internasional (siapa yang bekerja meski dunia belum mencapai yang terbaik, akan mendapatkan uang) dan untuk menyediakan dana dan kredit yang dibutuhkan bangsabangsa yang miskin (jadi mereka mengatakan kepada kita, apakah anda benar-benar telah siap mempercayai PBB dan menyerahkan hidup anda dan keluarga di tangan mereka?) Kesepakatan menyangkut bangsa-bangsa miskin ini menjadikan mereka lebih miskin akibat intervensi dari PBB! 2. Sebuah system pajak pendapatan yang progresif, yang secara otomatis akan diambil dari bangsa-bangsa yang kaya dan didistribusikan kepada bangsa-bangsa yang miskin berdasarkan pendapatan dan pembangunan yang mereka perlukan. 3. Sebuah organisasi perdagangan internasional untuk menjamin aksesakses bebas dan merata ke dalam segala bentuk perdagangan global dan untuk menstabilkan harga-harga komoditas. 4. Sebuah Dewan Keamanan Pembangunan PBB yang akan membangun sebuah kerangka kebijakan secara luas untuk segala masalah Pembangunan Global, mulai dari keamanan pangan dan perlindungan lingkungan untuk bantuan kemanusiaan, keringanan hutang, pengendalian narkoba, dan migrasi internasional. Usulan-usulan dari PBB ini akan menjadi “tonggak dari system ekonomi global” (Tatanan Dunia Baru), akibat dari adanya tuntutan-tuntutan untuk mereformasi kembali masyarakat yang ada saat ini.” 2 UNESCO (Organisasi PBB untuk urusan Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan) “Meski sebenarnya kebijakan yang radikal untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk selama bertahun-tahun, baik secara politik maupun psikologis, adalah tidak mungkin, namun bagi UNESCO penting untuk melihat bahwa hal itu dapat diuji dengan penanganan yang sangat baik, dan hal tersebut diinformasikan ke dalam pemikiran publik seintensif mungkin, sehingga apa yang sebelumnya tidak terpikirkan setidaknya menjadi terpikirkan.” Demikian Presiden UNESCO dan Sosialis Fabian, Sir Julian Huxley. “UNESCO adalah tangan dari PBB untuk Perencanaan Sosial Dunia” 2The United Nations 1992 Human Development Report, as reported in World Press Review, Sept 1992 Kelompok Bilderberger Asal- usul Seseorang yang paling penting yang berhubungan dengan kelahiran dan pertumbuhan Kelompok Bilderberg adalah Joseph H. Retinger (Dikenal sebagai L’Eminence --Yang Unggul –Keunggulannya yang Abu-abu). Retinger memiliki karir yang penuh warna dan panjang, yang telah mengangkatnya ke posisi puncak dari elit kekuasan dunia. Pada saat penguburannya di tahun 1960, Sir Edward Bedington-Behrens (siapa ini????) berkata : "Saya ingat Retinger di Amerika Serikat mengangkat telepon dan dapat segera membuat janji dengan Presiden, dan di Eropa ia memiliki akses yang lengkap dalam setiap lingkaran politik sebagai sebuah hak yang diperolehnya melalui kepercayaan, dedikasi dan kesetiaan yang ia inspirasikan” 3 Retinger, adalah seorang Katholik yang dilihat oleh banyak kalangan sebagai agen Vatikan, bertindak menjadi penghubung antara Paus dan umumnya para Uskup dalam aturan Jesuit. Salah satu prestasi Retinger yang diingat kembali dalam perpolitikan Eropa adalah saat mendirikan Gerakan Bangsa-Bangsa Eropa, memimpin didirikannya Dewan Eropa pada 5 May 1949. Dengan kantor pusat di Strasbourg, Panitia Dewan Eksekutif memberikan Retinger untuk pertama kalinya platform utama bagi ideology ekspansif nya. Sejak hari-hari pertamanya di Sorbonne, Retinger mempercayai keberhasilan bersatunya Bangsa-bangsa Eropa, baik dalam bidang militer maupun ekonomi. Pada saat yang sama juga terlihat keinginannya untuk mengarahkan diri pada 3 http://www.englishdemocraticparty.org.uk/bulletin91B.html peraturan Jesuit. Ia banyak menghabiskan waktunya untuk memenuhi ambisi-ambisinya ini. Ia memberi usulan kepada George Clemenceau Pertama sebuah rencana untuk menyatukan Eropa Timur termasuk menggabungkan Austria, Hongaria, dan Polandia sebagai sebuah kerajaan tripartite di bawah panduan peraturan Jesuit. Clemenceau, meragukan perencanaan Vatikan yang diusulkan, ia menolak proposal Retinger. Bagaimana pun rencana ini ber-label Retinger, seorang agen Vatikan. Aktivitas Retinger tidak terbatas untuk menyatukan Eropa. Setelah beberapa perjalanan ke Meksiko, ia memainkan peran kunci dalam mengembangkan gerakan penyatuan dagang di tahun 1920-an. Dengan keberhasilannya ini dan memperoleh kepercayaan dari Pemerintah Meksiko, Retinger telah meyakinkan mereka untuk menasionalkan kepentingan-kepentingan minyak Amerika di Meksiko. Sepanjang proses ini Retinger juga melakukan berbagai negosiasi rahasia dengan Washington untuk Pemerintah Meksiko. Akibat karir bergengsinya ini, di tahun 1950-an ia telah mampu membuat hubungan-hubungan dengan sejumlah pejabat militer tingkat atas dan para pemimpin politik. Tujuan utamanya adalah untuk menyatukan dunia secara damai. Namun isyu “damai”nya ini dikendalikan oleh organisasi-organisasi yang berpengaruh dan bersifat “supra-nasional” atau mengatasi kepentingan nasional. Ia percaya bahwa organisasi-organisasi semacam ini tidak akan terpengaruh oleh berbagai konflik ideology jangka pendek yang meletup diantara pemerintahan-pemerintahan negara yang bersangkutan. Bagi Retinger, hal yang signifikan adalah yang mendominasi ideology ekonomi dari suatu negara. Ia yakin perbedaan-perbedaan antar negara dapat dibawa ke dalam sebuah garis oleh organisasi-organisasi multinasional yang berpengaruh, dengan cara mengatur dan menerapkan kebijakan-kebijakan ekonomi dan politik yang kuat, melalui pendirian satu lembaga dan sebuah penyatuan antara bangsa-bangsa. Retinger memahami bahwa mengendalikan masalah-masalah dunia tidak dapat dicapai tanpa partisipasi Amerika Serikat. Untuk mencapai ideology ini, ia pun memulai kampanye untuk menciptakan sebuah Komunitas Atlantik. Dengan pemikiran ini, Retinger pun memulai tindakan dengan perhitungan yang hati-hati, melibatkan salah satu teman dekatnya yang berpengaruh, yakni Pangeran Bernhard, dari Belanda. Pangeran Bernhard ketika itu adalah figure yang penting dalam industri minyak dan memegang posisi utama dalam Perusahaan Minyak Kerajaan Belanda (Royal Dutch Pertoleum- Shell Oil), demikian pula dalam Société Générale de Belgiquesebuah korporasi global yang berpengaruh. Tahun 1952 Retinger mendekati Bernhard dengan sebuah proposal untuk membuat sebuah konferensi rahasia, yang melibatkan para Pemimpin NATO (Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara), dalam diskusi terbuka mengenai masalah-masalah internasional, di balik pintu tertutup. Pertemuan itu membolehkan masing-masing pesertanya untuk berbicara sesuai dengan pemikirannya secara bebas, karena tidak ada satu pun perwakilan media yang diperbolehkan berada di dalam, termasuk juga bulletin-buletin berita yang menyangkut konferensi atau topik-topik yang didiskusikan. Pangeran Bernhard mendukung penuh proposal Retinger untuk mengadakan sebuah pertemuan internasional. Tahun 1952 Bernhard mendekati Pemerintahan Presiden Amerika ketika itu Truman dan menginformasikan tentang rencana pertemuan yang akan diadakan. Namun tidak mendapatkan jawaban positif, sampai masa Pemerintahan Presiden Eisenhower yang menjadi kelompok rekanan pertama dari Amerika yang terbentuk. Ada dua pemeran kunci dalam kelompok Amerika yakni Jenderal Walter Bedell Smith (Direktur CIA) dan C.D. Jackson. 4 Kelompok Bilderberg dan Tatanan Dunia Baru Berbicara tentang politik, keuangan dan kekuatan global, Kelompok Bilderberg merupakan kelompok yang berada pada posisi puncak pyramid, dengan fungsi pengawasan “dengan mata” langsung terhadap konstruksi Tatanan Dunia Baru. Sistem satu-pemerintahan dunia ini, bersembunyi di balik bayangan kata-kata manis tentang “rumah global” baru, yang akan segera mengalihkan semua kekuasaan pengendalian ekonomi dan politik ke tangan sekelompok kecil elit dunia Menurut draft dokumen Bilderberg tahun 1989, “Nama Bilderberg diambil dari nama Hotel Bilderberg di Oosterbeek, Belanda, di mana pertemuan pertama dilakukan pada May 1954. Pertemuan perintis ini menumbuhkan perhatian dari banyak tokoh dari dua sisi Atlantik, yakni Eropa Barat maupun Amerika Utara, yang tidak bekerja sama sedekat yang seharusnya, 4 http://whiterabbitcult.com/Bilderberg/Bilderberg.html khususnya dalam masalah-masalah penting yang kritis. Dirasakan bahwa berbagai diskusi yang rutin – yang tidak diungkapkan ke luar-- akan membantu menciptakan sebuah pemahaman yang lebih baik dari berbagai kekuatan yang kompleks dan kecenderungan utama yang mempengaruhi bangsa-bangsa Barat dalam masa sulit pasca perang." 5 Conrad Black pernah berkata bahwa Bilderberg "dibentuk pada pertengahan tahun 50-an oleh Pangeran Bernhard dari Belanda. Pertemuan-pertemuan biasanya melibatkan pejabat-pejabat senior pemerintahan dari semua negara perwakilan, dengan sebuah perencanaan besar mengenai pencerahan bidang bisnis, akademis, media dan pemimpin-pemimpin militer." 5 Pangeran Bernhard lah yang mewujudkan ide pembentukan Bilderberg, tetapi ide itu sendiri milik Joseph H. Retinger, orang yang dapat membuat janji dengan Presiden Amerika Serikat hanya dengan mengangkat telefon. Tahun 1952, Retinger mengusulkan kepada Pangeran Bernhard sebuah konferensi rahasia, dengan melibatkan para pemimpin NATO dalam diskusi terbuka dan informal di ruang tertutup, mengenai masalah-masalah internasional. Selama pertemuan-pertemuan awal Bilderberg, para peserta menunjukkan rasa frustrasi mereka terhadap politik Amerika dan dalam menghadapi McCarthyisme, ideology nasionalis yang menganut pandangan perencanaan global. C.D. Jackson mencoba menenangkan keresahan mereka dengan berkata : “Apakah McCarthy tewas karena sebuah peluru yang membunuhnya atau karena disingkirkan dengan cara Amerika yang lazim dengan mengeluarkannya dari pergolakan di tubuh politik, saya meramalkan saat kita melaksanakan pertemuan mendatang, ia akan menghilang dari scenario Amerika." 5 Pertemuan-pertemuan Bilderberg dilaksanakan di tempat-tempat terpencil, dan para pesertanya diminta untuk meninggalkan suamisuami atau isteri-isteri mereka di rumah, tidak menggunakan teks yang dipersiapkan, dan melakukan diskusi-diskusi sedapat mungkin dalam bahasa Inggris. 5 http://whiterabbitcult.com/Bilderberg/Bilderberg.html Para Anggota Pengarah dan Penasehat, termasuk Gianni Agnelli dari perusahaan Fiat, Dwayne Andreas (Pengendali pemegang saham dari Archer-Daniels Midland), Zbigniew Brzezinski (Mantan Penasehat Keamanan Nasional dalam Pemerintahan Presiden Carter), Lord Carrington (Mantan Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, dan Sekretaris Jendral NATO), Andrew Knight (editor Majalah Economist), Richard Perle (Mantan asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat dan salah seorang yang menciptakan “Inisiatif Pertahanan Strategis” dan strategi penempatan rudal Euro), Paul Volker (Mantan Ketua Federal Reserve), dan George Will (kolumnis dan komentator Amerika yang konservatif ), antara lain sedikit dari nama yang dapat disebutkan. Berbagai kritik tentang Bilderberg menyebutkan Bahwa kelompok rahasia itu menempatkan diri sebagai kelompok yang mengatasi pemerintahan negara (supra governmental) Memanipulasi berbagai keuangan global dan membentuk tingkat pendanaan yang ketat dan mengikat di seluruh dunia Mereka menyeleksi figur-figur politik Bilderberg memutuskan siapa yang harus menjadi para penguasa Mereka juga mentargetkan siapa yang akan dikeluarkan dari kekuasaan Hanya mereka yang memutuskan negara mana yang akan membiayai perang atas negara yang lainnya 6 Sekali anda membaca daftar anggota Bilderberg berikut, anda akan menyadari siapa sebenarnya yang mengendalikan seluruh planet bumi ini. Mungkin tidak membuat anda nyaman atau tentram setelah melihat daftar tersebut. Sebuah tindakan yang cepat dibutuhkan segera untuk menyelamatkan kemerdekaan setiap individu di seluruh dunia atau bila tidak, kemerdekaan itu akan hilang selamanya! 6 http://whiterabbitcult.com/Bilderberg/Bilderberg.htm Inilah Kelompok Bilderberg 95-99 • Allaire, Paul A Pemimpin Xerox Corporation, Amerika Serikat • Balsemao, Francisco Pinto Profesor Ilmu Komunikasi, New University, Lisbon, Protugal; Pemimpin IMPRESA S.G.P.S.; Mantan Perdana Menteri • Barnevik, Percy Pemimpin ABB Asea Brown Boveri Ltd, Swedia • Black, Conrad M. Pemimpin CDN, The Telegraph plc. • Carrington, Peter Pimpinan Pengarah, Mantan Pimpinan Dewan Direksi Christie's International plc; Mantan Sekjen dan Sekjen Kehormatan NATO untuk Eropa dan Kanada • Hoegh, Westye Pimpinan Dewan Direksi, Leif Hoegh and Co. A.S.A.; Mantan Presiden Asosiasi Pemilik Kapal Norwegia (Norwegian Ship owners Association) • Holbrooke, Richard C. Mantan Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Untuk Masalah-masalah Eropa, Wakil Pimpinan CS First Boston • Jordan, Jr., Vernon E. Partner Senior Amerika Serikat, Akin, Gump, Strauss, Hauer & Feld, LLP • Kissinger, Henry A. Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Pimpinan Kissinger Associates; Inc. • Netherlands, Yang Mulia Ratu Belanda • Olechowski, Andrzej Pimpinan Central Europe Trust, Polandia • Pury, David de Pimpinan de Pury Pictet Turrettini and Co. Ltd. Swiss • Rockefeller, David Pimpinan Penasehat Chase Manhattan Bank International Advisory Committee, Amerika Serikat • Schrempp, Jurgen E. D. Pimpinan Manajemen, Daimler Benz AG. • Seidenfaden, Toger DK Pimpinan Redaksi Politiken A/S • Taylor, J. Martin GB Pimpinan Eksekutif Group Barclay’s plc. • Vranitzky, Franz Mantan Federal Chancellor • Wolfensohn, James D. INT REP: USA/INT Presiden Bank Dunia; Presiden James D. Wolfensohn, Inc. • Yost, Casimir A. Direktur Institut untuk Studi Diplomasi, Jurusan Layanan Luar Negeri (School of Foreign Service), Universitas Georgetown, Washington, Amerika Serikat; Direktur Eksekutif The Asia Foundation's Center untuk Masalah-masalah Asia-Pasifik 96-99 • Collomb, Bertrand F Pimpinan dan CEO, Lafarge • David, George A. GR Pimpinan Dewan Direksi, Hellenic Bottling Company S.A. • Wolff von Amerongen, Otto D Pimpinan Penasehat dan CEO of Otto Wolff GmbH 95-98 • Agnelli, Giovanni I Pimpinan Penasehat Kehormatan Fiat S.p.A. • Davignon, Etienne Pimpinan Eksekutif Societe Generale de Belgique, Belgia; Mantan Wakil Pimpinan Komisi Masyarakat- Masyarakat Eropa • Levy Lang, Andre F Pimpinan Manajemen, Banque Paribas. • Sutherland, Peter D. Pimpinan dan Managing Director, Goldman Sachs International, Irlandia; Mantan Direktur Jendral GATT dan WTO. • Wolfowitz, Paul Dekan Nitze School of Advanced International Studies, Amerika Serikat; Mantan Asisten Menteri Pertahanan untuk bidang Kebijakan Tercatat • Yang Mulia Ratu Spanyol (Her Majesty the Queen of 96 ES) • Yang Mulia Raja Swedia (His Majesty the King of 98 S) • Perdana Menteri Lipponen, Paavo 98 FIN • Ahtisaari, Martti 95-96 FI Presiden Republik Finlandia • Oddsson, David 97 ICE Perdana Menteri • Chretien, Jean 96 CDN – Perdana Menteri • Harris, Michael 96 CDN Perdana Menteri Ontario • Klein, Ralph 95 Perdana Menteri Alberta • Brittan, Leon 98 INT Wakil Presiden Komisi Eropa • Almunia Amann, Joaquin 98 E Sekretaris Jendral Partai Sosialis • Rothschild, Evelyn de 98 GB Pimpinan N M Rothschild and Sons • Rothschild, Emma 95 Direktur Pusat Sejarah dan Ekonomi, Cambridge • Soros, George 96 Presiden Soros Fund Management, Amerika Serikat • Lamont, Norman 95 MP, Fmr Chan Excq, Direktur N.M. Rothschild • Crockett, Andrew 98 INT General Manager, Bank for International Settlements • Victor, Alice 96 USA RRR Asisten Eksekutif, Rockefeller Financial Services, Inc. • McDonough, William J. 97,98 Presiden Federal Reserve Bank of New York, Amerika Serikat • Feldstein, Martin S. 96,98 Presiden dan CEO, National Bureau of Economic Research Inc., Amerika Serikat • Kopper, Hilmar 95,98 D Pimpinan Dewan Pengawas, Deutsche Bank A.G., Jerman • Roll, Lord of Ipsden none GB Presiden, Penasehat, S. G. Warburg Group plc. • Deutch, John M. 98 USA Profesor, Institut Teknologi Massachusetts, Jurusan Kimia. Mantan Direktur Jendral Central Intelligence Agency; Mantan Deputy Menteri Pertahanan Amerika Serikat • Soderberg, Nancy 95 Asisten Deputy Presiden untuk NSA • Berger, Samuel R. 97 Asisten Presiden untuk Masalah-masalah Keamanan Nasional (National Security Affairs). • Stephanopoulos, George 96,97 Profesor Tamu, Universitas Columbia, Mantan Penasehat Senior untuk Presiden untuk bidang Kebijakan dan Strategi. • Beugel, Ernst H van der 97,98 NL Penasehat, Profesor Hubungan Internasional, Universitas Leiden, Belanda; Mantan Sekjen Kehormatan Pertemuan-Pertemuan Bilderberg untuk Eropa dan Kanada • Griffin, Anthony G.S. 96 CDN Penasehat, Pimpinan Kehormatan dan Direktur, Guardian Group • Chubais, Anatoli B. 98 RUS Mantan Wakil Perdana Menteri Pertama; Pimpinan RAO EES, Uni Sovyet • Buckley, Jr., William F. 96 Editor-at-Large, National Review, Amerika Serikat • Ball, George W. none Penasehat, Mantan Tangan Kanan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat. • Bundy, William P. none Penasehat (AS), Mantan Editor Masalahmasalah Luar Negeri. • Elliott, Theodore L., Jr. none Pengarah (AS): Sekjen untuk Dekan Luar Biasa, The Fletcher School of Law & Diplomacy; Mantan Duta Besar Amerika Serikat. • Jankowitsch, Peter none Anggota Parlemen, Mantan Menteri Luar Negeri Austria. • Lacharrére, Marc Lardreit de none F REP: FRANCE – Pimpinan Fimalac, Perancis. • Carras, Costa 96,97 GB Direktur berbagai Perusahaan di Yunani • Monti, Mario 96 ITALIA, Komisioner Masyarakat-masyarakat Eropa, Rektor dan Profesor Ekonomi, Universitas Bocconi, Milan. • Ruggiero, Renato 96 ITALIA, Direktur Jenderal World Trade Organization; Mantan Menteri Perdagangan • Knight, Andrew 95,96 GB REP: UNITED KINGDOM Pimpinan Eksekutif, News International plc. • Mathias, Charles McC. none USA REP: Rekanan (AS) Jones, Day, Reavis & Pogue; Mantan Senator Amerika Serikat (Republican, Maryland). • Whitehead, Rozanne C. none USA Mantan Deputy Menteri Luar Negeri Amerika Serikat. • Williams, Lynn R. none : USA International President, United Steel- Workers of America. 7 Sumber-Sumber • Deverell, John. "Black Plays Host to World Leaders," Toronto Star, May 30 1996, page 1A. • "The Bilderberg Group: The Invisible Power House." Nexus Magazine, Volume 3, #1 (DEC '95-Jan '96). • New World Order Intelligence Update • Katson, Trisha. "Bilderberg To Meet Secretly in Toronto," The Spotlight, News Release. Dewan Hubungan Luar Negeri (Council On Foreign Relations) “CFR” 7 http://whiterabbitcult.com/Bilderberg/Bilderberg.htm Ulasan “Para komentator politik terkemuka kerap mengkritik para Teoritisi Konspirasi (ahli teori konspirasi) dari seluruh kelompok spectrum politik sebagai “paranoid”, karena postulasi/teori mereka dinilai menggelikan, bahwa Pemerintah Amerika Serikat dikendalikan oleh sebuah Pemerintahan Bayangan. Menurut Teori Konspirasi yang mereka nilai ”konyol” ini, jaringan elit politik memanipulasi peristiwa-peristiwa global untuk mengembangkan dan mengkonsolidasikan pengendalian/ kontrol mereka terhadap tujuan bangsa-bangsa lain di bumi ini, khususnya di bidang politik, keuangan dan militer.” “Untuk menolak teori yang dinilai tidak berdasar ini, seseorang harus mengabaikan keberadaaan sejumlah kelompok yang telah mapan dan terdokumentasi dengan baik, yang telah berperan memintal benang-benang kekuasaan menjadi suatu badan usaha dan kepentingan-kepemtingan dana internasional yang menggurita (meng-konglomerasi), yang telah dikenal sebagai Tatanan Dunia Baru (The New World Order). Untuk menyebut skema-skema ini sebuah “konspirasi” sepertinya hampir salah nama, karena umumnya apa yang mereka lakukan terlihat dengan jelas, bagaikan diterangi cahaya di siang hari.” Salah satu kelompok yang membawa kawanan mereka ke arah Pemerintahan Dunia adalah Dewan Hubungan Luar Negeri (the Council on Foreign Relations : CFR). Laporan ini akan menyuguhkan sebuah ulasan yang taktis mengenai berbagai operasi Dewan Hubungan Luar Negeri dan peranannya dalam politik global” 8 8 By Charles Overbeck ParaScope Editor easterisle@aol.com “Komisi Trilateral tidak secara rahasia mengendalikan dunia. Dewan Hubungan Luar Negeri ini melakukannya. ” 9 Senator Dan Smoot “Tujuan akhir Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) adalah menciptakan sebuah Sistem Sosialis Satu-Dunia, dan membuat Amerika Serikat sebagai bagian resmi dari system itu.” 10 “Sekali para anggota CFR yang berkuasa telah memutuskan bahwa Pemerintah Amerika Serikat harus mengadopsi kebijakan tertentu, berbagai fasilitas penelitian yang substansial dari CFR (Tavistock Institute) diterapkan untuk mengembangkan berbagai argumen, baik secara intelektual maupun emosional, untuk mendukung kebijakan baru tersebut, dan untuk mengacaukan serta mendiskreditkan pihak oposisi, baik secara intelektual maupun politik.” Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) bahkan menempatkan kedaulatan negara dan kemerdekaan negara Amerika di bawah kekuatan besar Pemerintahan Satu-Dunia (one-world government). Ambisi untuk menyerahkan kedaulatan dan kemerdekaan Amerika Serikat dilakukan oleh sebagian besar dari anggota Dewan Hubungan Luar Negeri. Jadi dalam kamus CFR bahkan tidak ada istilah yang sepenting: ’untuk negara harus didahulukan’.” 11 Latar Belakang Informasi tentang CFR Menurut web page masalah luar negeri (http://www.foreignaffairs.org), organisasi Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) didirikan ketika beberapa peserta “Konferensi Perdamaian Paris” asal Amerika memutuskan bahwa saat itulah waktunya bagi penduduk swasta Amerika menjadi lebih terbiasa dengan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban internasional yang semakin meningkat yang diemban negara Amerika. Dewan Hubungan Luar Negeri didirikan tahun 1921 di Harold Pratt House, di East 68th Street, New York City. Tahun 1922, Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) mulai menerbitkan sebuah journal yang bernama “Foreign Affairs.” 9 Sir Winston Lord, President of Council on Foreign Relations, 1978 (see Aid & Abet Vol 2 No. 2 pg. 7) 10A. Ralph Epperson / Unseen Hand / pg. 197 / 1997 / Publius Press 11 Admiral Chester Ward, former Judge Advocate General U.S. Navy (Shadows pg. 9) Pada 15 Desember 1922 CFR mengesahkan Pemerintahan Dunia dalam majalahnya “Foreign Affairs.” Penulis Philip Kerr menyatakan : “Jelaslah tidak akan ada kedamaian dan kesejahteraan bagi umat manusia selama bumi ini tetap dibagi menjadi 50 atau 60 negara-negara merdeka, hingga dibentuk sebuah system internasional. Masalah yang nyata dewasa ini adalah Pemerintahan Dunia.” Richard Nixon “Kita perlu menyusun pendekatan-pendekatan regional untuk berbagai kebutuhan pembangunan dan untuk menjalankan evolusi dari TATANAN DUNIA BARU (NEW WORLD ORDER).” 12 Pertanyaan pertama yang muncul dalam benak adalah, siapa yang memberi wewenang kepada orang-orang ini untuk menentukan berbagai tangungjawab dan kewajiban dari negara Amerika Serikat? Bukankah negara Amerika memiliki konstitusi (Undang-Undang Dasar)? Untuk menentukan pengaturan wewenang untuk itu ada prosedur yang harus dilalui.” Web page CFR itu bahkan tidak mempublikasikan fakta bahwa sejak awal organisasi itu disusun sebagai bagian dari sebuah jaringan kekuasaan yang lebih luas. Mengapa mereka menyembunyikan informasi ini dari masyarakat umum, jika mereka memang benar-benar organisasi yang sah? Menurut buku induk CFR tahun 1936, beberapa anggota pentolan delegasi Konferensi Perdamaian Paris bertemu di Hotel Majestic di Paris pada 30 Mei 1919, untuk mendiskusikan pembentukan sebuah kelompok internasional yang dapat memberi nasehat kepada pemerintahan masing-masing negara yang mereka hormati dalam berbagai masalah internasional. Lebih jauh buku induk itu menyebutkan , “ Pada sebuah pertemuan tanggal 5 Juni 1919, para perencana menentukan bahwa akan lebih baik memiliki organisasi-organisasi terpisah yang saling bekerja sama satu sama lain. Konsekuensinya, mereka membuat Dewan Hubungan Luar Negeri, dengan kantor pusat di New York, dan sebuah organisasi kandungnya, “the Royal Institute of International Affairs” (Institut milik kerajaan untuk Masalahmasalah Internasional) di London, yang juga dikenal sebagai “the Chatham 12 Oct. 1967 issue of Foreign Affairs magazine, published by CFR House Study Group” (Kelompok Studi Chatham House) yang bertugas memberi nasehat kepada pemerintahan Inggris. Sebuah organisasi cabang, “The Institute of Pacific Relations” (Institut Hubungan Pasifik), juga dibentuk untuk berhubungan secara eksklusif dengan masalah-masalah Timur Jauh. Organisasi-organisasi lainnya dibentuk di Paris dan Hamburg. Sejumlah 3.000 posisi di Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) dengan cepat terisi oleh para elit Amerika. Saat ini anggota CFR menduduki posisi-posisi kunci di pemerintahan, media massa, lembaga-lembaga keuangan, perusahaan-perusahaan multinasional, militer dan berbagai aparat keamanan nasional. Dengan kata lain mereka sangat berpengaruh dan memiliki jaringan yang sangat luas. Sejak awal berdirinya, CFR telah berfungsi sebagai penengah antara para elit lembaga keuangan tingkat tinggi, perusahaan minyak besar, para petinggi perusahaan dengan pemerintah Amerika Serikat. Cabang eksekutifnya selalu bergantian secara teratur antara pemerintahan dari partai Republik dan partai Demokrat. Tetapi, anggota-anggota Dewan Hubungan Luar Negeri selalu memegang posisi di kabinet. Para pengamat politik dari aliran kiri maupun kanan telah sering menyatakan bahwa jika anda ingin mengetahui apa kebijakan luar negeri Amerika Serikat tahun depan, anda harus membaca jurnal “Foreign affairs” tahun ini saja. Dewan Hubungan Luar Negeri telah menyebutkan dalam beberapa kesempatan bahwa: “Dewan Hubungan Luar Negeri tidak memiliki afiliasi dengan pemerintah Amerika Serikat”. Lelucon apa ini. Makna di balik pernyataan mereka itu sebenarnya adalah menunjuk kepada pendanaan yang datang dari anggota, yakni melalui pendaftaran langganan bagi program perusahaan mereka, bantuan-bantuan yayasan, dan sebagainya. Kenyataannya anggota-anggota CFR berhubungan sangat erat dengan pemerintah Amerika Serikat. Sejak tahun 1940, setiap Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (kecuali untuk Gubernur James Byrnes dari Carolina Selatan, satu-satunya pengecualian) menjadi anggota Dewan Hubungan Luar Negeri dan/ atau organisasi adik kandungnya Komisi Trilateral. Juga sejak 1940 setiap Menteri urusan Perang dan setiap Menteri Pertahanan Amerika Serikat menjadi anggota Dewan Hubungan Luar Negeri. Hampir selama keberadaannya, dimulai dengan anggota pendirinya Allen Dulles, anggota-anggota Dewan Hubungan Luar Negeri telah mengepalai Lembaga Intelijen Pusat (CIA). Secara tidak langsung setiap Penasehat Kunci Keamanan Nasional dan Penasehat Kunci Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat, adalah anggota Dewan Hubungan Luar Negeri selama 70 tahun terakhir. Jadi saya bertanya : siapa sebenarnya yang mengendalikan Amerika Serikat? Sebagaimana anda melihatnya dengan jelas sekarang, bahwa Pemerintahan Bayangan Amerika bukan sekedar mitos, namun benar-benar ada. Catatan Menarik: Jika Bin Laden dan ke-19 pembajak pesawat bukanlah pelaku Serangan Teror 11 September di Amerika Serikat, dan Pemerintah Amerika yang sesungguhnya tidak bertanggung jawab, lalu yang melakukannya berarti tiada lain dari pada anggota-anggota Pemerintah Bayangan Amerika, yang telah merencanakan dan menjalankan Serangan 11 September atas warga Amerika Serikat!. Warga Amerika terus menerus dibohongi dan pikiran mereka terus menerus dimanipulasi oleh Dewan Hubungan Luar Negeri dan anggota Pemerintah Bayangan Amerika lainnya yang berpengaruh. 13 Pada 7 Februari 1950, anggota Lembaga Keuangan Internasional dan CFR James Warburg menyatakan kepada Senat Sub-komite Hubungan Luar Negeri : “Kita akan memiliki Pemerintahan Dunia, suka atau tidak suka— dengan cara menaklukkan atau menyetujuinya.” 14 Para anggota CFR mengisi sebagian besar posisi kabinet di Gedung Putih. Presiden Clinton sendiri adalah anggota CFR, Komisi Trilateral dan Kelompok Bilderberg, mempekerjakan hampir seratus (100) anggota CFR pada pemerintahannya lalu. Presiden silih berganti datang dan pergi, tetapi kekuasaan CFR dan agendanya selalu tetap utuh. Keanggotaan Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) Berikut adalah daftar Presiden Amerika Serikat, Pejabat pemerintahannya dan Organisasi-organisasi lain yang pernah atau masih menjadi anggota CFR. 13 911 The Real Truth / Author Jerry D. Gray / Publisher Gema Insani / 2004 14 http://www.geocities.com/CapitolHill/Lobby/1887/secondessay.html Pemerintah Harry S. Truman Dean Acheson (Menteri Luar Negeri), Robert A. Lovett (Tangan Kanan Menteri Luar Negeri yang kemudian menjadi Menteri Pertahanan), W. Averill Harriman (Administrator Perencananaan Darurat Militer), John McCloy (Komisi Tinggi untuk Jerman), George Kennan (Penasehat Departemen Luar Negeri), Charles Bohlen (Penasehat Departemen Luar Negeri). Pemerintah Dwight Eisenhower Ketika anggota CFR Dwight Eisenhower menjadi Presiden, ia menunjuk 6 anggota CFR untuk kabinetnya, dan 12 posisi Tangan Kanan Menteri : John Foster Dulles (Menteri Luar Negeri, seorang kerabat Rockefellers anggota pendiri utama CFR, Pimpinan Yayasan Rockefeller dan Bantuan Carnegie Untuk Perdamaian Internasional), Robert B. Anderson (Menteri Keuangan), Lewis Straus (Menteri Perdagangan), Allen Dulles (Kepala Operasi 0SS di Swiss selama Perang Dunia II yang menjadi Direktur CIA, dan Presiden CFR). Pemerintahan John F. Kennedy Ketika anggota CFR John F. Kennedy menjadi Presiden, 63 dari 82 namanama dalam daftar calon pejabat Departemen Luar Negeri nya adalah anggota CFR. John Kenneth Galbraith berkata: “Diantara kami yang telah bekerja untuk pemilihan Presiden Kennedy dipertimbangkan duduk di pemerintahan karena alas an apa yang telah kami lakukan, tetapi kebijakan luar negeri masih dilakukan oleh orang-orang Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR).” Diantara anggota-anggota yang lebih diingat dalam pemerintahannya adalah: Dean Rusk (Menteri Luar Negeri), C. Douglas Dillon (Menteri Keuangan), Adlai Stevenson (Duta Besar PBB), John McCone (Direktur CIA), W. Averell Harriman (Duta Besar), John J. McCloy (Administrator Pelucutan Senjata Perang), Gen. Lyman L. Lemnitzer (Pimpinan Gabungan Kepalakepala Staff), John Kenneth Galbraith (Duta Besar untuk India), Edward R. Murrow (Kepala Lembaga Informasi Amerika Serikat), Arthur H. Dean (Kepala Delegasi Amerika Serikat untuk Konferensi Pelucutan Senjata Perang Jenewa), Arthur M. Schlesinger, Jr. (Asisten Khusus Gedung Putih dan ahli Sejarah yang tercatat), Thomas K. Finletter (Duta Besar untuk NATO dan OECD (Organisasi untuk Kerja sama Ekonomi dan Pembangunan), George Ball (Tangan Kanan Menteri Luar Negeri untuk masalah-masalah Ekonomi), McGeorge Bundy (Asisten Khusus Untuk Keamanan Nasional, yang kemudian menjadi Kepala Yayasan Ford), Robert McNamara (Menteri Pertahanan), Robert F. Kennedy (Jaksa Agung), Paul H. Nitze (Asisten Menteri Pertahanan), Charles E. Bohlen (Asisten Menteri Luar Negeri), Walt W. Restow (Deputy Penasehat Keamanan Nasional), Roswell Gilpatrick (Deputy Menteri Pertahanan), Henry Fowler (Tangan Kanan Menteri Luar Negeri), Jerome Wiesner (Asisten Khusus Presiden), Angier Duke (Kepala Protokol). Pemerintahan Lyndon VB. Johnson Roswell Gilpatrick (Deputy Menteri Pertahanan), Walt W. Rostow (Asisten Khusus Presiden), Hubert H. Humphrey (Wakil Presiden), Dean Rusk (Menteri Luar Negeri), Henry Fowler (Menteri Keuangan), George Ball (Tangan Kanan Menteri Luar Negeri), Robert McNamara (Menteri Pertahanan), Paul H. Nitze (Deputy Menteri Pertahanan), Alexander B. Trowbridge (Menteri Perdagangan), William McChesney Martin (Pimpinan Dewan Reserve Federal), and Gen. Maxwell D. Taylor (Pimpinan Dewan Intelijen Luar Negeri). Pemerintahan Richard M. Nixon Nixon menunjuk lebih 100 anggota CFR untuk duduk dalam Pemerintahannya Brown (Panitia Penasehat Umum Amerika Serikat untuk Lembaga Pengawasan Senjata dan Pelucutan Senjata Perang Amerika Serikat, Anggota Senior Delegasi Amerika Serikat untuk berbicara dengan Rusia dalam SALT), Dr. Arthur Burns (Pimpinan Federal Reserve), C. Fred Bergsten (Staf Operasi Dewan Keamanan Nasional), C. Douglas Dillon (Panitia Penasehat Umum Amerika Serikat untuk Lembaga Pengawasan Senjata dan Pelucutan Senjata Perang Amerika Serikat), Richard N. Cooper (Staf Operasi Dewan Keamanan Nasional), Gen. Andrew J. Goodpaster (Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata Gabungan di Eropa), John W. Gardner (Dewan Direksi Pusat Nasional untuk Gerakan Relawan), Elliot L. Richardson (Tangan Kanan Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Jaksa Agung; dan Menteri Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan), David Rockefeller (Kelompok Kerja untuk Pembangunan Internasional), Nelson A. Rockefeller (Kepala Misi Kepresidenan untuk Mengetahui Pandangan Para Pemimpin Negara-negara Amerika Latin), Rodman Rockefeller (Anggota, Dewan Penasehat untuk Usaha-minoritas), Dean Rusk (Panitia Penasehat Umum Amerika Serikat untuk Lembaga Pengawasan Senjata dan Pelucutan Senjata Perang Amerika Serikat), Gerald Smith (Directur Lembaga Pengawasan Senjata dan Pelucutan Senjata Perang), Cyrus Vance (Panitia Penasehat Umum Amerika Serikat untuk Lembaga Pengawasan Senjata dan Pelucutan Senjata Perang Amerika Serikat), Richard Gardner (Anggota Komisi Perdagangan Internasional dan Kebijakan Investasi), Sen. Jacob K. Javits (Perwakilan untuk Sesi Pertemuan Umum ke-24 PBB), Henry A. Kissinger (Menteri Luar Negeri, Profesor Universitas Harvard yang pernah menjadi penasehat pribadi Rockefeller untuk masalah-masalah luar negeri, mengkampanyekan secara terbuka “Tatanan Dunia Baru” : “New World Order”), Henry Cabot Lodge (Pempimpin Perunding dalam Pembicaraan Damai Paris), Douglas MacArthur II (Duta Besar untuk Iran), John J. McCloy (Ketua Panitia Penasehat Umum Amerika Serikat untuk Lembaga Pengawasan Senjata dan Pelucutan Senjata Perang Amerika Serikat), Paul H. Nitze (Anggota Senior Delegasi Amerika Serikat untuk Pembicaraan dengan Rusia dalam SALT), John Hay Whitney (Anggota Dewan Direksi Perusahaan Broadcasting Publik), George P. Shultz (Menteri Keuangan), William Simon (Menteri Keuangan), Stanley R. Resor (Menteri Persenjataan), William E. Colby (Direktur CIA), Peter G. Peterson (Menteri Perdagangan), James Lynn (Menteri Perumahan), Paul McCracken (Ketua Bantuan Ekonomi), Charles Yost (Duta Besar PBB), Harlan Cleveland (Duta Besar NATO), Jacob Beam (Duta Besar untuk Uni Soviet), David Kennedy (Menteri Keuangan). Pemerintahan Gerald R. Ford William Simon (Menteri Keuangan), Nelson Rockefeller (Wakil Presiden) Pemerintahan Jimmy Carter President Carter (yang menjadi anggota tahun 1983) menunjuk lebih dari 60 anggota CFR untuk duduk dalam pemerintahanya. Berikut beberapa diantaranya: Walter Mondale (Wakil Presiden), Zbigniew Brzeznski (Penasehat Keamanan Nasional), Cyrus R. Vance (Menteri Luar Negeri), W. Michael Blumenthal (Menteri Keuangan), Harold Brown (Menteri Pertahanan), Stansfield Turner (Direktur CIA), Gen. David Jones (Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf). Pemerintahan Ronald Reagan Presiden Reagan menunjuk anggota 75 CFR dan anggota Komisi Trilateral dalam pemerintahannya Alexander Haig (Menteri Luar Negeri), George Shultz (Menteri Luar Negeri), Donald Regan (Menteri Keuangan), William Casey (Direktur CIA), Malcolm Baldrige (Menteri Perdagangan), Jeanne J. Kirkpatrick (Duta Besar PBB), Frank C. Carlucci (Deputy Menteri Pertahanan), William E. Brock (Perwakilan Khusus Perdagangan). Pemerintahan George H.W. Bush Selama kampanye Senat Amerika Serikat di Texas tahun 1964, George Bush berkata: “Jika Cina Merah harus masuk PBB, kemudian PBB kehilangan harapan dan kita harus menariknya.” Di tahun 1970, sebagai Duta Besar PBB, ia mendorong Cina Merah untuk duduk di Perundingan Umum. Ketika Bush terpilih menjadi Presiden, dialah anggota CFR pertama yang mengatakan ke publik tentang “Tatanan Dunia baru (New World Order) dan di dalam pemerintahannya duduk sekitar 350 anggota CFR dan anggota Komisi Trilateral : Brent Scowcroft (Penasehat Keamanan Nasiona), Richard B. Cheney (Menteri Pertahanan), Colin L. Powell (Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf), William Webster (DirekturCIA), Richard Thornburgh (Jaksa Agung), Nicholas F. Brady (Menteri Keuangan), Lawrence S. Eagleburger (Deputy Menteri Luar Negeri), Horace G. Dawson, Jr. (Lembaga InformasiAmerika Serikat, Direktur Kesetaraan Kesempatan dan Hak-hak Sipil), Alan Greenspan (Ketua Dewan Reserve Federal). Pemerintahan Bill Clinton Ketika anggota CFR Bill Clinton terpilih menjadi Presiden, majalah Newsweek kelak merujuknya sebagai “Presiden Jaman Baru” (“New Age President”). Oktober 1993, Richard Harwood, penulis di harian Washington Post, saat menggambarkan Pemeritahan Clinton berkata, bahwa keanggotaannya di CFR adalah “hal yang paling mendekati kemapanan dalam memimpin negara Amerika Serikat”. Al Gore (Wakil Presiden), Donna E. Shalala (Menteri Kesehatan dan Pelayanan Kemanusiaan), Laura D. Tyson (Ketua Dewan Penasehat Ekonomi), Alice M. Rivlin (Deputy Direktur Manajement Perkantoran dan Budget), Madeleine K. Albright (Duta Besar PBB), Warren Christopher (Menteri Luar Negeri), Clifton R. Wharton, Jr. (Deputy Menteri Luar Negeri dan Mantan Ketua Yayasan Rockefeller), Les Aspin (Menteri Pertahanan), Colin Powell (Ketua Gabunga Kepala-kepala Staf), W. Anthony Lake (Penasehat Keamanan Nasional), George Stephanopoulos (Penasehat Senior), Samuel R. Berger (Deputy Penasehat Keamanan Nasional), R. James Woolsey (Direktur CIA), William J. Crowe, Jr. (Ketua Dewan Penasehat Intelijen Luar Negeri), Lloyd Bentsen (Mantan anggota, Menteri Keuangan), Roger C. Altman (Deputy Menteri Keuangan), Henry G. Cisneros (Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan), Bruce Babbitt (Menteri Dalam Negeri), Peter Tarnoff (Pembantu Menteri Luar Negeri untuk Masalah-masalah Keamanan Internasional), Winston Lord (Asisten Menteri Luar Negeri untuk Masalah-masalah asia Timur dan Pasifik), Strobe Talbott (Koordinator Bantuan bagi Negara-negara Persemakmuran Merdeka), Alan Greenspan (Ketua system Reserve Federal), Walter Mondale (Duta Besar untuk Jepang), Ronald H. Brown (Menteri Perdagangan), Franklin D. Raines (Ekonomi dan Perdagangan Internasional). Pemerintahan George W. Bush Richard Cheney (Wakil Presiden, Mantan Menteri Pertahanan di bawah Presiden Bush --senior), Colin Powell (Menteri Luar Negeri, Mantan Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf di bawah Presiden Bush dan Clinton), Condoleeza Rice (Penasehat Keamanan Nasional, Mantan anggota Dewan Keamanan Nasional Presiden Bush), Robert B. Zoellick (Perwakilan Peragangan A.S., Mantan Pembantu Menteri Luar Negeri pada pemerintahan Presiden Bush --senior), Elaine Chao (Menteri Perburuhan), Brent Scowcroft (Ketua Dewan Penasehat Intelijen Luar Negeri, Mantan Penasehat Keamanan Nasional untuk President Bush), Richard Haass (Direktur Perencanaan Kebijakan di DepartemenLuar Negeri dan Duta Besar Keliling), Henry Kissinger (Dewan Kebijakan Pertahanan Pentagon, Mantan Menteri Luar Negeri di bawah Presiden Nixon dan Ford), Robert Blackwill (Duta Besar A.S. untuk India, Mantan anggota Dewan Keamanan Nasional Presiden Bush), Stephen Friedman (Menteri Penasehat Ekonomi Gedung Putih), Stephen Hadley (Deputy Penasehat Keamanan Nasional, Mantan Asisten Menteri Pertahanan di bawah Cheney), Richard Perle (Ketua Dewan Kebijakan Pertahanan Pentagon, Mantan Asisten Menteri Pertahanan di Pemerintahan Reagan), Paul Wolfowitz (Asisten Menteri Pertahanan, Mantan Asisten Menteri Luar Negeri di Pemerintahan Reagan, dan Mantan Pembantu Menteri Pertahanan di Pemerintahan Bush), Dov S. Zakheim (Pembantu Menteri Pertahanan, Pengawas Keuangan, Mantan Pembantu Menteri Pertahanan di Pemerintahan Reagan), I. Lewis Libby (Ketua Kepala-kepala Staf untuk Wakil Presiden, Mantan Deputy Pembantu Menteri Pertahanan). 15 Dewan Masalah-masalah Luar Negeri hanya menerima penduduk Amerika sebagai anggotanya dan memiliki keanggotaan sekitar 3.600 orang. Dari keanggotaa ini termasuk para bankir berpengaruh, pejabat-pejabat perusahaan, dan pejabat pimpinan pemerintahan yang secara signifikan telah mempengaruhi kebijakan-kebijakan dalam negeri maupun luar negeri selama 30 tahun terakhir. David Rockefeller lah, yang mengepalai lingkaran dalam CFR, yang memilih setiap anggotanya. Diyakini bahwa hirarki lingkaran dalam itu termasuk keturunan asli “para konspirator penerang cahaya” (Para Kesatria Suci) yang saat ini dikenal sebagai “Freemasons”, yang telah mengganti nama keluarga asli mereka menjadi nama yang lebih “amerika” agar dapat menyembunyikan identitas mereka sebenarnya. 2 Mantan Direktur-Direktur CFR 1. (1932-37) Walter Lippman 2. (1958-62) Adlai Stevenson 3. (1968-76 & 1981-87) Cyrus Vance 4. (1972-77) Zbigniew Brzezinski 5. (1974-80) Robert O. Anderson 6. (1975-79) Paul Volcker 7. (1926-85) Theodore M. Hesburgh 8. (1976-86) Lane Kirkland 9. (1977-79) George H. W. Bush 15 http://www.the7thfire.com/new_world_order/final_warning/cfr_and_the_brookings_institute.htm 10. (1977-81) Henry Kissinger 11. (1949-85) David Rockefeller 12. (1980-88) George Shultz 13. (1982-88) Alan Greenspan 14. (1983-89) Brent Scowcroft 15. (1985-?) Jeane J. Kirkpatrick 16. (1982-91) Warren M. Christopher 17. (1987-89) Richard Cheney Sebagian Anggota CFR Yang Berpengaruh dari Kalangan Media William Paley (CBS), Dan Rather (CBS), Harry Reasoner (CBS), Roone Arledge (ABC), Bill Moyers (NBC), Tom Brokaw (NBC), John Chancellor (NBC), Marvin Kalb (CBS), Irving Levine (PBS), David Brinkley (ABC), John Scali (ABC), Barbara Walters (ABC), William Buckley (PBS), George Stephanopoulos (ABC), Daniel Schorr (CBS), Robert McNeil (PBS), Jim Lehrer (PBS), Diane Sawyer (ABC), and Hodding Carter III (ABC). Pemimpin Universitas Yang Menjadi Anggota CFR Michael I. Sovern (Columbia University), Frank H. T. Rhodes (Cornell University), John Brademas (New York University), Alice S. Ilchman (Sarah Lawrence College), Theodore M. Hesburgh (Notre Dame University), Donald Kennedy (Stanford University), Benno J. Schmidt, Jr. (Yale University), Hanna Holborn Gray (University of Chicago), Stephen Muller (Johns Hopkins University), Howard R. Swearer (Brown University), Donna E. Shalala (University of Wisconsin), and John P. Wilson (Washington and Lee University). Harian-harian Terkemuka, Kantor- kantor Berita Kelompok-kelompok Media Yang Dikendalikan atau Dipengaruhi oleh CFR • New York Times (Sulzbergers, James Reston, Max Frankel, Harrison Salisbury), • Washington Post (Frederick S. Beebe, Katherine Graham, Osborne Elliott) • Wall Street Journal • Boston Globe • Baltimore Sun • Chicago Sun-Times • L.A. Times Syndicate • Houston Post • Minneapolis Star-Tribune • Arkansas Gazette • Des Moines Register & Tribune • Louisville Courier, Associated Press • United Press International • Reuters News Service and Gannett Co. (penerbit USA Today, dan 90 harian lain, plus 40 koran mingguan; dan juga memiliki 15 stasiun radio, 8 stasiun TV, dan 40.000 papan reklame!!!) Majalah-majalah yang dikontrol atau dipengaruhi oleh CFR Time (didirikan oleh anggota CFR Henry Luce, yang juga menerbitkan Fortune, Life, Money, People, Entertainment Weekly, dan Sports Illustrated; dan Hedley Donovan), Newsweek (milik the Washington Post, W. Averell Harriman, Roland Harriman, dan Lewis W. Douglas), Business Week, U.S. News & World Report, Saturday Review, National Review, Reader’s Digest, Atlantic Monthly, McCall’s, Forbes, Look, dan Harper’s Magazine. Tahun 1896, Alfred Ochs membeli the New York Times, dengan dukungan dana dari J. P. Morgan (CFR), August Belmont (agen Rothschild), dan Jacob Schiff (Kuhn, Loeb). Selanjutnya dialihkan pengawasannya kepada Arthur Ochs Sulzberger, yang juga seorang anggota CFR. Eugene Meyer, seorang anggota CFR, membeli the Washington Post tahun 1933. Saat ini puterinya, Katherine Graham, yang juga anggota CFR, yang menjalankannya. Penerbit yang Dikendalikan atau Dipengaruhi Oleh CFR • Macmillan • Random House • Simon & Schuster • McGraw-Hill, Harper Brothers • Harper & Row • Yale University Press • Little Brown & Co. • Viking Press • Cowles Publishing. Anda mungkin menjadi bingung dengan melihat semua organisasi dan individu-individu yang bekerja di dalamnya mengarah kepada Pemerintahan Satu-Dunia. Jangan terperdaya oleh pemikiran bahwa dengan begitu banyak yang bekerja untuk mencapai target ini mereka semua akan saling mengganggu satu sama lain dan akan menghancurkan tujuan mereka mencapai Tatanan Dunia Baru. Mereka semua sesungguhnya terjalin sangat baik satu sama lain dan semua usaha mereka sangat terkoordinasi dengan baik untuk mencapai tujuan akhir mereka : Tatanan Dunia Baru – Pengendalian Global secara Total Berikut beberapa contoh Organisasi dan Para Otak Penggeraknya yang Dikendalikan dan Dipengaruhi oleh CFR • African-American Institute (Institut Afrika-Amerika) • American Assembly (Perundingan Amerika) • Americans for Democratic Action (Warga Amerika untuk Gerakan Demokratis) • Dewan Atlantik A.S. (didirikan tahun 1961 oleh anggota CFR Christian Herter) • Brookings Institute (Institut Brookings) • Business Advisory Council (Dewan Penasehat Bisnis) • Carnegie Endowment for International Peace (Bantuan Carnegie untuk Perdamaian Internasional) • Center for Inter-American Relations (Pusat Hubungan Inter-Amerika) • Committee for Economic Development (Panitia untuk Pembangunan Ekonomi) • Council for Latin America (Dewan untuk Amerika Latin) • Foreign Policy Association (Asosiasi Kebijakan Luar Negeri) : organisasi kandung CFR, di mana anggota CFR Raymond Fosdick, Pembantu Menteri Umum untuk Liga Bangsa-Bangsa turut membantu mendirikannya. • Free Europe Committee (Komite Eropa Bebas) • Hudson Institute (Institut Hudson) • Institute for Defense Analysis (Institut untu Analisa Pertahanan) • National Association of Manufacturers (Asosiasi Manufaktur Nasional) • National Bureau of Economic Research (Biro Nasional untuk Penelitian Ekonomi) • National Committee on U.S.-China Relations (Komite Nasional untuk Hubungan Amerika Serikat – Cina) • National Foreign Trade Council (Dewan Perdagangan Luar Negeri Nasional) • National Industrial Conference Board RAND Corporation (Dewan Konferensi Industri Nasional RAND Corporation) • National Planning Association (Asosiasi Perencanaan Nasional) • Middle East Institute. (Institut Timur Tengah) • United Nations Association (Asosiasi PBB) • World Affairs Council (Dewan Masalah-masalah Dunia) • World Peace Foundation (Yayasan Perdamaian Dunia) Berbagai Perusahan Yang Dikendalikan atau Dipengaruhi oleh CFR 1. Allied Stores 2. American Express 3. Atlantic-Richfield (Arco) 4. AT & T 5. Avon Products 6. American Airlines. 7. Bank of America 8. Bank of New York 9. Bankers Trust of New York 10. BMW of North America 11. Bristol-Myers Squibb 12. Brown Brothers 13. Chase Manhattan Bank 14. Chemical Bank 15. Chevron 16. Chrysler 17. Citibank/Citicorp 18. Coca Cola 19. Dow Chemical 20. E. I. du Pont 21. Equitable Life 22. Estee Lauder 23. Exxon 24. Federated Department Stores 25. First National City Bank 26. Ford Motor Company 27. General Electric 28. General Motors 29. Gimbel Brothers 30. Harriman and Co. 31. Hilton Hotels 32. IBM 33. ITT Corporation 34. J. C. Penney Company 35. J. P. Morgan and Co. 36. Johnson & Johnson 37. Kuhn 38. May Department Stores 39. Lehman Brothers 40. Loeb 41. Manufacturers Hanover 42. Merrill Lynch 43. Metropolitan Life 44. Mitsubishi 45. Mobil 46. Morgan 47. Morgan Guaranty 48. Mutual of New York 49. New York Life 50. PepsiCo 51. Pfizer 52. Phillips Petroleum 53. Proctor & Gamble 54. Prudential Insurance 55. R. H. Macy 56. R. J. R. Nabisco 57. Sears, Roebuck & Company 58. Stanley 59. Texaco 60. Toyota Motor Corporation 61. U.S. Steel 62. Xerox Corporation 16 Pendanaan Sumber utama pendanaan mereka (sejak 1953), datang dari penyediaan “layanan corporate” terhadap lebih dari 100 perusahaan dengan pembayaran minimum $1,000,000.00 (satu juta dolar AS setara Rp 9 miliar) yang memberikan para pelanggannya berbagai informasi khusus mengenai apa yang terjadi secara politik dan keuangan, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Hal ini diberikan dengan menyediakan konsultasi gratis, penggunaan perpustakaan ekstensif mereka, langganan majalah Foreign Affairs, dan dengan memberikan laporan-laporan seminar dan penelitian yang dilakukan untuk para Eksekutif Kantor Cabang. Mereka juga menerbitkan buku-buku dan pamflet, serta mengadakan pertemuan makan malam secara reguler, yang memberi kesempatan kepada para pembicara dan anggotanya untuk menyajikan perkembangan terbaru organisasi. Mereka juga memberikan beasiswa belajar, mempromosikan pertemuan-pertemuan dan diskusi kelompok. Karena Dewan Hubungan Luar Negeri memungkinkan untuk masuk ke dalam organisasi Pemerintah Amerika, maka tidaklah mengherankan negara Amerika telah berjalan di jalur yang direncanakannya. Menurunnya moral, pendidikan dan keuangan negara Amerika bukan terjadi secara kebetulan. Itu terjadi sebagai hasil dari perencanaan yang telah ditetapkan dengan perhitungan yang hati-hati atas nama para konspirator tadi, yang tidak akan senang tanpa terbentuknya Pemerintahan Satu-Dunia. Pemerintahan Satu-Dunia sudah sangat dekat dan mereka ingin berhasil jika dunia terus berada di belakang mereka dan mengabaikan ancaman ini. 16 http://www.the7thfire.com/new_world_order/final_warning/cfr_and_the_brookings_institute.htm Dengan berjalannya waktu dari tahun ke tahun, momentum pun menunjukkan (khususnya sejak peristiwa 11 September) dan semuanya semakin jelas terlihat, jalur apa yang dijalankan pemerintah Amerika. Unsurunsur yang terlibat dalam Pemerintahan Satu-Dunia semakin tidak menjadi rahasia lagi, sebagaimana ditunjukkan oleh George Bush dan yang lainnya, yang berbicara tentang “Tatanan Dunia Baru”. Alasannya mereka merasa sudah terlalu terlambat untuk menghentikan rencana-rencana yang mereka buat. Mereka sudah menjadi sangat masuk ke dalam pemerintah Amerika dan struktur keuangan , jadi mereka sudah benar-benar mengontrol negara Amerika Serikat, dan sebagian besar dunia. Berdasarkan hal ini, tinggal masalah waktu saja sebelum seluruh rencana mereka diwujudkan dan dunia akan menjadi budak mereka. Budak yang menjadi pengikut iblis terkutuk. Di Balik Kedok Rahasia Anda dapat menemukan web page CFR (http://www.foreignaffairs.org), di mana CFR berbohong dan menyatakan bahwa majalahnya “Foreign Affairs,” “dipuji untuk analisis terbarunya mengenai pembangunan internasional dan untuk ramalan-ramalan mereka mengenai berbagai kecenderungan/ trend yang akan muncul.” Ini bukanlah analisa yang lengkap jika anda melihat dan membandingkan dengan jumlah anggota CFR Anda harus bertanya pada diri sendiri, apakah CFR memprediksikan trend atau menciptakannya? Jawabannya cukup jelas bagi siapapun yang secara sungguh-sungguh merefleksikan masalahnya. CFR memposisikan organisasi mereka sebagai perwakilan dari rentang keragaman kepentingan budaya dan politik. Lalu mengapa anggota mereka yang paling berkuasa adalah para lelaki kaya dan kebijakan-kebijakan CFR sangat merefleksikan bias kaum elitis Organisasi CFR terus berusaha untuk memelihara (atau menutupi) citra yang salah mengenai keragaman melalui “Peraturan Non Atribut”. Aturan ini membolehkan anggotanya untuk berhubungan secara bebas dan saling bertukar ide dan berdiskusi secara terbuka. CFR pun tidak takut pernyataanpernyataan mereka dipasang di tempat umum, karena aturan “Non- Atribut menjamin “seseorang tidak akan dihubungkan dengan atribut atau karakter dari pernyataan mereka di forum-forum media massa atau tidak dapat diketahui saat menyampaikan kepada orang-orang yang dituju”, ini berdasarkan Laporan Tahunan Dewan Hubungan Luar Negeri tahun 1992. 17 Dalam Kenyataannya Pertemuan-pertemuan CFR biasanya dilakukan secara rahasia dan sangat terbatas hanya untuk para anggota dan tamu-tamu yang sangat diseleksi Lalu mengapa CFR terus menerus menutupi diskusi-diskusi terbuka mereka dan mencegahnya untuk diketahui umum? Jika demikian lebih tepat menyebut diskusi-diskusi tersebut sebagai diskusi rahasia yang tertutup rapat dan bukan diskusi terbuka. Jika anda melihat baik-baik hal ini dari arah yang berlawanan anda akan melihat jelas bahwa ada rahasia bagaikan awan gelap yang mengelilingi berbagai kegiatan CFR. Terlebih lagi mengungkap laporannya terlarang bagi para peserta rapat : “untuk menerbitkan pernyataan pembicara yang diketahui identitasnya dari/ ke dalam harian, untuk mengulangnya di televisi atau radio, atau disebutkan dalam platform pembicara atau di dalam ruang kelas atau dibuat memo di lingkungan terbatas”. Wow! Bukankah pertemuan-pertemuan tersebut diadakan di Harold Pratt House di New York? Namun peraturan yang mengatur pertemuan-pertemuan ini lebih mirip ketika membahas missi sangat rahasia yang dilakukan di Pentagon atau Kantor Pusat CIA di Langley Virginia dari pada di kantor Dewan Hubungan Luar Negeri. Informasi CFR yang disampaikan ke publik hanya informasi yang siapkan untuk konsumsi umum. Bagi seseorang yang mengerti dampak yang ditimbulkan yang begitu besar dari tujuan-tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat, pastinya akan menggigil sekujur tubuhnya dan merasakan kegelisahan karena panik. Kita sebenarnya memiliki secercah cahaya harapan. Ada sebuah sumber yang telah membuka kebenaran setidaknya untuk beberapa selubung rahasia di sekitar CFR. Ada sebuah buku yang ditulis oleh “orang dalam” sendiri yang sangat dianjurkan untuk dibaca. Judul buku tersebut “Tragedy and 17 CFR’s 1992 Annual report Hope” ditulis oleh Dr. Carroll Quigley, mentor dari mantan Presiden Bill Clinton.18 Tragedy and Hope (Tragedi dan Harapan) Dr. Quigley mengetahui banyak scenario belakang layar cara kerja kekuasaan global, karena ia adalah bagian dari jaringan kekuasaan itu selama hampir sebagian besar hidupnya. Dalam bukunya, Tragedy and Hope, Quigley menyatakan: “Saya mengetahui berbagai operasi jaringan ini karena saya telah mempelajarinya selama 20 tahun, dan selama dua tahun, di awal 1960-an, diijinkan untuk mempelajari dokumen-dokumen dan berbagai catatan rahasia mereka. Bagi saya tidak ada keengganan untuk melakukannya atau meneliti sebagian besar tujuan-tujuan mereka, serta menjadi begitu dekat dengan hal-hal itu dan dengan banyak intrumen mereka, dalam sebagian besar hidup saya. Saya telah menolak, baik pada masa lalu mupun saat ini, beberapa kebijakan mereka … tetapi secara umum perbedaan pendapat saya yang utama adalah keinginan mereka untuk tetap tidak diketahui, dan saya percaya peran mereka dalam sejarah cukup signifikan untuk diketahui..” 19 “Harapan” dalam judul buku Quigley mewakili seribu tahun Pemerintahan Bersama Masyarakat Satu-Dunia (Freemasons Pemuja Setan) yang akan diciptakan saat “jaringan” itu mencapai tujuan-tujuan Pemerintahan Dunia. Di sini Quigley meyakini bahwa “jaringan” itu sangat kuat, segala perlawanan yang dilakukan oleh orang-orang biasa akan sia-sia. Karenanya mereka yang memberi perlawanan terhadap skema para perencana penganut globalis ini mewakili “tragedi”. Menurut logika Dr. Quigley, “hal yang siasia melakukan perlawanan ketika leher kita tercekik, karena semakin melawan akan menjadi semakin tercekik”. Inilah alasan saya menulis buku ini. Perlawanan tidak berarti sia-sia! Didiklah keluarga anda, teman-teman dan rekan sejawat anda. Sekali kebenaran muncul berbagai peristiwa dapat terjadi. Masih ingat cerita David dan Goliath ? Tidak ada hal yang tidak dapat dilakukan jika 18 http://www.foreignaffairs.org/ http://www.psi.com/ChapterOne/foreignaffairs/ 19 Quigley, Dr. Carroll. Tragedy and Hope: A History of the World in Our Time. kaki anda kokoh berpijak dalam keyakinan dan kepercayaan kepada Tuhan. Tidak ada pula kekuasaan selain kekuasaan Nya. Di dunia ini para pendukung setan memenangi sebagian besar pertarungan antara kebaikan dan keburukan. Namun Allah telah menjanjikan kepada kita kemenangan yang utuh dan total pada akhirnya dan Allah tidak pernah ingkar janji. Dr. Quigley mengidetifikasi “jaringan” ini sebagai “para bankir internasional”, orang-orang yang “berbeda dari para bankir biasa dengan cara-cara yang khas; mereka bersifat kosmopolitan dan internasional; mereka dekat dengan pemerintahan, dan secara khusus menaruh perhatian pada berbagai pertanyaan seputar utang pemerintah. Mereka hampir secara eksklusif berdedikasi kepada kerahasiaan dan penggunaan dana yang secara rahasia mempengaruhi kehidupan politik. Para bankir ini kemudian disebut para bankir internasional, dan secara khusus, di Inggris dikenal sebagai bankir pedagang, di Perancis sebagai bankir swasta, dan di Amerika Serikat sebagai para bankir investor.” Menurut Dr. Quigley pusat pengendalian ada pada dinasti-dinasti keuangan Eropa dan Amerika yang menjalankan kendali politik melalui lembagalembaga keuangan internasional. Diantaranya : International Monetary Fund, IMF (Dana Moneter Internasional) --lebih tepat disebut “Iblis- Monetary-Fund-- . Taktik utama untuk mengendalikan pinjaman uang dengan tingkat bunga tinggi kepada pemerintahan negara-negara dan kerajaan selama saat-saat krisis. Contoh hal ini adalah utang nasional Amerika saat ini, yang melebihi 5 trilyun dolar Amerika. Setiap penny dari utang itu adalah beban Federal Reserve, yakni sebuah perusahaan yang terdiri dari 13 bank swasta. Menurut Dr. Quigley, Dewan Hubungan Luar Negeri adalah satu diantara organisasi-organisasi garis depan yang disiapkan oleh jaringan lingkaran dalam untuk mengembangkan skema-skema yang dibuat. Tujuan akhir adalah menjadikan Tatanan Dunia Baru!. Tatanan Dunia Baru dan Dewan Hubungan Luar Negeri Menteri Luar Negeri dan anggota Dewan Hubungan Luar Negeri Edward Stettinius menyerahkan Publikasi Departemen Luar Negeri No. 2349. Menurut isi publikasi ini sebuah komite “masalah-masalah pasca perang” telah disiapkan sebelum akhir tahun 1939 atas usulan Dewan Hubungan Luar Negeri. Dengan kata lain, dua tahun sebelum Jepang mengebom Pearl Harbor, Dewan Hubungan Luar Negeri sudah merencanakan bagaimana untuk menata dunia setelah perang berakhir. Dalam buku saya “911 The Real Truth” (Kebenaran yang sesungguhnya dari Serangan 11 September) anda dapat membaca tentang bagaimana kakek dari George W. Bush mendanai Adolph Hitler dan Neo Nazi. Ketika kejahatan mereka diketahui pemerintah Amerika Serikat menutup subyek bahasan ini dan mengklasifikasikannya sebagai “kemananan tingkat tinggi”. Padahal tidak demikian sebelumnya hingga tahun 1997 informasi ini akhirnya dibuka bagi masyarakat umum. Kemudian semakin muncul ke permukaan bahwa Perang Dunia II telah direncanakan sebelumnya untuk membentuk dunia, agar cocok dengan Rencana Besar dari Tatanan Dunia Baru (The New world Order). Tahun 1946, Yayasan Rockefeller mengeluarkan hampir $140,000 (Rp 1 milyar 330 juta) untuk membuat sebuah sejarah bagaimana negara Amerika masuk ke dalam Perang Dunia II. Propaganda-untuk mengubah-sejarah ini sengaja disiapkan untuk menyanggah para sejarahwan yang menyatakan bahwa Pemerintahan Roosevelt menggunakan “tipu daya” agar Amerika Serikat masuk dalam perang. Hal penting di sini adalah bahwa keluarga Rockefeller selalu mengambil peran memimpin dalam Dewan Hubungan Luar Negeri. Tahun 1960-an, saat warga Amerika, pria dan wanita, sekarat di hutanhutan Vietnam, organisasi kompleks industri-militer menyedot trilyunan dolar dari dompet para pembayar pajak di Amerika. Saat itu dinasti Rockefeller membiayai industri pemurnian minyak Vietnam dan pabrik aluminium. Melihat hal ini seharusnya ada deklarasi perang secara formal terhadap keluarga Rockefeller. Keluarga yang tidak-patriotik ini seharusnya ditahan dan diadili untuk penghianatan, bukan sebaliknya mendapatkan keuntungan. Sekarang saya bertanya, menurut anda siapa sebenarnya yang mengontrol Amerika Serikat? Apakah rakyat Amerika atau para individu yang berniat mengendalikan secara total planet bumi ini dan segala sumber alamnya? Berikut hanya beberapa contoh penyalahgunaan kekuasaan yang merupakan hasil dari berbagai manipulasi kekuasaan para elit atas nasib kita masyarakat menghadapi Tatanan Dunia Baru. Mengapa anda tidak pernah mendengar jaringan kekuasaan ini sebelumnya? Mungkin anda harus menarik nafas panjang dahulu, dan mempelajari daftar keanggotaan Dewan Hubungan Luar Negeri. Banyak Pemimpin Eksekutif dan tokoh kalangan jurnalis CBS, NBC, RCA, ABC, the Public Broadcast Service, the Associated Press, The New York Times, Time magazine, Newsweek, the Washington Post, dan banyak saluran media kunci lainnya adalah anggota Dewan Hubungan Luar Negeri! Sekarang anda dapat melihat mengapa kebenaran sesungguhnya tentang Dewan Hubungan Luar Negeri tidak pernah terlihat masuk ke dalam media terkemuka. Bahkan jika beberapa anggota Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR) yang duduk sebagai elit media berniat melaporkan apa yang mereka lihat dan mereka dengar dalam pertemuan-pertemuan CFR, Peraturan Non-Attribution mencegah mereka untuk melakukannya. Para anggota tetap media umumnya dan pasti membuat propaganda untuk mendikreditkan orang-orang yang memberikan bocoran. Untuk menempatkan hal ini lebih ke dalam perspektif: banyak orang yang dipercaya untuk memberikan informasi tentang politik nasional dan dunia justru dengan sengaja menahan informasi krusial itu dari publik, karena keanggotaan mereka dalam organisasi globalis yang bersifat rahasia. (The New World Order) 20 Organisasi ini menempatkan diri mereka untuk berperan dalam menanamkan visi baru tentang kemanusiaan, di mana perlawanan tidak akan ditoleransi. Jika anda mempercayai kata-kata Carroll Quigley, bahwa segala bentuk perlawanan akan sia-sia dan menjadi malapetaka dari kegagalan. Ide bahwa elit dunia adalah yang menentukan jalur yang harus diikuti oleh warga biasa, telah mengabaikan segala sesuatu yang menempatkan kita sebagai manusia. Detail yang melingkupi kerahasiaan CFR sebenarnya jauh lebih dalam dari deskripsi singkat ini. CFR sendiri terkait erat dengan beberapa kelompok kekuasaan internasional. Selama kelompok ini dapat tetap bersatu, hampir dapat dipastikan, kita akan menjadi korban dari kejahatan mereka. Kita masyarakat di seluruh dunia harus mengesampingkan dulu berbagai perpedaan dan bersatu untuk bertempur melawan para perencana Tatanan Dunia Baru. Kemenangan bersatu hampir absolut. Dengan kita terpecah-pecah seperti sekarang ini, pada akhirnya akan menjadikan kita budak dari Tatanan Dunia Baru. 20 En Route to Global Occupation Kah, Gary H. Lafayette, Louisiana: Huntington House Publishers, 1991 Berbagai Organisasi Kekuasaan Internasional bergantung kepada banyaknya orang yang tetap menolak rencana-rencana mereka untuk dapat berhasil. Lakukan penelitian anda sendiri dan gambarkan kesimpulan anda sendiri. Tetapi ingat : masih ada lebih banyak lagi data tentang cerita ini, dibandingkan Media Berita yang mau memberitakannya kepada anda. Didiklah diri sendiri dan mintalah kepada Allah untuk menolong dan membimbing anda, kalau tidak, pilihan anda tetap menjadi bodoh secara total. Tidak boleh ada kehidupan yang tertindas. Andalah yang memilih.21 Komisi Trilateral A. Ralph Epperson / Anggota Terselubung/ hlm. 240 / 1997 / Publius Press Menakutkan Komisi Trilateral Didirikan tahun 1972, dengan pertolongan dari Bankir Tatanan Dunia Baru David Rockefeller, Komisi Trilateral beralamat di Plaza PBB di New York. Keluarga Rockefeller sebagaimana telah anda baca sebelumnya sangat terkemuka dalam Dewan Hubungan Luar Negeri. “Jika anda menyukai teori-teori konspirasi tentang rahasia mengambil alih dunia, anda akan menyukai pemerintahan Jimmy Carter. Terhitung ada 13 orang komisi Trilateral yang menduduki posisi-posisi puncak dalam pemerintahannya. Ini luar biasa jika anda memperhatikan bahwa Komisi Trilateral hanya memiliki sekitar 65 anggota orang Amerika. ” 22 “Komisi-komisi Trilateral sangat menaruh perhatian pada pembentukan SISTEM MONETER DUNIA BARU untuk menggantikan emas dan mata uang dolar sebagai alat tukar internasional cdengan sebuah mata uang baru yang disebut “Special Drawing Rights (SDRs).” 23 “Ini mungkin akan menguras segala yang saya miliki, tetapi saya harus keluar dan memperingatkan warga Amerika. Komisi Trilateral mewakili upaya-upaya penuh keahlian yang terkoordinasi untuk mengendalikan dan mengkonsolidasi 4 pusat-pusat kekuasaan, yakni Politik, Uang, Intelektual, 21 http://www.remnantofyhwh.com/cfr.htm 22Washington Post Jan. 16. 1977 23 Jeremiah Novak / American Opinion. / July 1977 / pg. 12 dan Gereja. Apa yang ingin dilakukan orang-orang Trilateralis adalah menciptakan kekuasaan ekonomi tertinggi yang mendunia terhadap pemerintahan negara-negara bangsa. Dengan kata lain, apa yang mereka kendalikan, organisasikan, hubung-hubungkan, dan cocok-cocokkan untuk mencapai Tatanan Dunia Baru, Pemerintahan Satu-Dunia. Apa yang ingin benar-benar dicapai orang-orang Trilateralis adalah menciptakan kekuasaan ekonomi tertinggi yang mendunia (uang-perbankan) kepada pemerintahan politik negara-negara bangsa yang terlibat. Sebagai pengelola dan pencipta system MEREKA INGIN MENGUASAI DUNIA” 24 Kelompok Roma Para pemikir Anglo-American, yakni para ahli keuangan, ilmuwan, ahli ekonomi, ahli politik, para pemimpin negara dan kaum industrialis dari 10 negara yang berbeda, bertemu pada April 1968 di perumahan pribadi Rockefeller di Bellagio, Italia, atas permintaan Aurelio Peccei, industrialis Italia yang memiliki hubungan erat dengan Fiat dan Olivetti corporation. Ia mengklaim telah membuat berbagai solusi untuk perdamaian dan kesejahteraan dunia, yang dapat dicapai melalui pemerintahan dunia. Kelompok Roma (COR) dibentuk dengan beranggotakan 75 ilmuwan, industrialis dan ahli ekonomi terkemuka dari 25 negara, yang bersama anggota kelompok Bilderberg telah menjadi tangan-tangan kebijakan luar negeri yang paling penting dari kelompok Meja Bundar (Kelompok Roundtable). Kebanyakan Eksekutif Kelompok Roma diatarik dari NATO, dan mereka telah berhasil memformulasikan banyak hal yang diklaim sebagai kebijakankebijakan NATO. Melalui Lord Carrington, mereka dapat membagi NATO menjadi dua faksi, kelompok politik sayap kiri (yang doktrinnya dibentuk berdasarkan buku Peccei Human Quality), dan mantan gabungan militernya. Konferensi pertama Kelompok Roma di Amerika Serikat dilakukan tahun 1969, di mana cabang Amerika diorganisasikan sebagai “Asosiasi Amerika dari Kelompok Roma” (American Association of the Club of Rome). Diantara anggotanya adalah : Norman Cousins (Ketua Kehormatan 24 A. Ralph Epperson / Unseen Hand / pg. 240 / 1997 / Publius Press Penduduk Planet : Planetary Citizens), John Naisbitt (penulis buku Megatrends), Amory Lovins (pembicara pada Windstar, John Denver’s New Age center di Snowmass, Colorado), Betty Friedan (Presiden pendiri NOW : the National Organization of Women), Jean Houston dan Hazel Henderson (Para penulis dan pembicara New Age), Robert O. Anderson dan Harlan B. Cleveland (anggota CFR dan bagian dari Institut Aspen untuk Sudi-studi Kemanusiaan), Sen. Claiborne Pell (D-RI), dan Rep. Frank M. Potter (Direktur staf Sub Komite Masalah Energi). Buku pertama mereka, yang berjudul The Limits to Growth, diterbitkan tahun 1972, mendeskripsikan visi mereka terhadap dunia: “Kami percaya pada fakta bahwa kebutuhan akan dengan cepat menjadi bukti bagi inovasi social, untuk menyesuaikan diri dengan perubahan teknik, bagi timbulnya reformasi radikal di dalam berbagai institusi dan proses-proses politik, di semua tingkatan, termasuk tingkatan tertinggi politik dunia. Dan karena pencerahan intelektual menjadi tidak berpengaruh jika bukan bersifat politik, maka Kelompok Roma juga akan mendorong penciptaan forum dunia, di mana orang-orang pemerintahan, para pembuat kebijakan, dan para ilmuwan dapat mendiskusikan bahaya maupun harapan dari system glonal masa depan, tanpa terhambat negosiasi formal antar pemerintahan.” Dalam banyak hal, Kelompok Roma (kantor pusatnya di 193 Rissener Landstr. di Hamburg, Jerman) berfungsi sebagai lembaga penelitian untuk masalah ekonomi, politik, masalah-masalah social dan klaim, “tidak ada alternatif lain yang paling mungkin untuk keselamatan peradaban masa depan, dari pada komunitas baru global, di bawah satu kepemimpinan bersama.” Website Kelompok Roma menyebutkan: “Misi Kelompok Roma adalah untuk bertindak sebagai katalisator dari sebuah perubahan global, yang terbebas dari kepentingan-kepentingan politik, ideologis, atau bisnis. Kelompok Roma memberi kontribusi solusi dari berbagai problematic dunia, yakni seperangkat kompleks dari berbagai permasalahan krusial di bidang politik, social, ekonomi, teknologi, lingkungan, psikologis dan budaya, yang tengah dihadapi manusia. Hal itu sangat bersifat global, jangka panjang dan merupakan kesadaran yang berprospektif antar disiplin, yang timbul dari meningkatnya saling ketergantungan antar bangsa-bangsa, dan merupakan globalisasi berbagai permasalahan yang menggambarkan keadaan sulit yang melampaui kemampuan dari tiap-tiap negara.” Sepertinya Kelompok Roma adalah “Tim A” dari Kelompok-kelompok penganut internasionalis. Seperti halnya proposal-proposal yang diajukan oleh Kelompok Hilderberg yang biasanya selalu diterima. Kita harus kawatir bahwa hal yang sama akan terjadi pada Kelompok Roma (Club Of Rome – COR). 25 Pada 17 September 1973, mereka mengeluarkan sebuah laporan yang berjudul “Regionalized and Adaptive Model of the Global World System,” (Model Regional dan Adaptif dari Sistem Dunia Global) yang disiapkan oleh beberapa Direktur Mihajlo Mesarovic dan Eduard Pestel (bagian dari “Strategy for Survival Project” atau Strategi untuk Proyek Kehidupan), yang menghidupkan tujuan Kelompok Roma dan membagi dunia ke dalam 10 wilayah-wilayah/ regional politik maupun ekonomi (yang sama dengan 10 “Kerajaan” Kenabian Injil), yang akan menyatukan seluruh dunia di bawah satu bentuk pemerintahan. Wilayah-wilayah tersebut adalah : Amerika Utara, Eropa Barat, Eropa Timur, Jepang, Dunia yang sudah maju lainnya, Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika lainnya, Asia Selatan dan Tenggara, dan Cina. Perencanaan yang sama diterbitkan di dalam buku Kelompok Roma yang berjudul Mankind at the Turning Point (Manusia pada Titik Balik), yang menyatakan : “Solusi dari berbagai krisis ini hanya dapat dikembangkan dalam konteks global dengan adanya pengakuan penuh dan eksplisit mengenai system dunia yang muncul ini dan dalam basis jangka panjang. Ini akan mengharuskan, diantara perubahan-perubahan lain, sebuah tatanan ekonomi dunia baru dan system pengalokasian sumbersumber daya global.” Tahun 1976, mereka menerbitkan RIO: Reshaping the International Order (Pembentukan Kembali Tatanan Internasional), untuk mencapai tatanan internasional baru, termasuk pembagian ulang kekayaan ekonomi. Howard T. Odum, seorang ahli biologi kelautan dari Universitas Florida, yang juga anggota Kelompok Roma, dikutip dari majalah Fusion edisi Agustus 1980, bahwa: “Adalah perlu bagi Amerika Serikat untuk 25 http://user.pa.net/~drivera/fw8.htm / FINAL WARNING: A History of the New world Order By David Allen Rivera menurunkan angka populasi penduduknya hingga 2/3 (dua per tiga)nya dalam 50 tahun mendatang..” Ia tidak mengatakan bagaimana hal ini bisa dicapai. Buku mereka di tahun 1972, The Limits to Growth atau “Batasbatas Pertumbuhan” (yang terjual 12 juta buku dalam 27 bahasa), membahas tentang masalah kelebihan jumlah penduduk dunia, dan dinyatakan bahwa “jika pola konsumsi dunia dan tingkat pertumbuhan penduduk berlangsung terus tinggi seperti saat ini, maka dalam satu abad bumi ini tidak akan mampu mengatasi kelebihan batas kemampuannya.” Selama Pemerintahan Presiden Carter, sebuah satuan kerja ditunjuk untuk menyebar-luaskan laporan ini dan pada 24 Juli 1980, dua volume dokumen berjudul “Global 2000 Report” (Laporan Gobal 2000) yang ditulis oleh Mantan Menteri Luar Negeri Cyrus R. Vance, dipresentasikan kepada Presiden Carter dan Menteri Luar Negeri Edmund S. Muskie. Ini merupakan upaya menciptakan berbagai trend proyek ekonomi global untuk 20 tahun mendatang, dan menunjukkan bahwa sumber-sumber alam di planet bumi ini tidaklah cukup untuk mendukung kenaikan populasi dunia yang diperkirakan sangat dramatis. Laporan itu untuk mencapai pengendalian penduduk Amerika Serikat yang harus dikurangi 100 juta orang pada tahun 2050. Sekitar enam bulan kemudian, Dewan Kualitas Lingkungan Hidup (The Council on Environmental Quality) membuat berbagai rekomendasi berdasarkan laporan tersebut, yang berjudul “Global Future: A Time to Act.” (“Masa Depan Global : Waktunya Untuk Bertindak”) mereka menyarankan sebuah program pengendalian penduduk yang agresif, termasuk sterilisasi, alat kontrasepsi dan aborsi (pengguguran). Pada Agustus 1982, Executive Intelligence Review menerbitkan laporan yang berjudul “Global 2000: Blueprint for Genocide” (Global 2000 : Cetak Biru untuk Pemusnahan) yang menyatakan bahwa dua laporan Kepresidenan yang telah disebutkan sebelumnya “dipahami secara benar sebagai pernyataan-pernyataan politik untuk diterapkan – rencana mana yang menjadi bagian dari pusat-pusat kebijakan seperti Dewan Hubungan Luar Negeri, Komisi Trilateral, dan Dana Moneter Internasional (IMF), yang mengeluarkan kebijakan-kebijakan dengan target tidak hanya kematian 120 juta jiwa penduduk seperti yang disebutkan dalam laporan-laporan tersebut, tetapi juga peningkatan jumlah kematian 2 milyar jiwa penduduk pada tahun 2000.” Melihat dunia secara keseluruhan, Kelompok Roma telah mengindikasikan bahwa pemusnahan harus dilakukan untuk mengurangi penduduk yang mereka rujuk sebagai “useless eaters” atau “pemakan yang tak berguna”. Hal ini akan dicapai dengan menciptakan beberapa perang terbatas/ lokal di negara-negara berpenduduk besar, dan bahkan serangan nuklir terbatas di lokasi yang strategis; demikian pula fenomena kelaparan melalui penciptaan kelaparan dan berbagai penyakit di negara-negara Dunia Ketiga. Pada tahun 1976 novel berjudul Ceremony of the Innocent (Upacara bagi Yang Tidak Bersalah) ditulis oleh Taylor Caldwell, secara efektif menjelaskan pemikiran di balik tindakan-tindakan mereka : “Tidak akan ada perdamaian di dunia yang penuh penyiksaan, hanya serangkaian perang yang terprogram dan sistematis dan berbagai bencana hingga para perencananya dapat mencapai tujuan-tujuan mereka : sebuah dunia yang kehabisan tenaga, yang menginginkan masuk ke dalam ekonomi Marxist yang terencana, dengan perbudakan total –atas nama perdamaian.” Sudahkan rencana-rencana mereka melakukan pemusnahan dimulai? AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau “Sindrom Penurunan Kemampuan Kekebalan Tubuh”) telah menjadi momok di masyarakat kita, menyebar ke 91 bangsa. Di awal tahun 1990-an, U.S. News and World Report melaporkan : “Jika tidak ada obat untuk penyakit AIDS dalam waktu 13 tahun mendatang, puluhan juta jiwa akan mati.” (Hal ini sudah terjadi). Meski banyak pembicaraan mengenai kesadaran dan pencegahan terhadap serangan AIDS, yang paling berbahaya dari hal ini justru ditutupi dengan upaya Pusat Pengendalian Penyakit dan Media, dengan semakin memperlihatkan bias dukungan terhadap homoseksual. Tahun 1972 Bulletin Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO), volume 47, halaman 251, menyatakan : “Sebuah upaya harus dilakukan untuk melihat apakah faktanya virus-virus dapat memberi efek selektif untuk fungsi kekebalan tubuh. Harus dilihat kemungkinan, bahwa reaksi kekebalan terhadap virus itu sendiri mungkin menghalangi jika virus pengganggunya rusak, (karena) lebih kurang secara selektif, sel dapat bereaksi terhadap virus. Pernyataan ini mengesankan seperti justru menyukai virus AIDS. Lalu mengapa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendiskusikan topik ADIS? Sebuah program vaksinasi cacar pernah dilakukan di Afrika oleh WHO. Beberapa peneliti yakin bahwa program vaksinasi cacar di tahun 1972 digunakan untuk memasukkan virus ke penduduk. Pada 11 Mei 1987 London Times memuat artikel berjudul “Vaksin Cacar menjadi Pemicu Virus AIDS” ditulis oleh Redaktur Ilmu Pengetahuan Pearce Wright, yang menghubungkan program vaksinasi massal oleh WHO di tahun 1970-an dengan merebaknya AIDS, karena Afrika Tengah adalah focus dari program vaksinasi dan mereka menjadi wilayah yang paling banyak terinfeksi (AIDS) di dunia. Teori yang paling umum mengenai asal-usul AIDS adalah bahwa virus itu datang dari monyet hijau di Afrika. Beberapa peneliti ahli virus mengatakan bahwa virus AIDS tidak terbentuk secara alamiah pada binatang tertentu. Di samping itu, secara statistik tidak mungkin terjadi kondisi seperti sekarang ini, hanya dari satu episode. Jika virus AIDS berasal dari monyet-monyet, lalu penyakit itu akan lebih banyak menyerang orang-orang kerdil (di Afrika), yang dekat dengan monyet-monyet itu dan menjadikannya sebagai makanan mereka; namun AIDS muncul pertama kali justru di perkotaan bukan di hutan tempat hidupnya monyet-monyet tersebut. Bukti-bukti yang kurang kuat lebih jauh datang dari fakta bahwa AIDS praktis terjadi secara simultan di Amerika Serikat, Haiti, Brazil, dan Afrika Tengah. Professor William Haseltine dari Sekolah Kedokteran Harvard, dalam presentasinya di universitas menyatakan bahwa ”seseorang yang mengatakan pada anda bahwa secara kategori AIDS tidak dikerutkan oleh air liur, pernyataan itu tidak benar. AIDS kenyataannya bisa disalurkan melalui air mata, air liur, cairan-cairan tubuh, dan gigitan nyamuk.” Subyek ini dibahas lebih jauh secara rinci pada bagian lain dari buku ini, dalam bab yang berjudul “Pengendalian Penduduk”. Jika tujuannya adalah untuk mengurangi penduduk, hal itu secara pasti akan berhasil. Mesti diasumsikan bahwa para pencipta penyakit ini harus memiliki ukuran perlindungan, untuk mencegah mereka sendiri dapat terkena. Para elit telah memisahkan mereka dari penduduk secara umum dengan mengatur posisi mereka, sehingga hanya memiliki resiko kecil untuk terkontaminasi. Saat mendapatkan pelayanan kesehatan (misalnya), mereka memiliki akses terbaik untuk memperoleh layanan kesehatan terbaik dengan sejumlah uang yang dapat dibayarkan, dan cenderung memiliki fasilitasfasilitas pribadi, mendapatkan pasokan darah yang terjamin tidak tercemar. Hanya saja saya tidak dapat berhenti berpikir, ketika tujuan mereka mengendalikan penduduk telah tercapai, bagaimana mereka akan mengakhiri terror yang telah mereka ciptakan di bumi ini? Apakah AIDS adalah kendaraan untuk mengeliminasi, itu telah dijadikan rujukan Kelompok Roma untuk melakukannya, atau pada kondisi yang hampir sama, seperti Sindrom Perang Teluk, Ebola, dan SARS, yang tidak diragukan lagi membuka spekulasi, bahkan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan. Bagaimana pun anda tidak dapat menolak begitu rapihnya potongan kecil dari puzzle ini dapat cocok masuk ke dalam keseluruhan gambar yang mempersiapkan dunia untuk menjadi Pemerintahan Satu-Dunia. 26 Dunia ini telah cukup lama menjadi naïf. Inilah waktunya untuk menjadi cerdas. Untuk mengkoreksi rencana jahat dari Tatanan Dunia Baru (New World Order) hampir secara pasti akan membayarnya dengan kehilangan begitu banyak nyawa. Bagi mereka yang mengharapkan ampunan dari Tuhan, baik saat ini maupun di hari akhir nanti, akan memperoleh janji imbalan tanpa batas. Bagi pejuang Tuhan, imbalan istimewa akan menunggu. Memiliki keyakinan bahwa kita semua akan kembali menghadapi hari-hari yang hampir sama dengan yang para nabi dan pengikutnya hadapi di masa lalu. Inilah pertempuran terakhir melawan kejahatan setan. Tuhan telah menjanjikan kemenangan dan (ingat) Tuhan tidak pernah mengingkari janji Nya! Tanamkan kaki anda sekokoh mungkin dan jadikan itu yang terbaik. Akan tetapi kemenangan yang tidak mungkin bisa saja terjadi, serahkan segalanya secara total ke tangan Tuhan. Tuhan akan menang, dan setain dengan tentaranya akan dilemparkan ke api neraka jahanam untuk selamanya! Yayasan Gorbachev 7 Desember 1988 Mikhail Gorbachev, Ditujukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa “Kemajuan Dunia hanya mungkin dicapai melalui sebuah pencarian konsensus manusia secara universal sebagaimana kita bergerak maju menuju sebuah Tatanan Dunia Baru ( “New World Order.”) 27 26 http://user.pa.net/~drivera/fw8.htm / FINAL WARNING: A History of the New world Order By David Allen Rivera 27 http://www.geocities.com/CapitolHill/Lobby/1887/secondessay.html Kelompok yang relatif baru dalam scenario Tatanan Dunia Baru Global adalah Yayasan Gorbachev, didirikan oleh Mantan Pemimpin soviet Mikhail Gorbachev. Penulis David Allen Lewis, dalam bukunya Sign of His Coming (Tanda-tanda KedatanganNya), merinci sebuah konferensi di tahun 1995, yang disponsori oleh Yayasan Gorbachev. “Negara dari Forum Dunia: Menuju sebuah Peradaban Baru diadakan di Hotel Fairmont dan Auditorium Masonic di San Fransisco.” (Sebuah dokumen konferensi didapatkan oleh Lewis yang membicarakan Peradaban Dunia Baru!) 28 Dalam mingguan San Francisco, Jim Garrison, Jr., Kepala Yayasan Gorbachev Amerika mengatakan, bahwa planet ini membutuhkan sebuah Dewan Orang-Orang Senior (“Council of Elders") yang diambil dari eselon tertinggi dari lembaga-lembaga politik, ilmu pengetahuan, seni dan perdagangan. Garrison memprediksi bahwa “Lebih dari 20 hingga 30 tahun mendatang, Kita akan sampai pada Pemerintahan Satu Dunia Itu tidak dapat dihindari!” Namun ada satu kelompok yang tengah mengkampanyekan Pemerintahan Dunia saat ini. “Konstitusi Dunia dan Asosiasi Parlemen telah menarik keseluruhan draft konstitusi untuk Pemerintahan Dunia.” Demikian Kah mengatakan. “Secara resmi Konstitusi itu dikenal sebagai : ” 29 “Sebuah Konstitusi Untuk Federasi Bumi!” “Bagi saya sepertinya orang-orang ini terlalu banyak menonton film Star Trek. Kelak mereka akan memberi tahu kita Kekaisaran Klingon tengah datang menuju kepada kita, dan planet bumi harus bersatu.” Kantor “World Costitution and Parliament Association” (Konstitusi Dunia dan Asosiasi Parlemen) di Colorado memiliki rentang pendukung yang luas, termasuk Mantan Jaksa Agung Amerika Serikat Ramsey Clark, Wakil 28 En Route to Global Occupation Kah, Gary H. Lafayette, Louisiana: Huntington House Publishers, 1991 29 En Route to Global Occupation Kah, Gary H. Lafayette, Louisiana: Huntington House Publishers, 1991 Presiden dari Kelompok ini. “Diperkirakan sedikitnya 500 organisasi tengah membuat jaringan untuk menyatukan planet ini.” Sebagian pekerjaan di bidang ekonomi dan politik, dan sebagian lain di bidang spiritual, sesuai dengan gerakan “New Age” (Era Baru). Dan Gary Kah, penulis buku yang segera akan diterbitkan The New World Religion (Agama Dunia Baru), menyatakan bahwa antara dua bidang pekerjaan itu sering dicampur-adukkan. Kah mengatakan: “Saya telah menemukan berulang kali, sebagaimana saya telah lakukan investigasi terhadap beberapa organisasi ini, bahwa para pemimpin dari sebagian besar organisasi adalah pemilik satu atau beberapa organisasi terselubung, khususnya lembaga Freemasonry,” Juga, Rev. David Carrico, yang mengadakan seminar mengenai kelompokkelompok rahasia, menyatakan bahwa dua publikasi tentang Mason menyuarakan dengan keras nilai-nilai New Age (Era Baru). Selama beberapa decade, publikasi secara resmi tentang “Upacara Orang Skotlandia” Freemasonry disebut The New Age. Pada edisi September 1950, terdapat sebuah artikel berjudul "God's Plan for America." (Rencana Tuhan Untuk Amerika). Penulisnya menulis, “Rencana Tuhan didedikasikan untuk penyatuan semua ras, agama, dan pernyataan. Rencana ini didedikasikan kepada hal-hal yang berhubungan dengan ‘Tatanan Baru’. ” “Rencana itu untuk membuat segalanya menjadi baru Sebuah bangsa baru, Ras baru, Peradaban Baru dan Agama Baru.” 30 Apakah Tuhan mendiktekan masalah ini kepada Nabi Musa saat ia menulis Sepuluh Perintah Tuhan?” 30 The Advance of the New World Order/ April 21, 1998/ Richard Hunt Apakah Tuhan memberi tahu Yesus untuk menyembuhkan orang sakit dan orang buta dan menyiapkan dunia untuk menjadi ‘Tatanan Dunia Baru”? Apakah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Tuhan untuk membawa umatnya di dunia bersama-sama di bawah satu pemerintahan, satu pemimpin, dan kemudian mereka harus melakukan apapun yang pemerintah ini minta kepada mereka? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini jelas: Tentu tidak! Untuk memikirkannya tiada lain merupakan kegilaan total. !!! “Freemasons” adalah para pemuja setan. Tujuan-tujuan mereka tiada lain adalah kejahatan!. Mereka dapat mengabaikan Tuhan dan agama yang sesungguhnya. Sebuah kelompok yang mendukung setan (“Apabila anda lupa, setan adalah musuh Tuhan, para Malaikat di Surga, dan Manusia di muka Bumi”.) tidak dapat mungkin menerima Wahyu Ketuhanan dari Sang Pencipta (Tuhan) dan tidak mungkin telah diberikan wewenang untuk mengatakan bahwa “Rencana Tuhan didedikasikan untuk penyatuan semua ras, semua agama, dansemua pernyataan. Rencana ini didedikasikan untuk “Tatanan Baru” menyangkut berbagai hal.” Bangkitlah! Apakah di seluruh planet ini manusia mabuk oleh Narkoba? Tuhan telah memberi manusia wewenang untuk menjaga dan memelihara planet bumi ini. Anda lebih baik bertindak sekarang sebelum segalanya sangat terlambat dan hilang. Sekarang bukanlah saatnya untuk takut terhadap manusia lain, tetapi kemarahan Tuhanlah yang harus diperhatikan ! Berikut adalah pernyataan dari buku (Masonic berhubungan dengan “New Age” halaman 66) yang sangat berguna untuk menjadi pertimbangan. “Tetapi jika mereka yang bergabung dengan tatanan baru dalam beberapa hari atau beberapa tahun ke depan tidak tumbuh dalam pemahaman mereka MisiEra Baru Masonry, mereka mungkin menjadi musuh-musuh Tatanan Era Baru.” 31 31 Book/ Masonic connection to the New Age / page 66 Dengan kata lain, orang yang datang ke Freemasonry yang tidak mempercayai Tatanan Dunia Baru dan semua agama adalah satu konsep, akan menjadi musuh-musuh dari apa yang Free Masons rencanakan untuk dilakukan. Tujuan dan maksud yang sesungguhnya dari Freemasons adalah untuk menghancurkan agama seperti yang kita tahu dan membawa seluruh planet ini menuju api neraka.” “Freemasons” memiliki banyak interpretasi tentang Yesus Kristus Sang Nabi (bukanlah anak, sebagaimana pemikiran sebagian orang yang telah dirusak keyakinannya) tentang Tuhan. Baik Islam maupun Kristen (Dua agama terbesar di planet bumi ini) menyakini bahwa Nabi Isa akan kembali ke bumi sesaat sebelum hari akhir dari dunia ini. Berikut satu dari banyak contoh mengenai bagaimana mereka meracuni agama dengan banyak kebohongan. “Nenek dari gerakan Era Baru adalah Helen Petrovna Blavatsky. Pada 1775, ia meresmikan sebuah organisasi dengan Jodge Olcott yang bernama Theosophical Society, yang memiliki kantor pusat saat ini di Wheaton, Illinois” Lewis mengatakan. "Dan Helen mengatakan dalam salah satu bukunya, dari sekian banyak volume buku yang ditulisnya, The Secrets of Isis and The Secret Doctrines (Rahasia dari Isis dan rahasia dari Doktrin) “Akan ada kedatangan Kristus yang kedua, tetapi itu bukan Yesus.” 32 (Ini Dajjal) Siapapun yang mempercayai konsep-konsep di atas harus kembali ke garis awal dan mempelajari agama secara lebih menyeleluruh, dari seorang guru agama yang kompeten dan dapat dipercaya, yang masih mengikuti ajaran Tuhan dengan benar. Dalam situs internet mengenai Theosophical Society, kelompok ini menolak KeTuhanan Kristen, dengan menyatakan “Tuhan dalam Ilmu Teologi adalah sebundel dari kontradiksi-kontradiksi dan ketidak-mungkinan yang logis. Karena itu kita tidak akan berhubungan dengan hal itu.” Ditambahkan lagi, organisasi itu berbicara tentang “Esensi dari satu menjadi semua hal”. Hal ini hanya satu contoh bagaimana Freemasons telah meracuni agama Kristen. Keyakinan Islami hingga hari ini masih betahan kokoh dan hampir tidak terpengaruh oleh serangan kebohongan Masons. Berbagai serangan mereka 32 The Advance of the New World Order/ April 21, 1998/ Richard Hunt akan terus berlanjut dengan intensitas meningkat, dan jika anda tidak waspada anda akan menjadi bagian dari mereka yang gagal. Terdapat sebuah keinginan yang kuat untuk menyatukan planet ini, baik secara politik, ekonomi dan secara spiritual dengan satu “Tatanan Dunia”, yang membuat semua keputusan tentang dunia sebagaimana yang mereka lihat dan cocok untuk kuntungan mereka. Apakah anda akan benar-benar duduk bersandar dan membiarkan hal ini terjadi? ooOoo Bagaimana Dunia ini Dikendalikan Dengan Licik Pada tanggal 2 Agustus 1990 pasukan Saddam Hussein menyerbu pertahanan Negara kaya akan minyak, Kuwait, khawatir pasukan Irak melakukan invasi ke Saudi Arabia, Amerika Serikat dan para sekutunya berhamburan kesemenanjung Arabia dan membentuk pertahanan dengan julukan “Tameng Padang Pasir/Dessert Shield” Hasilnya adalah serangkaian pembicaraan diplomatic, dan negosiasi yang secara cepat tidak menghasilkan harapan terhadap situasi. Pada tanggal 17 Agustus 1991 Tameng Padang Pasir berubah menjadi Badai Padang Pasir. Jutaan warga diseluruh dunia berterima kasih pada CNN dan BBC karena bias menyaksikan peperangan secara langsung. Stasiun-stasiun televisi ini terus melakukan propaganda penyusutan pasukan Saddam Hussein yang mendapat ganjaran dari pasukan yang jauh lebih unggul secara teknologi, ekonomi dan politik. Sangat sedikit yang kita pahami bahwa semua ini sejak awal telah dikendalikan dan dimanipulasikan oleh gerakan kelompok bayangan elit. Kelompok ini telah membentuk sebuah imaginasi seseorang (Saddam Hussein) yang memiliki satu juta pasukan elit yang sangat kuat dalam puncaknya untuk penguasaan kekuasaan nuklir. Selanjutnya mereka menakut nakuti dunia dengan menyebarkan berita dan informasi bahwa Saddam telah menguasai dua puluh persen minyak dunia dalam satu malam bersamaan dengan ini memanipulasikan kita semua bahwa kemungkinan besar akan terjadi kelangkaan minyak dalam waktu yang relatif singkat jika tidak segera diambil sikap. Pada kenyataannya Saddam tidak lebih dari sebuah pion diantara banyak pion yang dimanipulasikan oleh kelompok elit yang licik. Saddam atau Irak tidak lebih dari sekedar boneka, yang menjadi bagian dari permainan grand master. Perang Terluk adalah batu loncatan yang dipersiapkan dengan sangat cermat. Pencipta dari Perang Teluk bukan dan tidak lain dari para warga asing yang bertujuan mengendalikan aktivitas dunia. Sesungguhnya mereka telah melakukan berbagai kegiatan selama berabad-abad. Dari berbagai lokasi yang tidak terlihat mereka telah merekayasa berbagai peperangan, revolusi dan resesi. Mereka menguasai apa yang dibaca umum, apa yang didengar dan berbagai hal yang tampak dalam pengelihatan. Mereka telah mampu mengatur untuk mempengaruhi seluruh penduduk hingga bagaimana cara berpikir, melakukan infiltrasi-infiltrasi posisi-posisi penting dari para penguasa dan dari setiap tempat yang tidak terlihat inilah mereka telah menciptakan sebuah bentuk dan peraturan politik, suatu bentuk perekonomian baru dan yang dosa yang paling kejam adalah pembentukan kepercayaan atau agama baru. Dengan tujuan utama mereka adalah penguasaaan dunia secara keseluruhan dimana mereka tidak mungkin berhenti dengan konsekuensi apapun untuk mencapai tujuan mereka. Tujuan mereka telah menjadi bagian dari pidato-pidato para pemimpinpemimpin, presiden Amerika Serikat, George Bush. “Apa yang menjadi perjuangan bukan hanya sekedar Negara kecil namun ide-ide besar yang cemerlang Sebuah Kebijakan Baru Dunia” The Illuminati Secarik latar belakang Pada tahun 1773 Mayer Amschel Rothschild mengumpulkan dua belas rekan-rekannya yang paling berpengaruh dan meyakinkan mereka bahwa jika mereka menyatukan segala sumberdaya secara bersama, mereka dapat menguasai dunia. Pertemuan ini terjadi di Frankfurt, Germany. Rothschild juga menyampaikan bahwa dia telah menemukan calon yang tepat, seseorang yang sangat intelek dan cerdas, untuk memimpin organisasi sebagai mana direncanakannya. Namanya adalah Adam Weishaupt. Adam Weishaupt Penemu Illuminati 1 May 1776 “Berpegang teguh pada rahasia kita; Jika diperlukan untuk menghancurkan semua Kristiani, segala bentuk agama, kita harus berpura-pura bahwa kita adalah pemeluk agama yang taat, ingat yang terpenting adalah pencapaian akhir, dan kebijakan adalah penguasaan guna melakukan kebaikan dengan segala kelicikan melakukan kekejaman. Semua ini bisa dilakukan dengan cara dan bukan lain melalui asosiasi rahasia, yang hanya dengan derajat, dan secara diam-diam, kuasai mereka semua pemerintahan setiap wilayah, dan manfaatkan segalanya untuk tujuan ini, dimana kita berikan keculasan ini untuk tujuan akhir. Penekanan ini bertujuan Kukuasaan ini guna menghancurkan Kristianiti, dan mengambil alih semua kekuasaan pemerintahan sipil” 1 Pada tanggal 1 mei 1776 Adam Weishaupt (dengan nama sandi Spartacus) mendirikan sebuah kelompok rahasia bernama Pemerintahan Illuminati/the Order of the Illuminati. Weishaupt adalah seorang professor Canon Law di Universitas Ingolstadt di Bavaria, bagian dari German. Hingga saat ini hari mei/May Day menjadi bagian penting bagi Komunis Rusia. Mereka juga merayakan festival parade militer hingga saat ini. Para Illuminati bertujuan untuk mendirikan Kebijakan Dunia Baru. Tujuan utama mereka adalah sebagai berikut: 1) Penghapusan dan penguasaan terhadap seluruh penguasa pemerintahan, 2) Penghapusan dan penguasaan terhadap seluruh lahan pribadi 3) Penghapusan dan penguasaan terhadap kekayaan keturunan 4) Penghapusan dan penguasaan terhadap jiwa pejuang 5) Penghapusan dan penguasaan terhadap keluarga 6) Penghapusan dan penguasaan terhadap agama 7) Penciptaan sebuah pemerintahan dunia Pada bulan Juli 1782 Kelompok Illuminati bergabung dengan Freemasonry pada sebuah kongres di Wilhelmsbad. Comte de Virieu, seseorang yang hadir dalam konferensi itu, pergi dengan tubuh gemetaran. Ketika ditanya tentang “Tragedi Rahasia” dia hanya menjelaskan dan menjawab: “Saya tidak mungkin membuka tabir mereka pada kalian. Saya hanya bisa menyampaikan bahwa semua ini merupakan sesuatu yang sangat serius dan jauh diluar jangkauan perkiraan kalian semua”. Sejak saat itu, menurut penulis biografinya, The Comte de Virieu hanya dapat mengatakan Freemasonry dengan horor”. 2 1 New World Order by A. Ralph Epperson pg. 16 / www.amazon.com 2 http://www.geocities.com/CapitolHill/Lobby/1887/secondessay.html Latarbelakang Sejarah Free Masons Musuh-musuh Islam Dan Kebebasan Dunia Awal mula rencana global ini bukan berasal dari Gedung Putih. Kita harus mundur jauh kebelakang dalam sejarah ini, jauh hari sebelum pendatang menetap di Amerika Utara. Pada tahun 1095 disebuah tempat bernama Claremont, Perancis. Diabad ke 11 Eropa pada saat itu dibawah kekuasaan gereja. Mereka menjadi kendali dari pikiran hingga hati rakyat. Kekuasaan ini memberi peluang bagi Paus Erwin II untuk membiayai peperangan terhadap khalifah Islam. Mereka menjuluki peperangan ini sebagai perang salib untuk merebut kembali wilayah Yerusalem, yang telah berada dalam kekuasaan Islam sejak tahun 637 dimana pada tahun 1099 semua ini menjadi pertumpahan darah yang maha dasyat dan penghentian tiba-tiba. Dengan nama Salib, wanita diperkosa dan dibantai, anak-anak di hunus dengan pedang digambarkan pada saat itu, banjir darah diruasruas jalan hingga setinggi dengkul kuda (Saya tidak percaya telah terjadi banjir darah hingga separah itu, tetapi hal ini menggambarkan telah terjadi pembantaian kejam dalam perang Salib pada saat itu). Dari lahan tempat terjadinya pertumpahan darah dan kekejaman itu maka bangkitlah beberapa orang, yang pantang menyerah dalam tujuannya untuk mendapatkan segalanya berapapun harga yang harus dibayarnya. Dua puluh tahun setelah ditaklukannya Yerusalem, Twenty years after the seizure Jerusalem, the Dome of the Rock was by a group of warrior monks calling themselves The Knights of the Temple of Solomon or most simply the Knights Templers. Ketika di Yerusalem, para Pendekar ini mulai berpaling semakin jauh dari ajaran-ajaran Kristianiti. Mereka mempelajari ilmu rahasia Kabala, sebuah ilmu hitam Yahudi kuno sekaligus dengan penyembahannya. Orang-orang Yahudi mempelajarinya dari para penyihir-penyihir Mesir kuno (pada zaman perbudakan saat kekuasaan Fir’aun) mereka kemudian membawa ilmu ini ke Babilon yang pada saat itu bernama Navakanazar. Pada tahun 1307, pada saat kekuasaan Raja Philip dari Perancis, para Templers itu ditangkap dengan tuduhan penyangkalan terhadap Nabi Isa, homosexualitas dan pemuja berhala dan juga sihir. Pada tahun 1314 Paus Claymont V menyerukan perang kepada semua yang menyangkal agama Kristen, maka tanah dan kepemilikannya diambil alih. Pimpinan mereka Chekthemolay ditangkap dan dibakar. Para Templers mulai terpojok dan pada saat situasi seakan mereka sudah merasa tamat, sepercik cahaya muncul dari suatu sudut penuh harapan. Mereka mendapatkan tempat aman dan perlindungan, tapi bukan di Perancis. Tetapi di sebuah Negara yang sedang berupaya dan berjuang untuk kemerdekaan dari Inggris. Negara tersebut adalah Skotlandia. Harapan Skotlandia untuk kemerdekaan telah luluh dengan wafatnya William Wallace. Untuk Raja Skotlandia “Robert the Bruce” kehadiran para pejuang merupakan angin segar seraya senjata rahasia. Pengalaman mereka yang telah berperang melawan pasukan tangguh Islam selama lebih dari dua ratus tahun menjadikan mereka pakar dalam pertarungan dan peperangan bergabungnya mereka menjadikan kekuatan tangguh bagi pasukan manapun. Ditahun 1314 para Templers ini bergabung dengan Bruce dan pasukannya, mereka turun kemedan “Ballack Burn” untuk pertarungan melawan Inggris yang telah lama dinantikannya. Aliansi Robert Bruce dengan para pemuja berjaya, 25,000 kekuatan tentara Inggris dipermalukan dengan kekalahan sekalipun hanya melawan enam ribu lima ratus orang. Impian kemerdekaan bagi Skotland akhirnya terpenuhi. Para Templers telah bangkit kembali dari ujung kehancuran, sejak saat itu mereka tidak pernah lagi terkalahkan. Kali ini mereka akan mengendalikan negaranya dengan cara mengendalikan Rajanya demi melestarikan perintah rahasia para Templers rela mati demi apapun. Para Templers yang berhasil lolos dari Eropah akhirnya dapat beristirahat dengan tenang dalam Rovelin Chapel Skotlandia (sebagaimana terlihat dalam gambar disebelah kiri ini), yang hingga saat ini tetap berdiri megah pertanda kehadiran mereka di Inggris. Keturunan mereka tumbuh dan berkembang sebagai lambang kekuatan dari pada Skotlandia. Pada tahun 1603 dengan wafatnya Ratu Elizabeth I berdampak terhadap kelanjutan kerajaan tersebut sehubungan tidak adanya keturunan sebagai penerus kepemimpinan, maka sebagai pelimpahan kepemimpinan di Inggris pada saat itu jatuh kepada Raja James V dari Skotlandia yang selanjutnya menjadi Raja. Oleh sebab itu Skotlandia dan Inggris bergabung menjadi satu kerajaan baru dan kekuatan para Templers menguasai kejayaan Skotlandia dan selanjutnya menyebar dan berpengaruh diseluruh wilayah Inggris. Untuk lebih dari seratus tahun para Templers merahasiakan aktivitas mereka sebagai baying-bayang, Maka sejalan dengan penrkembangan waktu, hari demi hari, hingga semakin kehadiran mereka sedikit demi sedikir semakin pudar hingga suatu saat akhirnya terlupakan. Dan sejak saat itu sesuai dengan berjalannya waktu dan sejak turun menurun, Selama ini mereka terus dan selalu memanfaatkan waktu berencana dan menjalankan aktifitas dan kegiatan mereka sesuai dengan apa yang telah mereka buat dalam sebuah perencanaan yang komprehensif. Mereka terus memadukan kekuatan-kekuatan dan melakukan penyusupanpenyusupan merebut dan menguasai posisi-posisi dan kedudukan-kedudukan penting dan strategis menjadikan suatu kekuatan yang terpadu disegala penjuru dan wilayah kerajaan. Pada tahun 1717 para templers kembali menunjukan eksistensi mereka di Eropah. Kini mereka telah tumbuh baik dalam jumlah maupun kekuatan dimana mereka telah siap untuk untuk bangkit, dimana mereka melakukan pembaharuan jati diri, bersih dan terbebas dari pengaruh dan reputasi masa lalu. Identitas baru mereka memberikan kredibilitas baru dalam lingkungan kerajaan Inggris. Nama yang menjadi pilihan mereka, sebuah nama yang diketahui oleh banyak orang namun hanya dimengerti oleh segelintir manusia adalah “Free Masons”. Free Masons Free Masons “Kita harus membiarkan federasi ini untuk terus berjalan sebagaimana adanya… TETAPI kita harus menciptakan sebuah SUPER RITE, yang akan tetap terjaga kerahasiaannya, dimana kita akan menamakan mereka sebagai para Mason dengan derajat yang tinggi, para pilihan, dimana kita yang akan memilih mereka. Berkaitan dengan para saudara kita dalam Masonry, mereka ini HARUS disumpah dengan ganjaran yang paling tinggi untuk menjaga kerahasiaan. Melalui SUPREME RITE ini, kita akan menguasai SELURUH freemasonry dimana akan kita jadikan menjadi sebuah sentra internasional, dan akan menjadi lebih kuat dan tangguh karena arah dan tujuan kita tidak akan terditeksi dan TIDAK AKAN DIKETAHUI” Giuseppe Mazzini Identitas baru ini akan mengangkat derajat dan harga diri Free Mason. Anggota pertama Free Mason dalam dunia ini adalah Frederick, Putra Mahkota dari Wales. Hingga anggota yang terkini termasuk diantaranya Pangeran Philip dari Duke of Edinborough dan pasangan Ratu Elizabeth II dari Inggris, dimana Ratu Elizabeth II juga merupakan patron tingkat tinggi dari Mason. Dibalik pintu dan dalam ruangan tertutup para Free Mason bebas melakukan aktivitas dan kegiatan ilmu hitam dan ritual yang dilakukan turun temurun dari para pendahulu mereka, selanjutnya ritual ini menjadi bagian dari tingkat derajat kedudukan dan keanggotaan mereka yang selanjutnya disebut sebagai “Tingkat/Degree”. Free Mason jelas tidak puas dengan kekuasaan mereka di Inggris saja; ambisi mereka jauh lebih besar dan tinggi dari itu! Pada tahun tahun berikutnya, dunia dan Amerika dihujani dengan berbagai peperangan dan revolusi, yang berikutnya jauh lebih hebat dari yang sebelumnya. Semua kejadian ini sesungguhnya tidak seperti yang dipercaya oleh kebanyakan orang pada umumnya, yang merupakan kejadian-kejadian yang penuh dengan spontanitas, melainkan dikendalikan oleh beberapa gelintir manusia yang haus akan sebuah kekuasaan yang mutlak. Semua ini diawali dari sebuah Negara yang telah mereka tinggalkan ratusan tahun yang lampau dan akan kembali kepangkalan mereka untuk penguasaan Global seandainya kekejaman mereka terpenuhi. Perancis pada abad ke 18, dimana mayoritas penduduknya hidup dibawah garis kemiskinan dan para pemimpin mereka hidup dengan penuh kemewahan dan extravaganza. Disitu terdapat perbedaan atau gap yang sangat curam diantara kedua kelas. Para Free Mason akan memanfaatkan peluang ini untuk melontarkan janji-janji atau kesepakatan demi kekuasaan yang menghasilkan sebuah kekacauan luar biasa dalam sejarah kehidupan Perancis. Dalam keadaan dimana terus meningkatnya suhu dan amarah warga Perancis ini, Para Mason mengambil kesempatan dan peluang dalam mempropagandakan peperangan yang telah mereka rencanakan dengan rapih dan matang. Dengan telah menguasai sistem media maka dengan mudah mereka memanfaatkannya sebagai gelombang dalam mempengaruhi pembentukan opini public (seperti halnya para Yahudi yang pada saat ini telah menguasai media cetak dan elektronik di Amerika Serikat). Media cetak dan surat kabar diarahkan untuk menyuarakan hari-hari kehancuran kerajaan pada saat itu dan membangun kebangkitan rakyat berazazkan pada kebebasan, kebersamaan dan penutupan. Kekuatan akan kekayaan para Mason terlimpahkan untuk mempengaruhi lanskap dan infrastuktur politik Perancis. Politisi dibayar dan dibeli oleh para Mason guna memperjuangkan dan mempromosilan ideologi Masonik. Pertemuan-pertemuan rahasia para Mason mulai terbuka untuk anggota tentara Perancis; Para jenderal dan petinggi militer mulai mendapat indoktrinasi tentang ajaran-ajaran serta cara dan pola pikir para Mason. Maka dengan masyarakat, politisi dan militer dalam genggaman dan kendali para Mason, para Mason akhirnya dapat bangkit kembali. Pada tanggal 14 Juli 1789 segerombolan manusia menyerbu Basteel (Sebuah penjara di Paris). Ini merupakan pertanda kebangkitan perlawanan terhadap penguasa Perancis yang menimbulkan berbagai gerakan massa disegala penjuru Perancis. Masyarakat dan penduduk dari berbagai penjuru desa dan kota meluapkan kebencian mereka terhadap sistem dan bentuk kepemimpinan kerajaan. Pada tahun 1793 kebencian dan amarah warga Perancis baru mulai reda. Pada tanggal 21 Januari pada tahun yang sama Raja Louis XVI dipenggal kepalanya dihadapan massa, memberikan tanda berakhirnya sebuah kepemimpinan kerajaan dan lahirnya perluasan wilayan Mason di Eropah! Dengan tumbangnya kerajaan bagaikan tidak ada lagi penghalang bagi para Mason dan penguasaan penuh terhadap Perancis. Apa yang terjadi selanjutnya telah menempatkan para Mason pada sebuah dilemma yang sangat serius. Pergantian dan perubahan ini tidak sesuai dengan rencana awal para Mason. Seorang prajurit muda bernama Napoleon Bonaparte mulai bangkit dalam memimpin Perancis menuju pertumpahan darah untuk berperang dengan Eropah, bukannya mengikuti irama gendang para Mason, Napoleon menyatakan dirinya sebagai Penguasa Perancis. Napoleon akhirnya dipaksa untuk meletakan kekuasaannya pada tahun 1814 yang kemudian dipenjara di Pulau Korsika. Sangat disayangkan bagi para Mason, Napoleon tiba kembali di Paris pada tahun 1815, kembali membangun kekuatan yang siap untuk melakukan peperangan baru di Eropah. Para Mason menghadapi masalah baru dihadapan mereka. Kerajaan Inggris dengan sekutunya para Mason tidak dapat terus berperang melawan Napoleon tanpa harus menanggung potensi akan kebangkrutan. Ketika kemua haparan hamper pudar, maka datanglah sumber dukungan dari Nathan Rothschild. Nathan (Seorang Yahudi) adalah seorang kepala keluarga banker. Berhubung keluarganya adalah Yahudi, maka dia tidak punya pilihan untuk bekerja secara gelap. Dia menuntut pengakuan keberadaan Yahudi disamakan dengan warga Eropah untuk sebagai pelaku usaha dan bisnis secara terbuka. Seringkali dia didapatkan seorang diri pada saat melaksanakan tugas dan kewajibannya. Jika para Mason menolak pendanaannya dia dapat saja langsung berbalik kepada Napoleon. Para Mason dalam posisinya yang terpojok, tidak memiliki pilihan melainkan untuk menerima pinjaman dari Rothschild. “Awal pertalian antara Para Mason dan Yahudi ini berlanjut hingga ke-era moderen saat ini, masing-masing pihak memiliki tujuan yang serupa dan berbagi dalam meraih manfaat dan keuntungan” “Pada mulanya kaum Yahudilah yang mengajari ilmu hitam kepada para Knight Temples di Yerusalem”. Di tahun 1815 pasukan Kerajaan Inggris, Belanda dan Rusia mendarat di Waterloo dan Belgia, dimana mereka berhadapan dengan pasukan Napoleon yang akhirnya mengalahkannya. Napoleon ditangkap dan sejak itu tidak pernah lagi diizinkan untuk kembali. Sekalipun sejarah mencatat sedikit tentang keterlibatan para Mason dalam perjuangan, karena memang para Mason sengaja menunjukan jati diri mereka pada saat itu. Maka pada akhirnya Perancis berada dalam kekuasaan Mason. Pada tahun 1904 Marc Vadourasambo seorang Free Mason membuat sebuah pernyataan dihadapan umum: “Free Masonr telah bekerja secara terselubung, namun kukuh pada tujuan dalam mempersiapkan sebuah revolusi yang selanjutnya menyatukan kita dengan Free Mason dalam bentuk sebuah perjanjian dengan hanya satu bentuk penawaran yaitu sebuah revolusi dan tepuk tangan yang saya terima dari sisi kiri saya yang saya telah terbiasa telah membuktikan kepada anda semua dimana kalian semua telah mengakui bersama saya bahwa para Mason lah yang telah membuat revolusi Perancis”. Ketika apa yang “menjadi julukan” penemu Amerika berlabuh di Plymouth Rock, para penumpang bukan hanya mereka yang ingin memisahkan diri dari Inggris namun juga terdapat para penumpang yang memiliki agenda rahasia, Para Free Mason. Ketidak adilan bagi para penemu Amerika yang mereka perjuangkan dan lari dari Eropah, juga mereka temukan di lahan baru ini, dalam bentuk kekuasaan kerajaan Inggris. Untuk dapat memperoleh kekuasaan mutlak dari sebuah wilayah, para mason harus melakukan hal yang serupa sebagai mana mereka mengusai Perancis. Emosi masyarakat mereka kuasai dan mereka ubah menjadi sebuah amarah dan sebagai mana telah terjadi di Perancis, amarah itu mereka jadikan menjadi sebuah perang. Namun kali ini kesalahan yang pernah mereka lakukan tidak terulang kembali. Sekalipun para Mason telah memanipulasi kerajaan Inggris, perang kemerdekaan Amerika merupakan sebuah tindakan yang perlu dilaksanakan dan mereka yang terlibat dalam perang ini adalah harga yang harus dibayar oleh para Mason guna meraih impian mereka. Sejarah Perkembangan Kontrol Mason Amerika Historical Development of American Mason Control • 1733 – Lingkaran pertama para Mason mulai lahir di Amerika Serikat. • 1733 – Ketika terjadinya revolusi Amerika, hamper 150 LODGES telah terbentuk dalam wilayah kekuasaan koloni. • 1761 – James Otis, lahir di Massachusetts terkenal dalam menentang Inggris “imposed writs of assistance” merupakan sebuah Pernyataan dan pengukuhan atas pemberlakuan untuk pemeriksaan dan penggeledahan secara umum yang bertujuan untuk pengetatan terhadap perdagangan dan navigasi di Amerika Utara. Saat ini dia juga dilaporkan sebagai otak dari sebuah peribahasa “Taxation without representation is tyranny.”. Dia juga terpilih sebagai juru bicara “the House” pada tahun 1766 dan “dipastikan” seorang Mason • 1764 – Samuel Adams, lahir di Boston seorang propagandis ternama yang menentang Pemerintah dan politik Inggris, selain perpajakan Inggris di wilayah koloni. Pada tahun 1773 dia turut serta dalam perencanaan Pesta teh Boston/Boston tea party. Adam juga menandatangani deklarasi kemerdekaan di tahun 1776. Dia kemudian menjabat sebagai delegasi pada Kongress Kontinental hingga tahun 1781, dan menjadi gubernur Massachussetts dari tahun 1794 ~ 1797. Adam “dipastikan” sebagai Mason dan Illuminatis. • 1775 – Joseph Warren, lahir di Roxbury, Massachussetts, seorang tentara, pemimpin dalam revolusi Amerika dan dialah yang mengirim Paul Revere dan William Dawes ke Lexington dan Concord yang merupakan sebuah perjalanan yang tersohor dalam upayanya mengingatkan para pejuang lokal bahwa pasukan Inggris dikirim untuk menentang mereka. Warren membantu dalam membuat konsep sebuah protes ke parlemen yang terkenal dengan julukan “Suffolk Resolf”. Pada bulan Desember 1769 Warren menerima komisi dari Earl dari Dalhousie, seorang Grand Master Mason dari Scotlandia, yang selanjutnya mengangkat dia sebagai Grand Master Mason di Boston dan sekitarnya hingga wilayah dalam jarak radius 100 mil. Penyerahan ini tercatat pada tanggal 30 Mei 1769. Ketika Earl of Dumfries menggantikan Delhousie sebagai Grand Master Skotlandia, diapun mengangkat Warren, pada tanggal 7 Maret 1772, dan menunjuk Warren sebagai “Grand Master Mason untuk wilayah kontinen Amerika” dan oleh karenanya memperluas wilayah kekuasaannya. Sudah barang tentu dan “dipastikan” Warren adalah seorang Mason. • 1775 – Paul Revere, lahir di Boston. Dia adalah “pahlawan” pada masa revolusi Amerika. Revere mendramatiskan kebolehannya diatas kuda pada malam tanggal 18 April dalam rangka memperingatkan warga Boston akan kehadiran tentara Inggris. Revere juga “dipastikan” Mason. Selanjutnya, Paul Revere juga merupakan Grand Master untuk Grand Lodge Massachussetts A.F & A.M. 1795 – 1797. • 1776 – John Hancock, lahir di Massachussetts. Penulis dan penanda tangan pertama Deklarasi Kemerdekaan Amerika. Dia menjabat sebagai gubernur Massachussetts selama sembilan (9) periode. Dia “dipastikan” Mason. • 1776 – Benjamin Franklin lahir di Boston. Dia adalah salah seorang diplomat yang ditunjuk sebagai perwakilan dalam melakukan negosiasi perdamaian dengan Kerajaan Inggris dan turut membantu dalam merancang deklarasi kemerdekaan. Franklin merupakan salah satu dari 56 penanda tangan dokumen. Kontribusinya merupakan salah satu kunci penting dalam pencapaian penetapan konstitusi Amerika Serikat. Benjamin Franklin “dipastikan” Mason. Franklin adalah Grand Master Grand Lodge dari Pennsylvania dan orang yang pertama yang menerbitkan buku Masonik di Amerika. Wahai para patriot Amerika bacalah !!! Franklin adalah anggota dari Sir Francis Dashwood “Klan Api Neraka”/”Hell Fire Club” bersama dengan keluarga Collins (semua pemuja Setan). Baik Franklin dan Thomas Jefferson adalah anggota pemuja Setan dan praktisi ritual satanik sex.3 3 http://web.archive.org/web/20010129043700 http://www.geocities.com/lord_visionary/the_collins_bloodline.htm “Ditemukan sepuluh jasad manusia dirumah Franklin” Para pekerja pemborong rumah menemukan sepuluh jasad manusia disembunyikan dibawah rumah London milik Benjamin Franklin, yang merupakan seorang pencetus kemerdekaan Amerika. Jasad dari empat orang dewasa dan enam orang anak-anak ditemukan pada saat pemugaran rumah Benjamin Franklin yang bernilai 31,9 juta Dollar di 36 Craven Street, dekat Trafalgar Square. Para peneliti mempercayai bahwa masih terdapat jasad manusia dibawah dapur bawah tanahnya. Diestimasikan sekitar berumur 200 tahun dan dikubur ketika Franklin masih tinggal dirumah tersebut, yang merupakan tempat tinggalnya dari tahun 1757 sampai dengan 1762 dan dari 1764 hingga 1775. Sebagian besar tulang-tulang tersebut terdapat tanda-tanda dan indikasi telah terjadi penyayatan dan penggergajian atau pemotongan. Sebuah tengkorank diantaranya ditemukan dalam kondisi yang telah dibor dibeberapa tempat. Paul Knapman, seorang koroner Westminster, kemarin mengatakan: “Dan saya tidak mungkin mengabaikan kemungkin terjadinya tindak criminal. Masih memungkinkan untuk saya to hold an inquest” said yesterday: “I cannot totally discount the possibility of a crime. There is still a possibility that I may have to hold an inquest.” 4 • 1776 – Para Illuminati membentuk komite yang selanjutnya diberi nama Grup Penghancur Injil. Lima puluh tahun kemudian komite ini ditinggalkan. 5 • 1776 - Adam Weishaupt, seorang Mason yang tersohor, mendirikan Illuminati, sebuah wadah rahasia didalam wadah rahasia. Seorang pesejarah Mason juga telah mengatakan bahwa salah satu gol atau tujuan termasuk didalamnya “Menemukan derajat baru, guna 4 Ten Bodies Found Under Ben Franklin’s Home http://www.geocities.com/lord_visionary/ten_bodies.htm" \t "_blank" 5 To Eliminate the Opiate" (out of print) by Rabbi Antelman. http://www.immunotex.com/books/apocrypha/ menaklukan kekuatan apapun, dan menekan segala bentuk pemerintahan social dengan paham persamaan hak.” Pesejarah Mason lainnya mengatakan: “Tujuan singkatnya adalah untuk melumatkan kristianiti dan mengambil alih pemerintahan sipil”. Dalam pernyataan pribadi Weishaupt, “ Illuminati akan dengan tingkatannya, dan dalam kesunyiannya, bagi mereka menguasai pemerintahan Amerika Serikat, dan memanfaatkan bagi mereka yang bertujuan untuk itu”.6 • 1777 – Lafayette, seorang bangsawan Perancis yang turut berperang bersama koloni Amerika melawan Inggris dalam Revolusi Amerika. Lafaytte “dipastikan” Mason dan anggota Illuminati. Dia dinobatkan sebagi Mayor Jenderal oleh Kolonis dan segera menbangun persahabatan yang kokoh dengan seorang pimpinan komando Amerika, George Washington, yang juga “dipastikan” Mason. 7 • 1779- John Paul Jones, kelahiran Skotlandia, seorang pahlawan angkatan laut Amerika dalam perang kemerdekaan Amerika. Dia tersohor atas kemenangannya dalam peperangan melawan armada angkatan laut Inggris diwilayah perairan timur Inggris pada tanggal 23 September 1779. Jones “dipastikan” Mason. • 1782 - Pada tanggal 16 Juli, tahun dimana Inggris menyerah kepada Amerika. Perwakilan rahasia dunia berkumpul di Wilhelmsbad di Eropah dan meresmikan bergabungnya dengan Masonry dan Illuminati. Dalam kurun waktu empat tahun Perintahnya adalah untuk memastikan secara rahasia menciptakan beberapa lodges di Amerika. Pada tahun 1785, sebagai contoh, Lodge Kolombia dibawah Kewenangan Illuminati didirikan di kota New York. Termasuk diantara anggotanya adalah Gubernur DeWitt Clinton, Clinton Roosevelt… 8 “ Ketika Mason mempelajari bahwa kunci dari seorang pejuang dalam sebuah lingkungan adalah kelayakan aplikasi akan kekuasaan kehidupan domino, maka dia telah mempelajari misteri dari sebuah karya. Sebuah kekuatan energi akan Lucifer berada dalam genggamannya dan sebelum orang tersebut dapat melanjutkan perjalanannya selanjutnya naik pada tingkatan selanjutnya, dia 6 http://web.archive.org/web/20010129043700/ http://www.geocities.com/lord_visionary/illuminati_faq.htm 7 www.geocities.com/lord_visionary/dirtywatchtowersecrets.htm 8 The Ancient Plan of Secret Societies / William T. Still / P.92 New World Order: / 1990) terlebih dahulu harus membuktikan bahwa dia dapat menguasai energi tersebut dengan baik”.9 Pertanyaan yang tepat apa yang membuat kelompok elite supranational berusaha untuk memanipulasi dan mengendalikan kejadian di dunia ini, jelas tidak lolos dari perhatian murid-murid yang serius akan konspirasi dan sebagai alat untuk menutupi kebohongan mereka. Seorang profesor Amerika Revilo P. Oliver, “yang dipastikan atheis” dipaksa menyimpulkan: “Sebuah teori konspirasi telah bekerja secara terbuka selama ratusan tahun merupakan hal yang tak mungkin kecuali diikutsertakannya satu kesatuan agama. Hal tersebut merupakan persamaan dengan mereka atas keterlibatannya dengan perilaku mereka atas persembahan dan pelayanannya terhadap kekuatan jahat. Pengarah konspirasi pasti melihat atau sebaliknya mendapat manifestasi, yang meyakinkan mereka terhadap kekuatan Setan. Dan berhubung para konspirator pasti orang-orang yang sangat cerdas, adalah hal yang tidak mungkin bila mereka dikelabuhi dengan usulan langsung, hipnotis atau narkoba, pasti harus disimpulkan bahwa mereka pasti berhubungan ngsung l angsung dengan kekuatan yang sangat jahat.” 10 “dalam politik, tidak ada suatu kejadian yang secara kebetulan. Jika terjadi sesuatu, dapat dipastikan sesuatu terjadi sebagaimana direncanakanna” (President Franklin D. Roosevelt) Free Mason belajar pahit atas kekalahannya dari Napoleon dan tentaranya. Pemimpin yang selanjutnya dari gerakan ini harus mengikuti agenda yang diterapkan oleh Mason, dan untuk memastikan hal ini adalah memastikan bahwa pemimpin itu sendiri harus seorang Mason. Pemimpin yang mengalahkan Inggris bukan lain adalah George Washington yang menjadi Presiden pertama Amerika!!! 9 Manly P. Hall / The Lost Keys of Freemasonry / P. 124 10 www.heart7.net/ uspresidentasmasons.htm / Prof. Revilo P. Oliver, Conspiracy or Degeneracy? USA George Washington mengenakan seragam Freemason Pada tahun 1798 George Washington menyatakan bahwa aktivitas Illuminati activity telah memasuki America. “Bukanlah menjadi tujuan saya untuk meragukan doktrin-doktrin Illuminati dan prionsip-prinsip Jakobinisme belum menyebar di Amerika Serikat. Malah sebaliknya tidak ada orang yang melebihi kepuasan saya”.11 Pada tanggal 4 Juli 1776 deklarasi kemerdekaan telah dicanangkan. Pada tanggal 17 Oktober 1781 akhirnya Inggris ditaklukan dan menyatakan kalah serta menyerahkan koloni-koloninya kepada Amerika. Maka lahirlah wilayah Mason yang pertama! Negara ini akan selalu mewakili Masonry dalam segala bentuk dan aspek. Lambang Masonry di Amerika dapat terlihat jelas dalam mata uang satu Dollar (kiri & Bawah) yang juga menyertakan gambar George Washington warga Free Mason pertama yang menjadi presiden dimuka 11 http://www.geocities.com/CapitolHill/Lobby/1887/secondessay.html bumi ini dan lambang Free Mason dijuluki dengan “Mata tunggal yang Maha Melihat” Perhatikan lambang Mata yang Maha melihat dalam mata uang Dollar ini. Free Masons Sangat Ahli dalam Mengendalikan Otak dan Mencuci Otak/Brainwashing Dalam sejarah pengendalian dan manipulasi opini politik, telah menjadi bagian dari senjata Free Mason dalam menguasai kendali negara-negara dan daerah. Sekali mereka telah menguasai peraturan, undang-undang dan politikus suatu negara. Maka hukum dan struktur politik dapat diubah sesuai dengan agenda mereka. Para Free Mason menyadari dengan penuh bahwa perencanaan Pemerintahan Global mereka sangat tergantung pada agenda dan perilaku mereka terhadap dunia. Ini berarti bagian dari rencana mereka adalah menghapus segala bentuk ancaman dan siapapun yang menentang mereka, karena ini merupakan ancaman yang lebih besar dari pada pasukan perang ataupun undang-undang sekalipun. Itulah ancaman terhadap kebebasan berfikir. Untuk menghapus ancaman ini dan untuk meraih objektif mereka, Free Mason telah menyiapkan rencana paling dasyat mereka. Berarti harus menguasai secara penuh terhadap segala aspek kebutuhan manusia. Gaya hidup moderen yang sedang anda jalani adalah salah satu senjata yang mereka gunakan dalam rumah dan kehidupan anda, bersamaan dengan menghibur anda, anda dan keluarga anda secara tidak sadar namun pasti telah dicuci otak anda. Dalam kehidupan sehari-hari saat ini, manusia lebih banyak menghabiskan waktu mereka berurusan dengan media moderen. Televisi, bioskop, game komputer, internet, fiksi populer, pop musik menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Semua ini menjadi penyumbang terbesar dalam kebijakan informasi, semua ini telah menjadi bagian dari kehidupan anda, sadar ataupun tidak. Informasi yang sangat ideal ini, moral, yang menjadikan benar atau salah, lingkungan, politik dan ekonomi menjadi bagian dari kehidupan anda setiap saat melalui media moderen ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Washington Pos, The New York Times, Time Magazine dan publikasi besar lainnya dimana para direksinya telah menghadiri pertemuan kami serta menghormati janji-janji mereka terhadap kerahasiaan terbatas dan telah membungkam diri dalam hampir empat puluh tahun ini. Merupakan hal yang mustahil untuk kami menjalankan dan menerapkan perencanaan kami terhadap dunia ini seandainya kita menjadi bagian dari sorotan umum selang bertahuntahun yang telah lampau ini.”12 “David Rockefeller” Pesan Dibawah Alam Sadar/Subliminal Messages Para media yang menjadi tontonan anda telah menjadi bagian penting dalam menyampaikan landasan penentukan bagi pandangan individu terhadap dunia dan segala sesuatu yang ada didalamnya. Oleh sebab itu setiap kelompok yang memiliki kuasa terhadap media informasi sudah barang tentu, memiliki kekuasaan untuk mencuci otak/brainwash hampir seluruh penduduk dunia kedalam pola pikir mereka! Dalam bidang inilah para Free Mason melakukan eksploitasi dijaman ini. Para Mason memanfaatkan industri entertainmen dalam mengkondisikan manusia masuk kedalam pola pikir mereka baik secara terbuka maupun secara dibawah alam sadar. Metoda yang mereka gunakan sangat beragam manun gol-gol yang mereka rencanakan adalah satu, untuk mempengaruhi kepercayaan mereka, ideologi mereka dan objektif mereka terhadap anda dengan cara dan pola hingga anda berfikir bagaimana mereka juga merupakan diri anda sendiri! 12 Freerepublic.com Pembuktian akan kehadiran mereka dalam dunia entertainmen telah tersebar luas. Partisipasi para Mason dalam industri tersebut bukanlah hal baru. Hail merupakan satu dari sejarah komposer terkenal, Wolf Gang Amadeus; Mozart adalah Free Mason dan dia membuat simfoni, yang merupakan jabaran Free Mason terbuka. Simfoni-simfoninya dilandasi dengan cerita-cerita sejarah kuno Mitologi Mesir dari Avysus dan Cyrus. Dan dari sumber yang sama di Mesir asal lambang dari Satu Mata Maha Tahu ini. Michael Jackson Raja Pop yang mendapat julukan penghibur terkemuka dalam sejarah. Dialah yang bertanggung jawab untuk produksi dan penjualan jutaan album diseluruh dunia. Mungkin diluar kesadarannya atas keterlibatannya dengan Free Mason namun gambar sampul albumnya “Berbahaya”/ “Dangerous” memiliki beberapa indikasi yang sangat menarik. Lambang Free Mason “Mata Satu” juga terlihat disana selain danau watery dan kobaran api. Seakan semua orang memasuki air seakan masuk dalam kobaran api. Dalam sampul itu juga terdapat gambar seorang botak yang sangat terkenal dalam dunia hitam dengan julukan Alistair Crowley. Alistair Crowley adalah seorang Free Mason yang menjadi pemuja Setan dan menulis dalam bukunya “Hukum baru pada Manusia” / “The New Law of Man” suatu hari akan menggantikan Al- Quran sebagai hukum bagi kaum manusia. “saya berharap kaum Muslimin membaca buku ini dan membuang semua album Michael Jackson yang mereka miliki”. Hubungan antara Free Mason dengan dunia hitam tidak berhenti disini. Produk-produk Mason menguasai industri musik serta pesan-pesan dibawah alam sadar “pesan dimana alam sadar manusia tidak mungkin memahaminya namun alam bawah sadar kita memahaminya” .. pesan-pesan Satanis. Melacak kebelakang merupakan sebuah makna dalam mengganti pesanan dalam sebuah rekaman dengan sebuah cara pesan itu baru akan terdengar dengan jelas pada saat diputar mundur. Jika rekaman diputar sebagaimana mestinya pendengarnya pendengar tidak akan menyadari bahwa ia juga sedang mendengarkan sebuah pesan terselubung. Sipendengarpun tidak akan menyadari bahwa alam bawah sadarnya sedang menerima dan sangat paham akan pesan yang sedang disampaikan. Pesan inipun disimpan dialam bawah sadar mereka selain juga telah mempengaruhi sikap, perilaku serta pengambilan keputusannya. Dengan banyak cara pemutaran mundur merupakan sebuah metode dan bentuk hipnotisme atau pencucian otak dan memiliki kekuatan yang sangat menghancurkan. Contoh pertama pemutaran mundur berasal dari Madonna. Diluncurkan dalam sebuah lagu “Bagaikan Sebuah Do’a” / “Like a Prayer” yang merupakan salah satu album yang sangat terkenalnya. Jika disimak dan anda dengar bukanlah kepada Tuhan melainkan do’a atau sembahyangnya itu ditujukan kepada Setan. Pada saat dimainkan mundur maka katakata “Oh dengarlah kami Setan” dapat terdengar dengan jelas. Lambang Free Mason yang berupa Satu Mata maha melihat juga pernah ditayangkan dalam video dari salah satu lagu Madonna. Madonna keluar dan tampil dengan Satu Mata dari jidatnya. Ia juga keluar dari salah satu video lagunya dimana ia berdiri diatas berbagai tulisan dimana jika diperhatikan dengan seksama tulisan itu sesungguhnya adalah tulisan Arab yang berasal dari Al-Quran. Ini merupakan penghinaan langsung terhadap Islam. Maka katakan sekarang, siapakah teroris yang sesungguhnya? Sudah jelas bukan Islam. Islam selalu menjadi target dan korban. Contoh lain berupa pemutaran mundur album lagu berasal dari “Sang Elang/“The Eagles” dari judul lagu mereka “Hotel California” ketika diputar mundur kata-kata “Yeah Setan” dapat terdengar dengan jelas. Bukan hanya lagu ini mengandung pesan-pesan terselubung tapi juga memiliki cerita tersendiri. Orang-orang Kalifornia dinyatakan dalam lagu itu bukanlah sebuah hotel melainkan sebuah jalan di Amerika bernama Kalifornia. Dijalan inilah markas besar sebuah gereja ditemukan. Bukan merupakan sebuah gereja pada umumnya; tetapi sebuah gereja dengan nama “Gereja Setan”/”The Church of Satan”. Gereja tersebut dikepalai dan didirikan oleh Anthony Sans Devily penulis dari kitab Injil Setan/Satanic Bible. Tampaknya pelajaran yang diberikan dari gereja ini bisa jadi menjadi kepercayaan integral bagi banyak kalangan penting dalam industri entertainmen, dari grup rock hingga ke artis biasa. Beberapa telah mempromosikan gereja ini dan juga kepercayaannya. (Seperti The Eagles) Seorang pengikut gereja ini merupakan penyanyi utama/lead singer dari kelompok Rolling Stones Mick Jagger yang menciptakan lagu “Simpati untuk para Setan” / “Sympathy for the Devil”. Tampaknya sebuah awal yang bermula dari Organisasi Kristen lalu berubah menjadi agama yang jahat dan sekarang telah berbaur dan memiliki unsur Satanik. Sebuah lagu yang sangat popular “Popeye the sailorman” juga mengandung pesan jika diputar mundur, juga agak seronok. Putarlah mudur lagu tersebut maka akan terdengar “bersetubuh dengan saya”/“Give me a fuck” dan “bersetubuh dengan saya sekarang”/“Give me a fuck now”. “langkah selanjutnya dapat anda bayangkan betapa bahayanya pesan terselubung dibawah alam sadar ini” Kelompok Judas Priest juga terlibat di pengadilan dalam kasus yang sangat kontroversial beberapa tahun yang lalu. Orang tua dari seorang anak kecil menuduh bahwa lagunya Judas Priest telah mengarahkan untuk anaknya melakukan bunuh diri. Dalam salah satu jalur lagunya, kata-kata “Aku mencabut nyawaku” terdengar jelas pada saat diputar mundur dimana pada saat diputar biasa lirik lagu tersebut adalah “Diluar kenyataan hidup”/ “Beyond the realms of death.” dan kata-kata “Lakukan! Lakukan!/ “Do it! Do it!” Juga dapat terdengar dalam lagu yang lainnya. Ini merupakan kasus yang baik dalam pembuktian terhadap kebenaran dari teori dibawah alam sadar dapat dipahami melalui pesan-pesan dalam lagu.13 Lagu-lagu lainnya dengan pesan dibawah alam sadar Sebuah lagu yang sangat popular “Satulagi mengigit Debu”/ “Another one Bites the Dust” yang dinyanyikan oleh kelompok Queen mengandung pernyataan yang jelas yang mengatakan “Sangat nikmat menghisap mariyuana”/“It's fun to smoke marijuana.” Jika diputar mundur. Sebuah lagu anak-anak yang berjudul “Twinkle, Twinkle, little Star” tidaklah senaif seperti yang dibayangkan. Sebuah lagu yang direkam dari seorang anak perempuan yang berumur enam tahun, ketika diputar mundur, kata-kata “andai saja tidak ada Allah” dapat terdengar. Ini jelas merupakan sebuah serangan terhadap nilai-nilai Islam dan jelas lagu tersebut tidak pernah ditulis untuk anak-anak agar menyebar dan berkembang secara intelektual. 13 www.dubaibuzz.com John Lennon: Imagine Musisi telah mengekploitasi musik sebagai sarana propaganda pemikiran politik. Ideologi Politik dengan cermat disamarkan tanpa para pendengar harus memahami keterkaitannya. John Lennon telah dikenal sebagai “pemikir” disamping juga sebagai musisi. Dia diidolakan oleh banyak orang, namun tetap, sebagai pendukung demokrasi. “Dibawah ini merupakan sebuah illustrasi bagaimana John Lennon memadukan marksisme dan ideologi komunis kedalam musiknya, melalui lagu terkenalnya, “Imagine”. “Imagine that there was no heaven; it's easy if you try 1 “Bayangkan seandainya tidak ada surga; sangat mudah bila kamu berusaha No hell below us, above us only sky 2 Tidak ada neraka dibawah kita, diatas kita hanyalah langit Imagine all the people living for Today 3 Bayangkan semua orang hidup hanya untuk ini hari Imagine there are no countries 4 Bayangkan seandainya tidak ada berbagai negara It isn't hard to, nothing to kill or die for, and no religion too 5 juga bukanlah hal yang sulit, tak ada alasan untuk membunuh ataupun untuk mati, dan juga tidak ada agama Imagine all the people living in peace imagine no possessions Bayangkan semua orang hidup dalam damai bayangkan tidak ada kepemilikan I wonder if you can, no need for greed or hunger, a brotherhood of Man Saya bertanya apakah anda bisa, tidak ada kebutuhan untuk keserakahan dan kelaparan, sebuah persaudaraan Imagine all the people sharing all the world. 6 Bayangkan semua orang berbagi untuk seluruh dunia You may say that I am a dreamer, but I'm not the only one Anda dapat mengatakan bahwa saya pemimpi, tetapi saya tidak sendiri I hope some day you'll join us when the world be as one.” 7 Saya berharap suatu hari kamu akan bergabung dengan kami ketika dunia menyatu 1. Sebuah serangan terhadap agama. Marxisme berpropaganda agama sebagai hambatan terhadap perkembangan ekonomi. Ada pada suatu masa Rusia merupakan tempat bagi para cendekia Muslim. Bukhara dan Samarkand pusat dari peradaban belajar Islam. Imam Bukhari berasal dari Bukhara. Komunisme secara terbuka dan sistimatis hampir menghancur leburkan Islam. Adalah bukan suatu kebenaran gaya architectural bangunan di Negara Uni Soviet mirip sekali dengan masjid. Ribuan masjid dihancurkan. Ulama dan santri dibunuh, buku-buku Islam dibakar. Setelah lebih dari dua puluh tahun berjuang dan Jihad akhirnya Uni Soviet melunak. 2. Meyampaikan pesan dan membangun kepercayaan bahwa tidak ada surga atau neraka, dan tidak ada akhir jaman. 3. Menyampaikan “kepentingan pribadi”, pengarahan prinsip perihal perekonomian Barat. 4. Ini adalah serangan terhadap Nasionalisme. Pemikiran terhadap dunia luas, satu dunia, satu pemerintahan, satu “Pemerintahan Dunia Baru”. 5. Lagi-lagi disini merupakan serangan terhadap agama dan kepercayaan. Menurut Lennon ide-ide ini bukanlah sebuah fantasi melainkan hal yang praktikal dan terjangkau. 6. Pemahaman bahwa segala sesuatunya adalah milik pemerintah. Penguasaan terhadap kepemilikan lahan, setiap individu wajib memuja pemerintah dan mengakuinya sebagai penyelamat. 7. Seratus tahun setelah wafatnya Max, setidaknya sekitar satu milyar merupakan pengikutnya. Dari itu saja telah membuat banyak orang komunis berharap bahwa suatu saat pasti akan tercapai kejayaan bagi pengikut Marksisme. 14