Terputusnya' WAHYU ^ Dari Langit DETIK-DETIK MENJELANG ~ ^ WRFRTNYfi RASULULLAH* Judul Asli: i. Taisir Al-Wushul Ha Tafshil Wafatur Rasul Mushibah Mautin Nabi wa Atsaruha fii Hayatil Ummah Penulis: 1. Majdi M u h a m m a d Asy-Syahawi 2. Husain bin Audah Al-Awayisyah Edisi Indonesia: Terputusnya WAHYU Dari Langit llimill liK Hlh.l!l(!hK ttllllflfiVII IfeiSUItjfllifl^ Penerjemah : i . A b u Abdurrahman Lc. 2. Sufyan Al-Atsari Editor : Team At-Tibyan Khaththath : Team At-Tibyan Desain Sampul : Team At-Tibyan Layout : Team At-Tibyan ISBN : 979 - 1189 - 64 - 1 Cetakan Pertama : Jumadats Tsaniyah 1429 H - Juni 2008 Penerbit: At-Tibyan - Solo Jl. Kyai M o j o 58, 5o1of S7»7 Telp./Fax (0271) 656060 Daftar 3si Daftar Isi — 5 Kata Pengantar Penerbit — 9 BUKU PERTAMA—13 Muqaddimah — 14 Ayat-ayat dan Hadits-hadits yang Memberikan Peringatan Akan Wafatnya Rasulullah 1k — 19 Pendahuluan Perpisahan — 23 liwaku Mengabarkan Kepadaku akan Kematianku — 33 1 lampir Saja Saya Dipanggil Lalu Saya Mengabulkan Panggilan Ini — 39 IVrpisahan dengan Para Syuhada Kemudian Perpisahan dengan Manusia yang Masih Hidup — 42.'. IVrmulaan Sakit Rasulullah £ — 44 I Vkan Terakhir dari Kehidupan Rasulullah M — 46 K.iNiilullah M Mengabarkan Kematian Dirinya Kepada Fathimah — 48 k. 1 s u 1 uli ah ik Mengabarkan Kematian Dirinya Kepada ParaShahabat — 5 0 Daftar Isi 5 Khutbah Terakhir Nabi s di Atas Mimbar — 54 Ambillah Tanganku, Wahai Fadhl! — 60 Hari Kamis — 63 Perintahkan Abu Bakar untuk Mengimami Manusia — 67 Wasiat Rasulullah % Tiga Hari Sebelum Wafat — 69 Sehari atau Dua Hari Sebelum Rasulullah *s Wafat — 70 Sehari Sebelum Wafat — 72 Hari Terakhir dari Kehidupan Nabi n — 75 Wasiat Terakhir Nabi n (Wasiat Perpisahan) — 79 Rasulullah A Ketika Sakaratul Maut — 82 TaV.iyah Para Malaikat Kepada Ahlu B a i t— 86 Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah % Meninggal — 85 Abu Bakar Menjadi Khalifah Kaum Muslimin — 93 Memandikan Nabi — 95 Kafan Rasulullah % — 97 Tempat Mengubur Rasulullah a — 98 Penggalian Kuburan Nabi s — 100 Menshalatkan Rasulullah :& — 101 Penguburan Nabi — 103 Fatimah binti Rasulullah Mengkritik Anas bin Malik — 106 Rasulullah n Mati Syahid — 107 Wafatnya Rasulullah a Adalah Musibah yang Paling Berat — 1 08 6 Daftar Isi BUKU KEDUA —111 Muqaddimah—113 Kebaikan yang Telah Dipersembahkan Nabi % Jauh Lebih Banyak daripada yang Telah Diberikan Kerabat atau Kekasih Manapun— 121 Perasaan Para Shahabat Ketika Nabi n Wafat — 123 Tangisan Ummu Aiman yang Mengundang Tangis Abu Bakar & Umar * 2 —130 Rasul s Pengaman Para Shahabat A. — 132 Bantahan Atas Orang yang Berkata Bahwa Wafat Beliau % Bukanlah Musibah Selama Al-Qur'an & As-Sunnah ada di Hadapan Kita! — 135 Apa yang Musti Dilakukan Setelah Nabi s Wafat? — 140 Daftar Isi 7 Kata Pengantar Penerbit C egala puji hanya bagi Allah Rabb sekalian alam. Kita memuji-Nya serta memohon p e r t o l o n g a n dan ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari keburukan-keburukan j i w a kita dan dari kejelekan-kejelekan amalan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkannya; dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkannya. Kita bersaksi bahwa tiada ilah yang hak untuk disembah selain Allah. Rabb Yang Maha Esa, dan tiada sekutu bagi-Nya. Kita juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Setiap orang besar yang meninggal dunia pasti akan menyisakan pengaruh dalam diri orang yang mengagungkannya. Wafatnya Rasulullah tidak hanya berdampak pada diri para shahabat saja, namun segenap umat beliau juga terkena oleh dampak ini. Kata Pengantar Penerbit 9 Di antara dampak yang paling besar adalah terputusnya wahyu dari langit. Yang karenanya seorang shahabiyah seperti Unimu Aiman menangis dan tangisannya membuat Abu Bakar dan Umar bin Khaththab juga ikut menangis. Ini menunjukkan bahwa sejak wafatnya Rasulullah M wahyu tidak akan pernah turun lagi ke dunia ini sampai hari kiamat nanti. Tapi saksikanlah, bagaimana hal itu telah berubah. Sebagian kaum muslimin meyakini bahwa ada manusia setelah Rasulullah % yang mendapatkan wahyu dan berhak menyandang predikat kenabian. Mereka pun tidak tanggung-tanggung membela dan mempertahankan nabi palsu dan sesat tersebut. Mengikuti dan mengamalkan ajarannya. Padahal Rasulullah M telah bersabda, "Aku adalah penutup (para Nabi)." (HR. Al- Bukhari). Kepergian Rasulullah % telah membawa musibah bagi umatnya hingga hari kiamat. Berbagai faham dan pemikiran muncul dan saling serang dan bantah. Para penuntut surga menjadi langka dan para penuntut neraka menjamur. Berbagai bid'ah dikultuskan layaknya landasan agama dan rukunnya. Pelaku sunnah dianggap melakukan bid'ah dan pelaku bid'ahlah yang justru dianggap pengamal sunnah. Antara kita dengan faham yang shahih tentang agama terbentang padang sahara yang siap memotong leher setiap orang yang berlalu. Pesta khamr, judi dan zina bukanlah sesuatu yang asing lagi. Dan alat-alat musik dan nyanyian syahwat telah memasuki rumah-rumah kaum muslimin ibarat tamu yang sangat mulia. Sungguh amat memilukan. 10 Para pembaca yang budiman! Karena begitu besarnya pengaruh dan dampak dari wafatnya Rasulullah M- tersebut dan banyaknya kaum muslimin yang tidak mengetahui dan menyadarinya maka kami terpanggil untuk menerbitkan sebuah buku yang menjelaskan d e t i k - d e t i k menjelang wafatnya Rasulullah M serta dampak yang ditimbulkan darinya. Dalam buku ini para pembaca akan mendapatkan : 1. Dahsyatnya peristiwa d e t i k - d e t i k menjelang wafatnya Rasulullah M- 2. Wasiat-wasiat Rasulullah M untuk umatnya menjelangnya wafatnya. 3. Dampak wafatnya Rasulullah ^ bagi para keluarga dan shahabatnya. 4. Dampak wafatnya Rasulullah ^ bagi umatnya secara umum. Dan apa yang mesti kita lakukan setelah Rasulullah sg wafat? Kami berharap mudah-mudahan buku ini menjadi wasilah bagi kaum muslimin di mana pun mereka berada untuk mengingat musibah yang menimpa mereka dari wafatnya R a s u l u l l a h M , karena itu merupakan seberat-berat musibah. Dan hendaknya mereka membandingkan setiap musibah yang menimpa mereka dengan musibah yang mereka dapatkan dari iwifatnyaRasulullah %. Selamat membaca! 11 o o B" < w—i O PH Detik* de u Menjelang V Rasulullah " Muqaddimah * - - >JI O- # S - * ' f * D f, *"\ - \ * Cl * ' B " t f — ^ esungguhnya segala puji hanya bagi Allah, \ _ kita memuji, meminta pertolongan, meminta CZx hidayah dan meminta ampun kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejelekan-kejelekan jiwa kita dan dari keburukan-keburukan amalan kita. Sesungguhnya siapa yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada seorang pun yang bisa menyesalkannya. Sebaliknya, barangsiapa yang telah disesatkan oleh Muqaddimah 15 Allah, maka tiada seorang pun yang mampu memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang hak untuk disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Wa ba'dir. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad yang terjaga dari kesalahan Sejelek-jelek perkara adalah perkara yang diada-adakan dalam agama, dan setiap perkara yang diada-adakan dalam agama adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap kesesalan tempatnya di naar. "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengmsebenar-berwtaktmkepada-N^ kahkamumati melainkan dalam keadaanberagama Islam."1 KjJg h^tj u4i» «£43 ^ 3-^3 5-^'3 4 - . 3 ll-Sj j ^ J i ^ J^" l . Q S . A l i I m r a n : ] P 2 16 Muqaddimah "Hai sekalian manusia, bertakwalal\ kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperiasrribarigfei^ Dan bertakwalah kepada Allaltyangderigan (mempergunakan) nama-Nya kamusalingmeminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan sHaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan menga wasi kam u. "1 "Hai orang-oraiigyang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ka takanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. Ammaba'du. Sesungguhnya sebesar-besarnya musibah adalah meninggalnya Nabi ife. Dengan meninggalnya beliau terputuslah wahyu dari langit hingga hari kiamat, dan akan menjadi ringan di bandingkan musibah ini apa yang dijumpai oleh seorang muslim (seluruh orang muslim) 2.QS. An-Nisa':l V 1$. Al-Ahzab: 70-71 Muqaddimah 17 dari berbagai musibah dunia sampai mereka berjumpa dengan Allah. Dengan lembaran yang sedikit ini kita akan b e r s . i m a - sama mempelajari pelajaran baru tentang wal.Unya Rasulullah ^ dan saya menamakan buku ini dengan "Jalan Mudah untuk Mengetahui Wafatnya Rasulullah dengan Terperinci". Aku memohon kepada Allah Yang Mahatinggi untuk memberikan manfaat dengan buku ini bagi penulis dan pembacanya. Dan aku memohon kepada Allah taufik dalam penulisan buku ini dan memohon ampunan-Nya dari segala kekurangan yang ada. Dan kepada AUah-lah tempat meminta pertolongan. Penulis Majdi Muhammad Asy-Syahawi Syarbash, Farskur, Dimyat Kode pos: 34721 E-Mail: Magshahawey@HotMail.Com 18 Muqaddimah Ayat-ayat dan Hadits-hadits yang Memberikan Peringatan Akan Wafatnya Rasulullah m Allah $g berfirman: • — , y ;J "Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan Rabb-mu.' Allah ^Cberfirman: A- ^-g-sc-^ ^ L i l jJUJI ^ I C j JA jk2 lIU^ Cj^ I.OS- A^-Zumarr30-31 Ayat-ayat dan Hadits-hadits yang Memberikan... 19 "Kami Udakirtenjadikaii hJdi^abadibagisecsangniaiiusapim sete/um kamu (Muhamniad);makapkalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kamiakanmengupkamu dengankebtmikan dan kebaikan sebagai cobaan (yangsebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. Allah berfirman: "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari naar dan dimasukkan ke dalam jannah, maka s ungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. '* Allah M berfirman: " " ' f ' " >i -* i " - ^ - - 'J.' " i ' - 5.QS. Al-Anbiya': 34-35 6.QS. Ali Imran: 1 85 20 Ayat-ayat dan Hadits-hadits yang Memberikan.. "Muhanvnaditu tidaklainhanyalahseorangRasul sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orangRasul. Apakah Jika dia wah t atau dibim uh kami i berbalik ke belakang (m urtad) ? Barangsiapa yangberbalikke belakang, maka ia tidakdapat mendatangkan mudhara t kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Ayat inilah yang dibaca oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq pada hari meninggalnya Rasulullah tatkala manusia mendengarnya maka seolah-olah mereka tidak pernah mendengarnya sebelumnya, sebagaimana akan datang penjela sannya. Rasulullah berkata kepada putrinya Fathimah ketika beliau sakit: 0y ^ n J i " j l { J ^ O j \ ^ J d\5~ J J J^r 01 "Sesungguhnya Jibril menyimak hafalanku setiap tahunnya sekali, namun pada tahun ini beliau menyimak hafalanku •-banyak dua kali. '8 Di d a l am hadits Abu H u r a i r a h , ia b e r k a t a, K.isulullah 'M beri'tikaf setiap bulan Ramadhan selama < \li Imran; 144 I 'n iiv.ivcilk.in oleh Al-Bukhari (3624), Muslim (2450), An-Nnsa'i di dalam Alhnhm (K36K, W 1 6 ) , Ibnu Majali (1621), Ahnud (V1/2H2), Abu Va'la (6745), \ili I kibrani di dalam A(-KbI>(>(XX1I/41»,419) Ibnu Abi'Ashim di dalam l/ \,ilntad wa Al-Matsaani (2967) dan Fadhail Ash-Shahabah karva Imam * I iin.nl ( H 4 3 ) dari Masruqdari Aisyah. Ayat-ayatdan Hadits-haditsyangMemberikan... 21 sepuluh hari, sedangkan pada tahun yang Rasulullah meninggal pada tahun tersebut, beliau beri'tikaf selama dua puluh hari.'"' Imam An-Nawawi $M berkata, "Karena Mabi $i mengetahui telah dekatnya ajalnya maka beliau ingin memperbanyak amal shalih sebagai syariat bagi umatnya, agar mereka bersungguh-sungguh dalam beramal apabila telah mencapai masa tua sehingga kembali kepada Allah di atas sebaik-baik amalan." Akan datang -insya Allah- beberapa hadits lain dimana manusia akan merasakan dari hadits-hadits tersebut akan dekatnya waktu wafat Rasulullah Mt Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (2044), Abu Dawud (2466), At-Tirmidzi (790), Aj,-Nasa'i di d a l am M-Kubra (3343, 7992), I b™ M a | a h (17b9), Ad-Darimi (177«), Ahmad (11/355), lbnu Khu?aimah (2221), AJ-Baihaqi (8346)dan lbnu Rahawaih (652). 22 Ayat-ayat dan Hadits-hadits yang Memberikan... Pendahuluan Perpisahan C ^ etelah sempurna cahaya risalah Nabi setelah sampai risalah tauhid kepada manusia, setelah menyebar cahaya I s l am dan setelah tinggi bendera-bendera Islam, Rasulullah $g merasakan bahwa perjalanan b e l i a u di dunia dan tinggalnya beliau di dunia ini hampir berakhir d an beliau hanya memiliki beberapa langkah saja untuk menuju negeri akhirat, sampai ketika Rasulullah ^ mengutus Mu'adz bin Jabal ke Yaman pada tahun ke >epuluh Hijriyah, beliau berkata kepadanya: "Wahai Mu'adz, mungkin saja engkau tidak akan berjumpa denganku setelah tahun ini, atau kemungkinanengkau akan melintasi masjidku ini dan kuburanku. "Maka Mu 'adzpun Pendahuluan Perpisahan 23 menangis denganpenuh rasa kh usyn™ karena takutberpisah dengan Rasulullah Rasulullah % mengumumkan keinginannya untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah, sehingga berdatangan ke Madinah sejumlah besar manusia, semuanya ingin mendapatkan kepemimpinan Rasulullah M di dalam ibadah hajinya tersebut.12 Pada hari Sabtu empat hari sebelum berakhirnya bulan Dzulqa'dah", Rasulullah M bersiap-siap untuk berangkat menuju Makkah. Rasulullah M berangkat s e t e l ah Zhuhur sehingga sampai di Dzul Hulaifah sebelum shalat Ashar. Rasulullah •% bermalam di Dzul H u l a i f a h hingga pagi. Sebelum shalat Zhuhur, Rasulullah % mandi untuk ihram dan memakai minyak wangi, kemudian berihlal dengan ibadah haji dan umrah dengan meniatkan haji qiran. Kemudian Rasulullah ^ melanjutkan perjalanannya sampai masuk kota Makkah setelah shalat Shubuh dan mandi pada pagi hari di hari Ahad tanggal empat Dzulhijjah tahun sepuluh Hijriyah'4. Pada hari Tarwiyah1 5 Rasulullah menuju Mina dan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya' dan Shubuh (shalat lima 10. Dalam riwayat lain "jasya'an", yang mana artinya sedih berpisah dengan kekasihnya sebagaimana di d a l am An-NUuit/ah karya lbnu Atsir (1/273). 11. HR. Ahmad ( V / 2 3 5 ) , lbnu Hibban (647), Ath-Thabrani di dalam Al-Kabir (XX/121) dan Al-Aahaad ma Al-Matsaani (1837). 12. Lihat hadits Jabir bin Abdillah di dalam Shahth Muslim (1218), Sunan Abi Dawud (1905), lbnu Majah (3074), Ad-Darimi (1850), lbnu Hibban (3944), Al-Baihaqi ( 8 6 0 9 , 9 2 2 1 ) dan Muntakhab Abdin bin Humaid (1135). 13. Bertepatan dengan tanggal 22 Februari tahun 632 M. 14. Bertepatan dengan tanggal 1 Maret tahun o32 M. 15. Hari Kamis tanggal 8 Dzulhijjah 10 H, bertepatan dengan tanggal 5 Maret 632 M. 24 Pendahuluan Perpisahan waktu) di Mina, kemudian tinggal sejenak sampai terbit matahari. Lalu Rasulullah ^ meninggalkan Mina hingga tiba di Arafah", sehingga ketika matahari telah tergelincir, berkumpul di sekitarnya seratus dua puluh empat ribu atau seratus empat puluh empat ribu manusia. Maka Rasulullah berdiri di hadapan mereka untuk berkhutbah. Rasulullah 'M bersabda: "Segalapuji bagi Allah, kita memuji, meminta pertolongan, memmtahidayal\meminta mripimaanbertaubatkepada-Ny'a. Kita berlindungkepada Allah darikejelekan-kejdekanjiwakita dan dari keburukan-keburiikan amalan kita. Sesungguhnya barangsiapayangtelah diberipetunjukolehAllahmaka tiada seorang pun yang mampu menyesatkannya. Sebaliknya barangsiapayangtelah disesatkan oleh Allah, maka tiada seorangpunyang mampu memberhiyapetunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada ilahyanghak disembah kecuali Allah sema ta tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. 16. Hari Jum'at tanggal 9 Dzulhijjah 10 H. bertepatan dengan tanggal f> Maret 632 M. Aku berkata, "Di d a l am hadits Thariq bin Syibab yang Al-Bukhari meriwayatkannya (4606), Muslim (3017), At-Tirmidzi (3043), An-Nasa'i di dalam Mujtaba (3002, 5012) d a n di dalam Al-Kubra ( 3 9 9 7 , 1 1 1 3 7 , 1 1 7 4 3 ), Ahmad ( 1 / 2 8 , 3 9 ) , lbnu Hibban (185), Al-Baihaqi ( 5 4 1 2 , 9 2 6 1 , 9 2 6 2 ) , Humaidi (31) d a n Abdin bin Humaid (30), di dalam hadits tersebut disebutkan, "Telah turun firman Allah Ta'aia. "Pada hariini lelah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhaiblam itu menjadi agama bagimu." (QS. Al-Maidah: 3). Ayat ini turun ketika Rasulullah ?g berdiri di Arafah... dan diriwayatkan dengan sanad yang baik bahwasanya Umar bin Khaththab ketika turun ayat ini menangis. Maka a d a y a n g b e r t a n y a , " A p a yang membuatmu m e n a n g i s ? Dia menjawab, "Sesungguhnya tidak a d a setelah kesempurnaan kecuali kekurangan...", seolah-olah dia merasakan akan wafatnya Rasulullah MPendahuluan Perpisahan 25 Aku berwasiatkepada kalian wahaihamba-hamba Allah agar kalian senantiasa bertaqwa kepada Allah, aku sarankan kepada kalian untuk senantiasa taatkepada-Nya danaku akanmembuka (khutbah ini) dengan menyebutnama yangpada-Nya sumber kebaikan. Amma ba'diu Wahai manusia, dengarkan dariku, aku akan menjelaskan kepadakaliaii sesungguhnya aku tidak tahukemungkinan aku tidak akan berjumpa dengan kalian lagi setelah tahun ini, di tempat ini. Wahai manusia, sesungguhnya darah kalian dan harta kalianharam bagikalian sampai kalian berjumpa dengan Rabb kalian, sebagaimana keharaman hari kalian ini, dibulan kalian ini dan di negeri kalian ini. Ketahuilah, bukankah aku telah menyampaikan? Ya Allah, saksikanlah! Barangsiapa yangmemilikiamanah, hendaknya dia menyampaikan amanahnya kepada orang yang menyerahkan kepadanya amanah tersebut. Sesungguhnya riba pada zaman jahiliyah fefeih dibatalkan, danriba yangpertama kaH mulai saya ba talkan adalali riba paman sayaAl-Abbas bin Abdul Muthihalib. Dan darah pada zaman jahiliyah telah dibatalkan, dan darah yang pertama kalimubikita batalkan adalah darahAmirbin Rabi'ah bin Al-Harits bin Abdul Mumtlialib. Sesunggulmya tugastugas terhormatpada zaman jahiliyah telah dibatalkan kecuali melayani Kabah dan memberi minum jamaah haji. Dan pembunuhan dengan sengaja ada qishashnya, adapun pembiuiLihanyang tidakdisengaja adahhpembiinuhan dengan tongkat dan batu, padanya ada diyat seratus ekor unta. Barangsiapa yang menambahinya berarti dia termasuk c mngorangjahiliyah. 26 Pendahuluan Perpisahan Wahai manusia, sesungguhnya setan telah putus asa untuk disembah di tanah kalian ini, akan tetapi dia ridha untuk ditaati pada selainitu dari berbagaiperbuatanyangkalian meremehkannya. Wahai nianusia, ^ ^ j j j l i sana penulis banyak menyebutkan syawahid hadits ini dan riwayat-riwayatnya dari berbagai jalan. 2 1 . Sirah lbnu H i s y am ( I V / 1 7 3 ) , Rasulullah % berkata kepada Rabi'ah, "Katakanlah! Wahaimanusia, Rasulullah M telah bersabda, "Ap,ik.m kjlitin tahu, bulan apa /ni?"Lalu Rabi'ah menyampaikannya kopad.i manusia. Maka manusia menjawab, "Bulan haram." Nabi berkata, "K.ir.iLiii krp,id,] moivka, "Sesunggiilinya Allah telah mengharamk.mkepada k J km (Lw.ilnt.in Iuri,) Lili.m sarr^iWHnben^uden^nRitote/iart...."'Dandi.mikMnl.ihN1 i b i i'K-rkata sedangkan Rabi'ah menyampaikannya kepada manusia. 22.Hari Sabtu tanggal 1 0 Dzulhijjah 10 H,bertepatan di'iig.m tanggal 7 Maret 632 M. 30 Pendahuluan Perpisahan menunaikan ibadah haji dengan bersabda, 'Sesungguhnya zaman telah berputar sebagaimana kondisinya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi, dalam setahun ada dua belas bulan, di antara bulan-bulan tersebut ada empat bulan yang dimuliakan: tiga bulan berturut-turut yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab bulannya suku Mudharyang berada an tara Jumadi Tsani dan Sya tan.' Kemudian Rasulullah ^bertanya, 'Apakah kalian tahu hari apa ini?' Kami menjawab, 'Allah dan Rasul-Nya lebih menget a h u i . . . ' , maka beliau terdiam hingga kami mengira beliau akan menamakan hari ini dengan selain namanya. Lalu Rasulullah berkata, 'Bukankah sekarang adalah hari Nahr (menyembelih binatang kurban)?' Kami menjawab, ' y a . ' Rasulullah ^bertanya, 'Bulan apa ini?' Kami menjawab: 'Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui...', maka beliau terdiam hingga kami mengira beliau akan menamakan bulan ini dengan selain namanya. Lalu Rasulullah berkata: 'Bukankah sekarang adalah bulan Dzulhijjah ?' Kami menjawab, 'Ya/ Rasulullah -M bertanya, 'Negeri apa ini?' Kami menjawab, 'Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui...', maka beliau terdiam hingga kami mengira beliau akan menamakannya dengan selain namanya. Lalu Rasulullah berkata, 'Bukankah ini adalah negeri Haram?' Pendahuluan Perpisahan 31 Kami menjawab, 'Ya.' Rasulullah ^bersabda, 'Sesungguhnya darah dan harta kalian haram atas kalian, sebagaimana haramnya hari kalian ini, bulan kalian ini dan negeri kalian ini, sampai kalian bertem u dengan Rabb kalian.... Bukankah aku telah menyampaikan T Kami menjawab, 'Ya/ Rasulullah ^bersabda, 'Ya Allah saksikankah!Hendaklah orang yang hadir menyampaikan kepada orang yang tidak hadir, terkadang seorang yang disampaikan lebih memahami daripada orang yang mendengar. Maka sepeninggalku janganlah kalian kembali menjadi orang-orang kafir yang sebagian kalian membunuh sebagian yanglain'."23 Dan Ah bin Abi Thalib, dialah yang menyampaikan khutbah ini dari Nabi M- 23.HR. Al-Bukhari (1741,4662),Muslim (1679), A U , Dovviid [1*117, l'MK),Ibnu Majah (233) dan Ahmad (V/37-40, 4 1 , 4 9 ) . I \ , n . ( i s.m.i .ul.i |n-hcrapa tambahan lain di dalam nash khutbah selain apa v-iiij; k.iini schutkan di dalam riwayat Imam Ahmad (V/412) dari seorang •Ji.ih.ikit Demikian pula dalam riwayat Ibnu Majah (3057) dari sh.ih.iKil l.ihn 32 Pendahuluan Perpisahan Jiwaku Mengabarkan Kepadaku akan Kematianku C asulullah ^ tinggal di Mina dalam rangka /^-^melaksanakan manasik haji, mengajarkan V kepada manusia syariat Islam, b e r d z i k ir kepada Allah, menegakkan sunnah-sunnah petunjuk il.iri agama Ibrahim dan menghapus bekas-bekas kes\' i rikan dan lambang-lambangnya. Pada pertengahan hari tasyriq2 4 turun kepada Nabi ^uT «i^fo ^lUTj &\ ^-U m~ isi # • I I lari Senin tanggal 12Dzulhijjahl0 H, bertepatan dengan tanggal 9 Maret . . 3 2 M. Jiwaku Mengabarkan Kepadaku Akan Kematianku 33 "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong- bondong. Maka bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesanggulinya Dia adalah Maha Penerima taubat."25 lbnu Abbas berkata, "Ketika turun ayat 'Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan', Rasulullah bersabda. Jiwaku mengabarkan kepadaku akan kematianku, bahwa aku akan meninggal dunia pada tahun ini'. lbnu Umar berkata: "Ketika turun surat ini kepada Nabi 'M pada pertengahan hari tasyriq di Mina yaitu ketika beliau ^ melaksanakan haji Wada', maka beliau :55~ mengetahui bahwasanya ini adalah perpisahan, maka beliau M menyampaikan khutbah kepada manusia yang berisikan perintah dan larangan kepada mereka pada hari i n i . "" Khutbah Rasulullah M pada hari ini -pertengahan hari Tasyriq- seperti khutbah beliau pada hari Nahr. Rasulullah M bertanya kepada manusia, "Apakah kalian tahu hari apa ini? Ini adalah hari yang kalian menyebutnya sebagai hari Kepala. Mereka menjawab, " A l l a h dan Rasul-Nya lebih mengetahui." 25. QS. An-Nashr: 1-3. 26. HR. Imam Ahmad (1/217), Ad-Durr Al-Mantsur (VIII/WSO), Tafsir lbnu Katsir (IV/563), Tafsir Ath-Tliabari (XXX/334) dan Al-Bidayah wan Nihayah (IV/321). 27. Al-Bidayah wan Niltayah, (V/223). 2 8 . Dikatakan sebagai hari kepala karena pada hari tersebut mereka memakan kepala binatang udhhiyah. 34 Jiwaku Mengabarkan Kepadaku Akan Kematianku Rasulullah M bersabda, "Ini adalah pertengahan hari tasyriq." Kemudian beliau bertanya, "Apakah kalian tahu, negeri apa ini?" Mereka menjawab, " A l l a h dan Rasul-Nya lebih mengetahui." Rasulullah M bersabda, "Ini adalah negeri Masy'aril Haram." Kemudian beliau ^bersabda, "Sesungguhnya kemungkinan saya tidak akan berjumpa dengan kalian setelah tahun ini, ketahuilah bahwa darah, harta dan kehormatan kalian haram atas kalian sebagaimana keharaman hari kalian ini, di bulan kalian ini dan di negeri kalian ini sampai kalian berjumpa dengan Rabb kalian, kemudian Rabb kalian bertanya kepada kalian tentang amalan kalian. Ketahuilah, hendaknya orang yangdekatdi antara kalian menyampaikan kepada orangyang jauh. Ketahuilah, bukankah aku telah menyampaikan?""9 Sedangkan di dalam hadits Abu Harrah Ar-Raqasyi dari pamannya berkata, "Aku memegang tali kekang unta Rasulullah M di pertengahan hari Tasyriq ketika manusia akan berpisah dengan beliau M seraya bertanya, "Wahai manusia, apakah kalian tahu di bulan apakah kalian? Di hari apakah kalian ? Dan di negeri apakah kalian ?' Mereka menjawab, 'Di hari haram, di bulan haram dan di tanah haram.' 29. Hadits ini dari Sarra' binti Nabhan. Abu Dawud meriwayatkan sepenggal dari hadits ini (1953). Ath-Thabari meriwayatkannya di dalam Al-Ausath dan para perawinya tsiqat {Majma' Az-Zawaaid: III/273). Jiwaku Mengabarkan Kepadaku Akan Kematianku 35 Rasulullah ^bersabda, 'Sesungguhnya darah, harta dan kehorma tan kalian haram atas kalian sebagaimana haramnya hari kalian ini, di bulan kalian ini dan di negeri kalian ini smnpaikalianbeijumpa dengan Allah/ Kemudian Rasulullah M bersabda, 'Dengarkan dariku agar kalian bisa hidup (dengan baik).... Ketahuilah, janganlah kalian berbuatzhalim. Ketahuilah, janganlah kalian berbuat zhalim. Sesungguhnya tidak halal harta seorangmuslim kecuali dengan kerelaan hati darinya. Ketahuilah bahwa setiap darah, harta dan kedudukan mulia di zaman jahiliyah berada di bawah kakiku ini sampai hari kiamat Dan darah yang pertama kali dibatalkan adalah darah Rabi'ah bin Al-Harits bin Abdul Muththalib. Dia dahulu disusui oleh bani Laits kemudian dibunuh oleh suku Hudzail. Ketahuilah, sesungguhnya setiap riba di zaman jahiliyah telah dibatalkan, dan sesungguhnya Allah telah menetapkan bahwa riba yang pertama kali dibatalkan adalah riba Al-Abbas bin Abdil Muththalib, bagi kalian modal kalian sehingga kalian tidak menzhalimi dan tidak dizhalimi. Ketahuilah, sesungguhnya zaman telah berputar sebagaimana kondisi pada hari Allah menciptakan langit dan bumi..., kemudian beliau membaca firman Allah Ta'ala, 'Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama \ ang lurus, maka janganlah kamu menganiaya dirikamu dalam bulan yangempatitu.1X1 Ketahuilah, sepeninggalku janganlah kalian kembali menjadi orang-orang kafir yang sebagian kalian membunuh sebagian yang lain. Ketahuilah bahwa setan telah putus ,isa untuk 30. QS. At-Taubah: 3 6 . 36 Jiwaku Mengabarkan Kepadaku Akan Kematianku disembah oleh orang-orang yang mengerjakan shalat, akan tetapi setan akan mengadu-domba kalian. Bertaqwalah kepada Allah terhadap istri-istri kalian, sesungguhnya mereka seperti tawanan di sisi kalian, mereka tidak memiliki sesuatipun untuk diri mereka sendiri. Sesungguhnya mereka memiliki hak atas kalian dan kalian memiliki hak alas mereka. Hendaknya mereka tidak mendudukkan di tempat tidur kalian seorangpun selain kalian. Hendaknya mereka tidak mengizinkan masuk ke rumah kalian bagi orang yangkalian benci. Jika kalian takut mereka akan berbuat nusyuz (keluar dari ketaatan), maka nasihatilah mereka, tinggalkan mereka di tempat tidur dan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak menyakitkan. Bagi mereka hak untuk mendapatkan rezeki dan pakaian dengan cara yang baik. Sesungguhnya kalian telah mengambil mereka dengan amanah Allah dankahan menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Ketalmilah, barangsiapa yang memegang amanah hendaknya dia menyampaikan amanah tersebut kepada orang yang menyerahkan amanah tersebut kepadanya/ Lalu Rasulullah M- membentangkan kedua tangannya dan bersabda, 'Ketahuilah, bukankah aku telah menyampaikan? Ketahuilah, bukankah aku telah menyampaikan ?'Kemudian bersabda, Hendaknya orang yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir, sesungguhnya terkadang orang yang disampaikan lebih berbahagia dari pada yang mendengar'/*1 3 1 . HR. Ahmad ( V / 7 2 , 7 3 ) d a n sebagiannya terdapatpada Abu D«iwud ( 2 ) 4 5 ). Abu Harrali Ar-Kaqas\'i dinyatakan tsiqah oleh Abu Ua*\iid dan didha'ifkan oleh Ibnu Ma'in. Di dalam riwayat ini ada Ali binZaiddan padanya terdapat beberapa komentar, demikanlah di dalam Majma' Az-Zawaid (111/275, 26h). Jiwaku Mengabarkan Kepadaku Akan Kematianku 37 Abu Hurairah <£> berkata, "Rasulullah M bersungguh- sungguh (dalam beribadah) setelah turun surat ini - surat An-Nashr- sampai kedua kakinya mengalami varises, kurus badannya, sedikit senyumnya dan banyak menangisnya. Aisyah m* berkata, "Tidaklah Rasulullah M mengerjakan satu shalat setelah turun surat 'Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenaiigan', kecuali Rasulullah berdoa, 'Maha Suci Engkau wahai Rabb kami dan segala puji untuk-Mu, ya Allah ampunilah aku'.'*3 Dari Aisyah , ia berkata, "Rasulullah M memperbanyak berdoa di dalam rukuk dan sujudnya 'Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji untuk-Mu, ya Allah ampunilali aku', untuk menafsirkan Al-Qur'an."M 32. Tafsir Al-Qurtlmbi (XX/232). 33 HR AJ-Bukhari (793), Muslim(484), An-Nasa'i di AJ-Mw/r«l«i (l(W7)dandi d a l am Ai-Kubra (635), Ahmad ( V i / 1 0 0 , 2 5 3 ) dari lbnu Rahawaih (1443). 34. HR. Al-Bukhari (817), Muslim (484), Abu Dawud (877), An-Naua'i di Al- Mujtaba (1122,1123) dan d i d a l am Al-Kubra (709,716, 1171), lbnu Majah (889), Ahmad ( V I / 4 3 , 4 9 , 190), lbnu Hibban (1929, 1930), lbnu Khuzaimah (605),A1-Baihaqi (2393,2513) d a n lbnu Rahawaih (14411. 38 Jiwaku Mengabarkan Kepadaku Akan Kematianku Hampir Saja Saya Dipanggil Lalu Saya Mengabulkan Panggilan Ini ( ekembalinya Nabi j% dari haji Wada', Rasulullah M singgah bersama para shahabatnya di bawah pepohonan di Bathha', kemudian shalat di situ. Lalu Rasulullah rfe berdiri untuk berkhutbah dengan berkata, "Wahai manusia, sesungguhnya telah mengabarkan kepadaku Dzat Yang Mahalembut dan Maha Mengetahui bahwasanya tidak ada seorang Nabipun yang berumur panjang kecuali setengah umur orang sebelumnya*5 3 5 . Dalam riwayat Aisyah di dalam Dalaail An-Nttbuwah karya Al-Baihaqi (VN/ltrfi), di dalam Tarikh Damasytji karyn lbnu Asyakir" ( 4 7 / 4 8 1 , 4 8 2) dan di dalam Kanzu Af-'Ummal (37735),bahwasanya Rasulullah ^berkata kepada Aisyah, "Sesungguhnya Jibril menyimak hafalan Rasulullah srtiap tahunnya sehmyak nekati, dan pada tahun ini (tahun watatnva beliau) libril mvnvinwklvtaLmRasrfvILihdiJokaii.Jjfcrilrr^^ tkUkakan ada seorang Nabipun setelah sarang Nabi kecuali Nabi ter^ebutakm hidup setengah umurdari Nabi sebelumnya. Dan libril mengabarkan kefwdaku LvhwaIsahidupsel,Mia&Tati&duapuluhtohiwdanakutkkikn^ kecuali aku akanmeninggaldunia dalam umurenampuhih tahunan." Sedangkan di dalam Ad-Durr AI-Mantsur karya As-Suyuthi (VIII/ 660), ia berkata, "lbnu Abi Hatimdan lbnu Mardawaih meriwayatkan dari UmmuHabibahlxrl^t\natkalafeiriiniSva^ Hampir Saja Saya Dipanggfl Lalu... 39 dan sesungguhnya aku hampir saja akan dipanggil dan aku mengabulkan panggilan tersebut. Sesunggulinya aku akan dimintai pertanggungjawaban dan kalian akan dimintai pertanggungjawaban. Apa yang akan kalian katakan?" Mereka menjawab, "Kami bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan (risalah), berjihad dan memberikan nasihat. Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan." Maka Rasulullah ^bersabda, "Bukankah kalian bersaksi bahwa tidak ada ilah yang hak untuk disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, bahwasanya jannah adalah benar, naar adalah benar, bahwasanya kematian adalah benar, bahwasanya kebangkitan setelah kematian adalah benar, bahwasanya hari kiamat akan tiba dengan tidak ada keraguan padaiiya dan bahwasanya Allah akan membangkitkan orang yang berada di dalam kubur?" Mereka menjawab, "Ya, kami bersaksi akan hal itu." Sampai Rasulullah |$S bersabda, "Wahai manusia, sesungguhnya aku akan mendahului kalian dan kalian akan mendatangi telaga. Telagaku seluas antara Bushra sampai Shan'a, padanya terdapat sejumlah bintang di langit dari gelas yang terbuat dari emas dan perak. Sesungguhnya aku akan bertanya kepada kalian tentang dua perkara berat, maka lihatlah bagaimana kalian meninggalkanku pada dua perkara tersebut Perkataan terberat adalah Kitabullah, sebuah sebab yang ujungnya di tangan Allah dan ujungnya yang lain di tangan Allah dan kemenangan', Rasulullah ^ b e r s a b d a , 'Sesungguhnya Allah tidak mengutus seorang Nabi kecualitinggal bersama umatnya selengah umurNabi sebelumnya. Sesungguhnya Isa bin Man-am tinggal bersama Ban i lsrailselama empa t puluh tah un dan ini untukku selam dua puluh tahun. Saya akan meninggal pada tabun ini'." 40 Hampir Saja Saya Dipanggil Lalu.. kalian. Berpeganglah kalian dengannya, janganlah kalian tersesat dan janganlali kalian mengubah-ubahnya. Dan kerabat dekatku dari ahli baitku, sesungguhnya telah mengabarkan kepadaku Dzat Yang Maha Lembut dan Maha Mengetahui bahwasanya keduanya tidak akan berpisah sampai keduanya datangke telaga.'*6 36. Hadits dari Zaid bin Arqam dalam riwayat Ibnu Khuzaimah (2357), An- Nasa'i d a l am ,4/-Kubra (8175), AI-Baihaqi d a l am Svttan-nya (13017,20122), Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (V/lbb), Abdun bin Humaid d a l am Al- Muntakhab (265) dan dengan ringkas dalam Sunan Ad-Darimi (3316). Dan di d a l am Majma' Az-Zawaid karya Al-Hafidz Al-Haitsami (IX/ 1 6 4 , 1 6 5 ) , ( X / 3 6 3 ) kemudian ia berkata, "Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dengan dua sanad dan pada kedua sanad tersebut terdapat Zaid bin Al- Hasan Al-Anmathi,dia dinyatakantsiqali oleh Ibnu Hibbandan didha'ifkan oleh A b u H a t i m d a n sisa para perawi salah satu dari kedua sanad tersebut para perawinya shahih, dan para perawi sanad yang lain demikian pula kecuali Nashr bin Abdurrahman Aj-Wasya', dia adalah perawi yang tsiqah." Hampir Saja Saya Dipanggi' Lalu... 41 Perpisahan dengan Para Syuhada Kemudian Perpisahan dengan Manusia yang Masih Hidup ' 7\ ada permulaan bulan Shafar tahun y^Vesebelas hijriyah, Rasulullah & keluar ke Uhud kemudian menshalatkan para syuhada,3 7 kemudian naik ke atas mimbar sebagaimana seseorang yang akan berpisah dengan orang yang hidup dan yang sudah meninggal, maka Rasulullah ^ bersabda: #z t y -?LLt j& ^ . u j\ y. i i l i iir i£s£ i jas, \# \j ' J*\2 J Cui» 37. Yaitu mendoakan dan memintakan ampun untuk mereka.. .,d.m K.imiIiiII.iIi £. menshalatkan mereka sebagaimana menshalatkan seorang il d.in /nsra A//ah a k a n datang penjelasannya pada pembahasan srl.iii|nlii\.i Ini terjadi setelah delapan tahun dari kematian mereka seb.i«.imi 1 \.mg disebutkan d a l am Munnad Ahmad (1V/154). 42 Perpisahan dengan Para Syuhada Kemudian. "Sesungguhnya aku akan mendahului kalian di telaga (alhaudh) dan sesungguhnya luas telaga tersebut sebagaimana jarak antara Ailah3* sampai Al-Juhfah. Aku tidak takut terhadap kalian untuk berbuatkesyirikan sepeninggalku, akan tetapi aku takutterliadapkalian duniayangmana kalian akan berlomba-lomba padanya sehingga kalian salingmembunuh dankemudian kalian akan binasa sebagaimana binasanya uma t sebelum kalian.'*9 Dan dalam riwayat yang lain dari 'Uqbah bin 'Amir, ia berkata, "Sesungguhnya Rasulullah ^ keluar pada suatu hari kemudian menshalatkan penghuni kuburan Uhud sebagaimana shalat beliau terhadap mayit, kemudian beliau keluar menuju mimbar dan berkata: I j l i J Ot ^ I l i ^Jli-I £ ^Jtj ,j>j^l it-JLa^ » C " ° ' » * • - * VT- 1 ^ j L J i_M *3s;jlP _ 5 bM "Sesungguhnya aku akan mendahului kalian dan aku menjadi saksi atas kalian. Sesungguhnya demi Allah, aku sedang melihatke telagaku sekarang dan sesungguhnya aku telah diberikan kmici-kundperbendaharaan bumi. Dan sesungguhnya, demi Allah aku tidak takut terhadap kalian untukmenyekutukan Allah sepeninggalku, akan tetapi aku takut terhadap kalian untuk salingberlomha-lomba mendapa tkan dunia. ' m 38. Sebuah kota di tepi pantai wilayah Syam. 39. HR. Muslim ( 2 2 % ) , Abu Dawud ( 3 2 2 3 , 3 2 2 4 ) , An-Nasa'i (1953), d a n Ahmad ( I V / 1 4 9 , 1 5 3 , 1 5 4 ) dari 'Uqbah bin Amir. 40. HR. Ahmad ( I V / l 5 3 , 1 5 4 ). Perpisahan dengan Para Syuhada Kemudian... 43 Permulaan Sakit Rasulullah g £ bnu Ishaq berkata, "Rasulullah ±lt mulai ' / merasakan sakit yang Allah mewafatkannya ' dengan sakit tersebut sampai pada apa yang Allah inginkan pada diri beliau dari karamah dan kasih sayang-Nya pada malam-malam akhir dari bulan Shafar atau pada awal bulan Rabi'ul Awwal. Pertama kali Rasulullah M merasakan sakit ketika beliau keluar menuju Baqi' di tengah malam untuk memintakan ampun para ahli Baqi', kemudian beliau 'M kembali kepada keluarganya. Ketika pagi harinya mulailah beliau M merasakan sakit pada hari itu. Abu Muwaihibah maulanya Rasulullah 'M berkata, "Rasulullah membangunkanku di tengah malam dengan berkata, 'Wahai Abu Muwaihibah, sesungguhnya aku telah diperintahkan untuk memintakan ampun untuk ahli Baqi', mari pergi bersamaku'." Abu Muwaihibah berkata, "Akupun pergi bersama Rasulullah M- Ketika Rasulullah $k telah berdiri di 44 Permulaan Sakit Rasulullah hadapan ahli Baqi', beliau berkata, 'Keselamatan atas kalian wahai ahli kubur, terasa ringan bagi kalian ketika pagi hari dari apa yang didapati oleh manusia di pagi hari, seandainya kalian mengetahui apa penyebab Allah menyelamatkan kalian darinya. Telah datang fitnah seperti penggalan-penggalan malamyang gelap, yang terakhir mengikuti yang pertama, yang terakhir lebih jehk dari pada yang pertama'." Kemudian Rasulullah M menghadap kepadaku seraya bersabda, "Wahai Abu Muwaihibah, sesungguhnya telah diberikan kepadaku kiuxi-kunci perbendaharaan dunia dan kekal di dalamnya, dan kemudian jannah. Aku diberi pilihan antara perbendaharaan dunia dengan berjumpa Rabbku dan jannah." Abu Muwaihibah berkata, " A k u berkata, 'Demi bapak ibuku, ambillah kunci-kunci perbendaharaan dunia dan kekal di dalamnya, kemudian masuk jannah'." Rasulullah ^5 bersabda, "Tidak wahai Abu Muwaihibah, aku telah memilih berjumpa dengan Rabb-ku dan jannah." Kemudian beliau memintakan ampun untuk ahli Baqi', lalu beliau pergi. Maka mulailah Rasulullah sakit yang mana Allah mewafatkan beliau dengan sakit tersebut keesokan harinya."41 41.HR. Ahmad (111/488,489), Ath-Thabrani di dalam Al-Kabir(XXII/34b),/UAahaad wa Al-Matsaatii (467), Ibnu 'Asakir (TV/299, 300), Al-Baihaqi di dalam Ad-Dalaail (VII/162,163), Ibnu Hisyam (IV/200), Hakim (TH/50- 56), Abu N a ' im di dalam Al-Hilyah (11/27), Ad-Darimi (78) dan Kanzu Al- 'Ummat (34961). Sedangkan di d a l am Mustuid Imam Ahmad (111/488), "Tidaklah Rasulullah tinggal setelah itu kecuali tujuh atau delapan hari sampai meninggal dunia." Permulaan Sakit Rasulullah $1 45 Pekan Terakhir dari Kehidupan Rasulullah g£ isyah jgijl berkata, "Rasulullah kembali dari Baqi' dan mendapati diriku sedang pusing. Aku berkata, 'Aduh kepalaku.' Maka Rasulullah M berkata, 'Bahkan saya juga wahai Aisyah, alangkah sakitnya kepalaku.m Rasulullah 3gg semakin sakit namun beliau masih menggilir istri-istri beliau untuk (bermalam pada mereka) sampai semakin parah sakit beliau ketika beliau berada di rumah Maimunah. Kemudian beliau memanggil istri-istrinya yang lain dan meminta izin mereka untuk dirawat di rumahku, maka mereka mengizinkan Rasulullah M- Beliaupun keluar menuju rumahku bersandarkan dua orang lelaki dari keluarga beliau yaitu paman beliau Al-Abbas4 3 dan Ali 42. HR. Al-Bukhari (56b6), Muslim (484), Ibnu Majah (1465), Ahmad (VI/228), Ibnu Hibban (3586), An-Nasa'i di dalam Al-Kubra (7079,7080), A]-Baihaqi di dalam Sunannya ( 6 4 5 1 , 6 3 6 0 ) , Musnad Abi Ya'la (4579) dan Sunan Ad- D a r i m i ( l l ) . 46 Pekan Terakhir Dari Kehidupan Rasulullah bin Abi Thalib Rasulullah M keluar dengan mengikat kepalanya dan menyeret kedua kakinya sampai masuk ke r u m a h k u . 4 4 Maka Rasulullah jfe menghabiskan minggu terakhir dari kehidupan beliau di rumahku." 43. Di d a l am riwayat y a n g shahih dalam Shahih Muslim dan selainnya disebutkan bahwa Rasulullah 35 keluar bersama Al-Fadhl bin Al-Abbas dan Ali bin Abi Thalib sedangkan di dalam riwayat ketiga di selain riwayat Muslim, "Maka Rasulullah keluar di antara dua orang, salah satunya adalah Usamah bin Zaid Imam An-Nawawi berkata, "Menyatukan antara seluruh riwayat ini, bahwasanya mereka bergantian memegang tangan Rasulullah *S yang mulia, suatu kali ini d a n di waktu berikutnya dia dan selainnya. Mereka berebutan untuk memegangi Rasulullah %. Mereka adalah orang-orang istimewa dari kaum lelaki dewasa dalam ahli bait Rasulullah M. Dan Al- Abbas adalah orang yang paling sering memegangi tangan Rasulullah yang mulia lagi penuh berkah ini, atau dia terus menerus memegangi tangan Rasulullah, adapun selain Al-Abbas mereka bergantian memegangi tangan Rasulullah yang lain. Mereka memuliakan Al-Abbas dengan mengistimewakan dia untuk terus-menerus memegangi tangan Rasulullah karena umur dia, kepamanan dia dan selainnya." 44. Lihat haditsAisvah di dalam riwayat Al-Bukhari ( 1 % ) , Muslim (418), Ahmad (VI/34, 38, 117, 228), As-Sunan Al-Kubra karya An-Nasa'i (7083, 7088), Sunan Al-Baihaqi (119), juga Sirah Ibnu His'yam (IV/205), Mustadrak Al-Hakim (111/56) dan Dalaail An-Nubuwivah karva Al-Baihaqi (VII/ 168- 170). Pekan Terakhir Dari Kehidupan Rasulullah 47 Rasulullah Mengabarkan Kematian Dirinya Kepada Fathimah \ / \ ari Ummul Mulaninin Aisyah , ia ber- / y k a t a , "Istri-istri Rasulullah berkumpul di sisi beliau dan tidak ada seorangpun dari istrinya yang meninggalkan y a . Kemudian Fathimah datang sambil berjalan dengan tidak menyimpang dari cara jalan Rasulullah ^ , maka b e l i a u % bersabda, 'Selamat datang wahai putriku.'kemudian Rasulullah M mendudukan Fathimah di sebelah kanan atau kiri beliau, lalu beliau H membisikkan sesuatu kepada Fathimah sehingga dia menangis, kemudian Rasulullah # membisikkan lagi kepadanya sehingga dia tertawa. Maka aku bertanya kepada Fathimah, 'Rasulullah % mengkhususkanmu dengan suatu rahasia di hadapan kami sehingga engkau menangis.' Maka Fathimah b e r k a t a , 'Aku tidak akan menyebarkan rahasia Rasulullah/ Setelah Rasulullah wafat aku berkata kepada Fathimah, 'Aku bertekad atasmu dengan apa yang menjadi hakku atas dirimu terhadap apa yang 48 Rasulullah & Mengabarkan Kematian Dirinya.. tidak engkau ceritakan kepadaku/ Maka Fathimah b e r k a t a , 'Adapun sekarang y a . . . , Rasulullah ^ membisikan kepadaku yang pertama: , .-.->", > - * * j^JA jl o j* y JT ^ ^hj\ju 015 01 k a j i ^'j Si J{3 tyis^ ?ii_Li» l i i ^ ifp "Sesunggiihjnya /ibri/ datmigmenyimakhafalan Al-Qur'anku setiap tahunnya sekait dan tahimMJibrUmmynmakhahlanku sebanyak dua kali. Aku tidakmelihatyangdemikiaii kecuali karena telah dekatkematianku, maka bertaqwalahkepada Allah dan bersabarlali sebaik-baikpendahulubagimuadalah diriku'', maka aku menangis.... Kemudian beliau membisikan kepadaku lagi dengan berkata, "Apakah engkau tidak ridha apabila dirimu menjadi pemimpin wanita mukminin atau pemimpin wanita umat ini?" Dan dalam riwayat lain, "Rasulullah mengabarkan kepadaku bahwa beliau akan meninggal karena sakitnya tersebut sehingga aku menangis. Kemudian beliau mengabarkan pula bahwa sesungguhnya aku adalah orang yang paling cepat menyusul beliau dari keluarganya dan aku adalah pemimpin wanita penduduk jannah kecuali Maryam binti Imran, maka aku mengangkat kepalaku dan akupun tertawa."45 4 5 . Lihat hadits Aisyah dalam Al-Bukhari (3623, 4433, 4 4 3 4 ) , Muslim (2450), lbnu Majah (1621), Ahmad ( V I / 7 7 , 2 4 0 , 2 8 2 ) , lbnu Hibban ( 6 9 5 2 , 6 9 5 4 ) , As- Rasulullah ig£ Mengabarkan Kematian Dirinya... 49 Rasulullah Mengabarkan Kematian Dirinya Kepada Para Shahabat ari Abdullah bin Mas'ud 4*, ia berkata, "Kekasih dan Nabi kami mengabarkan kepada kami -demi bapak dan diriku sebagai tebusannya- enam hari sebelum kematian beliau. Ketika telah dekat perpisahan tersebut, Rasulullah M mengumpulkan kami di rumah ibu kami Aisyah. Kemudian Rasulullah memandang kami hingga berlinang kedua mata beliau, kemudian beliau bisa menahan diri dan berkata, 'Selama t datang untuk kalian semua, semoga Allah memberikan kehidupan yang baik untuk kalian, semoga Allah mengumpulkan, menjaga, melindungi, menolong mengangkat, memberikan hidayah, memberi rezekimemlxTikan taufik, memberikan keselamatan dan menerima kalian semua. Aku benvasiat Sunan AhKubm karya An-Nasa'i (B367, 836B, S.SI2, ISS I h), Mnsnad AM Ya'ia (6745), Mujmn' AI-Kabir karya Ath-Th.ibrani |22/H r>-421), Ai- AaUaaA wa Al-Mtitssani (2%7), dan FaiUtaatl Asfi-ShahnbnU (1322, 1343). 50 Rasulullah % Mengabarkan Kematian Dirinya.. kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah dan Allah telah berwasiat kepada kalian, aku akan meninggalkan-Nya untuk kalian. Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata untuk kalian. Ketahuilah, janganlah kalian menyombongkan diri di hadapan Allah terhadap hamba-hamba Allah dan negeri-negeri-Nya. Sesungguhnya Allah telah berfirman kepadaku dan kepada kalian, "Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yangbaik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa. * Dan Allah juga berfirman, "Bukankah dalam naarJahannam itu ada tempatbagi orang-orang yang menyombongkan diri?"*7 Kami bertanya, 'Wahai Rasulullah, kapan engkau meninggal dunia?' Maka Rasulullah M menjawab, 'Telah dekat kematian dan tempatberakhir -atau tempat kembali-kepada Allah dan ke Sidratul Muntaha, ke jannah tempat kembali, ke gelas yang sempurna, kepada Ar-Rafiq (Allah) -atau Firdaus- yang tertinggi.' Kami bertanya kepada Rasulullah ^ , 'Siapa yang memandikanmu wahai Rasulullah?' Rasulullah ^menjawab, 'Kaum lelaki dari keluargaku, yang terdekat kemudian yang terdekat' Kami bertanya, 'Wahai Rasulullah, dengan apa kami mengk^ariimu?' Rasulullah M menjawab, 'Dengan pakaianku ini jika 46.QS.Al-Qashash;B3. 47. QS. Az-Zumar- (i0. Rasulullah Mengabarkan Kematian Dirinya... 51 kalian mau, atau dengan kain dari Yaman atau dengan kain putih dari Mesir.' Kami bertanya, 'Siapakah yang menshalatkanmu di a n t a r a kami?' Kamipun menangis demikian juga Rasulullah MLalu Rasulullah menjawab, 'Pelan-pelan -semoga Allah mengampuni kalian dan membalas kalian dari Nabi kalian dengan kebaikan-. Jika kalian memandikaiiku kemudian mengkafaniku, maka letakkan aku pada tempat tidurku di dalam rumahku di tepi kuburanku, kemudian keluarlah kalian dariku beberapa saat. Sesungguhnya orang yang pertama kali menshalatkanku adalah kekasih dan temanku Jibril, kemudian Mikail, kemudian Israfil, kemudian malaikat maut bersama para malaikat yang banyak, kemudian para malaikat keseluruhan. Kemudian masuklah kalian kepadaku dengan berkelompokkelompok untuk menshalatkanku dan memberi salam kepadaku, janganlah kalian menyakitiku dengan tangisan, tidak pula dengan isakan tangis dan tidak pula dengan teriakan kesedihan. Hendaknya yang pertama-tama menshalatkanku adalah kaum lelaki dari keluargaku, kemudian kaum wanita mereka kemudian kalian setelannya. Ucapkanlah salam kepadaku dan orang yang tidak ada dari kalangan saudara-saudara kita, sampaikanlah kepada mereka salamku. Ketahuilah bahwa aku memberikan saksi kepada kalian bahwa aku menyampaikan salam kepada setiap orang yang masuk Islam dan kepada setiap orang yang mengikutiku dialas agamaku dari hari ini sampai hari kiamat.' Kami bertanya, 'Wahai Rasulullah, siapakah yang memasukkan Anda ke dalam kubur Anda di antara kami?' 52 Rasulullah Mengabarkan Kematian Dirinya.. Rasulullah ^ menjawab, 'Kaum lelaki dari keluargaku bersama para malaikat yang banyak yang mana mereka bisa melihatkalian akan tetapi kalian tidakbisa melihatmereka'.'"® 1 8 . I ladils ini terdapat di Tarikh Afit-Thabari (H/228), Hilyatul Aulia' (IV/ 1 6 « , 1 6 9 ) , Daalail An-Nubuwivah karya Al-Baihaqi ( V l l / 2 3 1 , 232), Al- Wnfa Bi A/noaal Al-Mushtafa karya Ibnu Hibban ( 1 1 / 7 8 3 , 784), thya' 'Ulumud Diin (lV/46%Al-Bidayah Wan Nihnyah (V/264,265), Ar-Riqqah mu Al-Buka' (47) j a n g telah saya berikan tahqiq atasnya dan di dalam MW/JH/I' Az-Zazmaid (JX/25). Kemudian Al-Hafizh Al-Haitsami berkata, "Diriwayatkan oleh Al-Bazaar dan para perawinya adalah perawi yang sh.ihih selain Muhammad bin Ismail bin Samurah Al-Ahmasi dan dia adalah Isiiph. Khutbah Terakhir Nabi g£ d i Atas Mimbar 53 Khutbah Terakhir Nabi M di Atas Mimbar (~~^\ ada hari Rabu4 9 sebelum lima hari dari yOwafatnya Rasulullah H, semakin tinggi J panas tubuh Nabi dan semakin keras penyakit beliau. Maka Nabi M berkata kepada keluarganya, "Guyurlah aku dengan tujuh gayung air dari tujuh sumur yang berbeda, sehingga aku bisa keluar menemui manusia dan memberikan wasiat kepada mereka." Aisyah berkata, "Maka kami mendudukkan Rasulullah i% di atas bejana5 0 milik Hafshah yang terbuat dari tembaga, sehingga kami bisa mengguyurkan air kepada beliau, sehingga Rasulullah M merasakan kelapangan. 5 1 Maka Rasululllah keluar menuju masjid 49. Hari itu bertepatan dengan tanggal 3 Juni 6 3 2 M / 7 Rahi_ul Aww.il 11 H. 50. Bejana besar dari tembaga yang digunakan untuk mencuci pakaian. 51. Diriwayatkan ok'h AJ-Bukliari (198), An-Nasa'i dalam Al-Kubra (71)82,70S3V Ahmad (VI/151 -228), Ibnu Hibban ( 6 5 9 6 , 6 6 0 0 ) , Ibnu Huyaimah ( 1 2 3 , 2 5 8 ), SiiiiflH Al-Bailmtji (1201, Musnad Ibnu Rahawaih (645) dan I lakim (1/145)- 54 Khutbah Terakhir Nabi % di Atas Mimbar dan kepalanya terikat dengan kain. Kemudian Rasulullah M naik mimbar, memuji dan menyanjung Allah, memintakan ampun untuk para syuhada yang meninggal di perang Uhud serta mendoakan mereka, lalu berkata, 'Amma ba'du...sesungguhnya kaum Anshar adalah orang-orangkepercayaanku yang aku berlindung kepada mereka, maka muliakanlah orang yang mulia di antara mereka dan biarkanlah orang yang salah di antara mereka kecuali di dalam hukuman had. Ketahuilah bahwa seorang hamba dari hamba-hamba Allah telah diberikan pilihan antara hidup di dunia dan antara berada di sisi Allah, diapun memilih berada di sisi Allah/ Maka Abu Bakarpun menangis karena menyangka bahwa Rasulullah -M mengabarkan tentang kematian dirinya. Rasulullah ^berkata, "Perlahan-lahan wahai Abu Bakar, tutuplah pintu-pintu jalan yang menuju masjid ini kecuali pintu Abu Bakar, sesungguhnya aku tidak mengetahui ada seseorang yang lebih utama di sisiku dalam memberikan bantuan dalam persahabatan melebihi Abu Bakar."51 Sedangkan di dalam riwayat Anas, "Maka Rasulullah M keluar dengan kepala terikat dengan secarik kain." Anas berkata, "Lalu Rasulullah -M naik mimbar -dan Rasulullah tidak pernah lagi naik mimbar setelah hari itu-, Rasulullah M memuji dan menyanjung Allah dan bersabda, 'Aku wasiatkan kepada kalian wahai kaum Anshar, sesungguhnya kalian bagaikan lambung dan tempa t menyimpan 52. Sunan Ad Darimi (iSI)dari Aisyah, dan akan datang riwayat dari Abu Sa'id tentang keutamaan Abu Bakar di dalam khutbah Rasulullah yang terakhir ini. Khutbah Terakhir Nabi % di Atas Mimbar 55 pakaianku,5* mereka telah menyelesaikan kewajiban mereka54 sehingga tinggal tersisa apa yang menjadi upah mereka. Maka terimalah dari orang yang berbuat kebaikan dari mereka dan tinggalkanlah orang yang berbuat salah darimereka'." Dan dalam riwayat lain dari Anas bin Malik pula, Rasulullah ^berkata, "Kaum Anshar adalah lambuiigdan tempat penyimpan pakaianku dan manusia akan bertambah banyak dan akan berkurang55 maka terimalah dari orang yang berbuat baik dari kalangan mereka danbiarkan orangyang berbuatjelek dan kalangan mereka."*' Sedangkan di dalam riwayat Ibnu Abbas, "Amma ba'du, wahai manusia, sesunggulmya manusia akan bertambah banyak dan akan berkurang kaum Ansliar sampai mereka seperti garam dalam makanan. Barangsiapa di antara kalian yang menyerahkan kepemimpinan kepada seseorang yang bisa 53. Kantong besar untuk menyimpan baju istimewa. Artinya kaum Anshar adalah kelompok dan orang-orang istimewa Rasulullah yang beliau mempercayai mereka dan bersandar kepada mereka d a l am berbagai masalah. Al-Khaththabi berkata, "Rasulullah mengumpamakan kaum Anshar dengan lambung, karena lambung adalah tempatnya makanan pada makhluk hidup vanj; dengan adanya makanan ini mereka bisa tetap h i d u p . . . , sedangkan kantong penyimpan baju adalah kantong yang lebih besar dari keranjang yang mana manusia menyimpan pakaian dan barang berharganya di d a l am kantong tersebut dan menjaganya. Rasulullah memisalkan kaum Anshar dengan ini karena mereka adalah orang-orang yang mengetahui r a h a s i a Rasulullah d a n kondisi Rasulullah yang tersembunyi. \Fathul Bunri (Vll/152) dan Synrh An-Nawtiwi (XVI/68)]. 54. Rasulullah mengisyaratkan akan baiat mereka kepada Rasulullah pada malam Aqabah, mereka telah memitaiat Rasulullah untuk melindungi dan menolong beliau, dan bagi mereka jannah. Maka mereka lelah menepati janji mereka. 55. Yaitu kaum Anshar akan berkurang..., ini merupakan imikji/.iL. 56.HR. Al-Bukhari ( 3 7 9 9 , 3 8 0 1 ) , Muslim (2510), Ahmad (III / K.2, 17<>. 1 8 8 , 2 0 1 , 246,272), At-Tirmidzi (3907), An-Nasa'i d a l a m / U - K K ( «W (8325), Ibnu 1 libban (7265), Abu Ya'la (2994,3208), Ath-Thabrani dalam Al-Kubir[l '2111), Ahmad dalam Fadhaait Ash-Shahabah (1464). 56 Khutbah Terakhir Nabi % di Atas Mimbar mernberikan mudharatdan memberikan manfaat hendaknya dia menerima orangyang berbuat baik dari kalangan Anshar dan membiarkan orangyang berbua t salah dari mereka. ' w Sedangkan dalam riwayat lainnya dari seseorang dari kalangan shahabat, bahwasanya Nabi berdiri untuk berkhutbah, lalu beliau memuji dan menyanjung Allah, kemudian memintakan ampun untuk para syuhada yang terbunuh di dalam perang Uhud, kemudian bersabda, "Amma ba 'du... wahai seluruh kaum Muhajirin, sesungguhnya kalian semakin bertambah jumlahnya, sedangkan kaum Anshar tidak bertambah dari kondisi mereka sekarang. Sesungguhnya ka um Ansliar adalah seperti tempa t menyimpan pakaianku yang aku berlindung kepada mereka, muliakanlah orang yang mulia di antara mereka dan biarkanlah orangyang bersalah di antara mereka. Sesungguhnya mereka telah menyelesaikan kewajiban mereka dan tertinggal apa yang menjadi upah mereka.r€S Di dalam hadits Abu Sa'id Al-Khudri, ia berkata, "Rasulullah keluar menemui kami ketika beliau sakit yang beliau meninggal dengan sakitnya tersebut." Abu Sa'id berkata, "Aku mengikuti Rasulullah sampai beliau naik mimbar dan bereabda, 'Sesunggulmya aku saat hii berdiri di telaga.' Kemudian berkata, 'Sesungguhnya seorang hamba dibentangkan kepadanya dunia dan perhiasannya, maka dia memilih akhirat'." 57. HR. Al-Bukhari (3800), Hakim (1V/7S), Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (XI/ 263), Tbnu Abi 'Ashim dalam Al-Aahaad wa AI-Mastaani (1780), Ibnu Sa'ad dalam Thabaqatnya ( U / 2 5 0 ) dan Al-Baihaqi di dalam Ad-Dalaatl (V1I/177). 58. HR. Ahmad (V/224) dan para perawinya adalah p a r a perawi yang shahih sebagaimana dalam Majma' Az-Zaivaaid (X/35, 36). Khutbah Terakhir Nabi $ f di Atas Mimbar 57 Tidak ada seorangpun dari para shahabat yang hadir memahami ucapan Rasulullah M kecuali Abu Bakar, maka Abu Bakar b e r k a t a , 'Demi bapak dan i b u ku sebagai tebusanmu, bahkan kami akan menebusmu dengan harta, jiwa dan anak-anak kami'." Abu S a ' id berkata, "Kemudian Rasulullah M turun dari mimbar dan Rasulullah tidak pernah lagi terlihat setelah itu.'"* Dalam riwayat Ahmad dari Abu Sa'id ia berkata, "Rasulullah & berkhutbah seraya bersabda, 'Sesunggulinya Allah telah memberikan pilihan kepada seorang hamba antara di dunia dan apa yang ada di sisi-Nya, maka hamba tersebut memilih apa yang ada di sisi Allah'." Abu S a ' i d berkata, "Maka Abu bakar menangis sehingga kami heran dengar tangisan Abu Bakar, karena kabar Rasulullah M tentang seorang hamba yang diberi pilihan dan Rasulullah-lah yang diberi pilihan, jadi Abu Bakar adalah orang yang paling paham di antara kami dengan perkataan Rasulullah i n i ." Kemudian Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya orang yang paling banyak memberikan bantuan kepadaku di dalam persahabatannya dan dengan hartanya adalah Abu Bakar, seandainya aku dibolehkan mengambil seorang kekasih (khalil) dari kalangan umatku niscaya aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai kekasih (khalil).. jkan tetapiyangdipemolehkmiadalahpersaudaraan di dalam Islam dan kasih sayangnya, tidak tersisa satu pintupun di masjid melainkan tertutup kecuali pintu Abu Bakar.'*" 59.HR. Ahmad (111/91), Ad-Darimi (77), Ibnu Hibban (6593), I bkim. AbuYaTa (1155), dan Fadhaail Ash-Shahabah 054). 60. HR. Al-Bukhari (466), Muslim (2382), At-Tirmidzi (3f>6I>l, Ahmad (111/18), Ibnu Hibban ( 6 5 9 4 , 6 8 6 1 ) , Abdun bin Humaid (964) dan Al-Uaihaiii d a l am Ad-Dalaail (Vll/174). 58 Khutbah Terakhir Nabi $g di Atas Mimbar Di dalam hadits Jundub, bahwasanya dia mendengar Rasulullah ^ bersabda lima hari sebelum meninggal dunia, "Sungguh aku memiliki saudara dan teman di antara kalian, sesungguhnya aku berlepas diri dari setiap kekasih dengan kekasihnya, seandainya aku diperbolehkan mengambil kekasih dari kalangan manusia, maka pastilah aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai kekasih. Sesungguhnya Rabb-ku telah menjadikanku sebagai kekasih sebagaimana Rabb-ku telah menjadikan Ibrahim sebagai kekasih. Sesungguhnya suatu kaum dari umat sebelum kalian telah menjadikan kuburan para Nabi dan orang-orang shalih mereka sebagai masjid, maka janganlah kalian menjadikan kuburan-kuburan sebagai masjid, sesungguhnya dku melarang kalian dari perbuatan ini"61 61. HR. Muslim (532) semisal i h i . . . , dan ini adalah lataih dari An-Nasa'i di dalam Al-Kubra (11123), Ibnu Hibban (6425) dan Al-Baihaqi di d a l am Ad- D « ; « n i 7 ( V I l / 1 7 h , 1 7 7 ) . Ambillah Tanganku Wahai Fadhl 59 Ambillah Tanganku, Wahai Fadhl! i dalam hadits Fadhl bin Abbas, "Rasulullah $ | mendatangiku dengan kondisi panas tubuh yang sangat tinggi dan beliau mengikat kepalanya, kemudian berkata kepadaku, 'Ambillah tanganku wahai Fadhl'." Fadhl berkata, "Akupun mengambil tangan Rasulullah sampai Rasulullah duduk di atas mimbar, kemudian berkata, 'PanggUlali manusia wahai Fadhl'." Akupun memanggil manusia, "Ash-Slialatu Jaami'ah... (Ayo shalat, berkumpullah...)- Manusiapun berkumpul sehingga Rasulullah berdiri untuk berkhutbah dengan berkata, 'Amma ba'du.. .wahai manusia, sesungguhnya telah dekat bagiku hak-hak di antara kalian dan kalian tidak akan bisa meliliatku di tempatku ini diantara kalian. Aku melihat bahwa selainnya tidak bisa mencukupinya dariku sampai aku memenuhi haknya di antara kalian. Ketahuilah bahwa barangsiapa yang pernah saya cambuk punggungnya silakan dia minta qishash. Barangsiapa yang pernah saya ambil hartanya, maka ini adalah 60 Ambillah Tanganku, Wahai Fadhl! hartaku silakan dia mengambilnya. Barangsiapa yang pernah saya cela kehormatannya, maka ini adalah kel^ormatanku sHakan minta qisha$h. Janganlah ada orang yang berkata, 'Aku takut mendapatkan kebencian dari Rasulullah,'ketahuilah bahwa kebencian bukanlah sifat dan tabiatku. Sesungguhnya orangyang paling aku cintai di antara kahan adalah orang yang niati mengambil haki\ya jika dia memiliki hak atas diriku atau halalkanlah untukku, sehingga aku bisa berjumpa dengan Allah dan aku tidak memilMkezhalimankepada seorangpun'." Fadhl berkata, "Seseorang berdiri dan berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya kamu memiliki hutang kepad. iku tiga dirham.' Maka Rasulullah % berkata, 'Adapun aku, aku tidak ii lendustakan orangyang berkata ini dan aku tidak akan memintanya untuk bersumpah, untuk apa tiga dirham itu durimu untukku?' Dia berkata, 'Apakah engkau tidak ingat bahwa suatu Iuri ada seorang peminta-minta melintasimu, kemudian • • 11;; kti u memerintahkanku untuk memberinya tiga • l l l l u i l l l ? ' K. isu I nllah ^berkata, 'Berikan padanya wahai Fadhl'" I .ulhl berkata, "Maka orang tersebut diberi uang lalu • Iii.IuL.., kemudian Rasulullah mengulang perkataan- \.mg pertama, kemudian berkata, 'Wahai manusia, I 11. u i ; ;s/, ipt j di antara kalian yang mencuri atau mengkhiana u' t : i i . n i-;:;/1, inirnah hendaknya dia mengembalikannya.' ""•••i'nr.ing berdiri kepadanya dan berkata, 'Wahai l ' i nliill.ih aku memiliki tiga dirham yang saya mengunci h i\ .i J.iri jalan Allah/ Ambillah Tanganku, Wahai Fadhl! 61 Rasulullah -^berkata, 'Kenapakamu mengambilnya?' Orang tersebut berkata, 'Aku sangat membutuhkan uang tersebut/ Maka Rasulullah M berkata, 'Ambillah uang tersebut darinva wahai Fadhl.' Kemudian Rasulullah & mengulang perkataannya yang pertama dan berkata, 'Wahai manusia, barangsiapa yang merasakan pada dirinya sesuatu, maka hendaknya dia berdiri, aku akan berdoa kepada Allah untukmu ".' Fadhl berkata, " S e s e o r a n g berdiri menghadap Rasulullah M dan berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku adalah seorang munafik, aku seorang pendusta dan aku adalah seorang yang banyak tidur/ Umar bin Khaththab berkata, 'Celaka kamu, sungguh Allah telah menutupimu seandainya kamu menutupinya/ Maka Rasulullah M berkata, 'Diamlah wahai lbnu Khaththab, terbukanya aib di dunia lebih ringan dari pada terbukanya aib di akhirat. Ya Allah, berilah dia rezeki kejujwan dankeirnanan,hQangkaiilalt darinya tidur jika dia mau.' Kemudian beliau berkata, 'Umar bersamaku dan aku bersama Umar. KebenaTmiseteJahkubersanTa Umar'."61 6 2 .Tarikh Ath-Thabari (11/227), Al-Baihaqi tli dalam Ad-Dataail(VII/179,[flO), lbnu Katsir di d a l am AI-Bidayah wan Nihayab (V/231), kemudian lbnu Katsir berkata, "Di dalam matan dan sanadnya ada sesuatu yang sangat aneh." Sedangkan di dalam Mnjma' Az-Znwaaid (IX/26), berkata, " A t h - Thabrani meriwayalkannva di dalam Al-Knbir dan Ai-Ausath dan Abu Ya'la semisalnya.Sedangkan di dalam sanad Abu Ya'la ada Atha'bin Muslim yang dinyatakan tsiuah oleh lbnu Hibban dan selainnya akan tetapi didhaif- 62 Ambillah Tanganku, Wahai Fadhl! Hari Kamis /Rasulullah ^ shalat di masjid meskipun sa- / ^ - ^ k i t n y a yang parah dan itu adalah akhir shalat yang Rasulullah mengerjakannya sebagai imam bagi manusia. Itu adalah shalat Maghrib pada hari K a m i s " empat hari sebelum Rasulullah meninggal. Urnmu Al-Fadhl bintu Al-IIarits berkata, "Rasulullah M shalat Maghrib bersama kami kemudian membaca, 'Wal MursaZaaf,'maka Rasulullah tidak lagi mengerjakan shalat bersama kami sampai Allah mewafatkan beliau/"'4 kan oleh sekelompok ulama, sedangkan sisa para perawi Abu Ya'la semuanya tsiq4), Muslim (418), Ibnu Majah (1234) dan Ahmad |\ 1 211). 224). 68 Perintahkan Abu Bakar Untuk Mengimami Wasiat Rasulullah M Tiga Hari Sebelum Wafat ari J a b i r bin Abdullah, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah M berkata tiga hari sebelum meninggal dunia, 'Berbaiksangkalah L ilian kepada Allah'." Dalam riwayat lain: Jail ^ s*3 VI jijLS V "/. tnganlah sahhsatu darikalian matikeaialidia berbaiksangka kpada Allah.'*2 Inn (2877) dan Ath-Thabrani di dalam Al-Attsath (1613). Wasiat R a s u l u l l a h $ i T i g a Hari Sebelum Wafat 69 Sehari atau Dua Hari Sebelum Rasulullah $ t Wafat ada hari Sabtu -atau Ahad- Rasulullah M / - - m e n d a p a t k a n pada dirinya rasa ringan sehingga keluar untuk shalat Zhuhur dipapah oleh Al-Abbas dan AH bin Abi Thalib, dan Abu Bakar menjadi imam shalat bagi manusia. Ketika Abu Bakar melihat Rasulullah datang, diapun hendak mundur maka Rasulullah menundukkan kepala kepadanya agar tidak mundur. Lalu Rasulullah berkata kepada keduanya, "Dudukkanaku di samping Abu Bakar." Keduanya lalu mendudukkan Rasulullah % di samping (di sebelah kiri Abu Bakar). Jadi Abu Bakar shalat dengan berimam mengikuti gerakan shalat Nabi sedangkan manusia shalat dengan shalatnya Abu Bakar, sedangkan Nabi duduk akan tetapi Abu Bakar berdiri. 70 Sehari atau Dua Hari Sebelum Rasulullah % Wafat Ini adalah a kW shalat Nabi yang beliau keijakan bersama manusia setelak Abu Bakar membuka skalat ini. Ini adaLak skalat Zkukur pada kari Sabtu atau Akad.7 3 Ihilaoit An-Nubuwivah karya Al-Baihaqi (1/193). Sehari atau Dua Hari Sebelum Rasulullah M Wafat 71 Sehari Sebelum Wafat C ' ehari sebelum Rasulullah wafat -hari - \ Ahad-, beliau membebaskan budak-budak- ^—^ nya dan bersedekah sebanyak tujuh dinar yang beliau miliki, kemudian memberikan senjatasenjata beliau kepada kaum muslimin. Pada malam h a r i n y a Aisyah meminjam minyak lampu kepada tetangga wanitanya,7 4 sedangkan baju besi Rasulullah tergadaikan kepada seorang Yahudi dengan tiga puluh sha' gandum."7 5 Dari Amru bin Al-Harits 4fe, ia berkata, "Rasulullah tidak meninggalkan satu dinar dan tidak pula satu dirham, tidak pula satu budak lelaki dan tidak pula satu 74. Ketika salut Rasulullah semakin ketas, pada malam Senin AUyah mengutus dengan lampu kepada seorang wanita dan berkata, "Hadiahkan kepada kami untuk lampu kami dari minyak samin, se^ungguhnva Rasulullah s o r e ini dalam keadaan mau meninggal." Al-Mu'jam Al-Kabir (V1/19K), Thabnqnt lbnu Sa'ad (11/237) dan Lathaif Al-Ma'arif karya Tbnu Kajab (184). 75. Ar-Rahiq Al-Makhtum (552). 72 Sehari Sebelum Wafat budak perempuan kecuali seekor bighal putih yang Rasulullah ^ mengendarainya. Sedangkan senjata dan sebidang tanah telah Rasulullah jadikan sebagai sedekah untuk ibnu sabil."76 Di dalam hadits Ibnu Abbas We> , ia berkata, " R a s u l u l l a h $g meninggal dunia dan beliau tidak meninggalkan dinar, dirham, budak laki-laki mapun budak perempuan. Dan Rasulullah meninggalkan baju besinya tergadaikan kepada seorang Yahudi dengan tiga puluh sha' g a n d u m , " 7 7 dan hadits semisal ini yang bersumber dari Aisyah.7 8 Di dalam hadits Aisyah Ijgg, ia berkata, "Rasulullah •fe sakit yang beliau meninggal dunia dengan sakit tersebut." Dia berkata, "Beliau memiliki enam -atau tujuhdinar padaku, maka Rasulullah M memerintahkanku untuk m e m b a g i - b a g i k a n n y a . Akan tetapi sakit Rasulullah telah menyibukkanku, lalu Rasulullah % pingsan dan ketika sadar, beliau berkata, 'Wahai Aisyah, apakah engkau tefali menafkahkan emas tersebut?"' Aisyah berkata, " B e l um wahai Rasulullah." Maka Rasulullah $g meminta dinar tersebut dan meletakkannya di telapak tangannya untuk menghitungnya, kemudian berkata, 'Apa persangkaan Muhammad terhadap Rabb- 7f>. HR. Al-Bukhari (2739), An-Nasa'i di dalam Al-Mujtaba (3594) d a n di dalam Al-Kubra (6421), lbnu Al-Ja'ad (2537), Ahmad (IV/2790, Ibnu Khuzaimab (2489), Al-Baihaqi ( 1 1 6 7 4 , 1 1 6 7 5 ) , At-Ausath karya AhVThabrani (515), Al- Kabir (XVIl/44), At-Aahaad wat Matsaatii (2760), Sunan Ad-Daniquthni 12-5) dan ibnu Sa'ad (2537). 77. Diriwayatkan oleh Ahmad ( 1 / 2 3 6 , 3 0 0 , 3 6 1 ) , At-Tirmidzi (1214), An-Nasa'i di dalam Al-Mujtaba (4651) dan di dalam Al-Kubra (6247) dan Alh-Thabrani di d a l am Al-Kabir (Xl/268,299). •s. I >irhvavatkan oleh Al-Bukhari (2509) dan Ahmad (Vl/237). Sehari Sebelum Wafat 73 nya apabila berjumpa dengan Allah sedangkan dinar mi masih ada padanya, infakkan seluruh dinar ini'." Aisyah berkata, "Rasulullah rr^runggal pada hari i t u . " 7 9 79 Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban (715), Ibnu 'Asakir (TV/110,111) dan Al- Wafn bi Ahwal Al-Mushthafa (11/780). 74 Sehari Sebelum Wafat Hari Terakhir dari Kehidupan Nabi aitu hari Senin tanggal 12 Rabi'ul Awwal a h u n l l H . 8 0 Rasulullah M telah terputus dengan manusia selama tiga hari penuh, yaitu hari Jum'at, Sabtu dan Ahad -sebagaimana telah lalu penjelasannya-. Ketika kaum muslimin sedang shalat Shubuh pada hari Senin, mereka berbaris di dalam shalat, tidaklah mengejutkan mereka kecuali Rasulullah yang membuka penutup kamar Aisyah.8 1 Maka Rasulullah ^ memandang mereka dengan berdiri seolah-olah wajah Rasulullah seperti kertas mushhaf8 2 dan Rasulullah tersenyum lalu tertawa. Maka Abu Bakar mundur ke belakang untuk 80. Bertepatan dengan tanggal 8 Juni 632 M. 81. Dalam riwayat Al-Baihaqi di dalam Ad-Oalaail (VI1/199), bahwasanya Rasulullah bersandar kepada Al-Fadhl bin Al-Abbas dan budaknva yang bernama Nuba. 82. Mengibaratkan tentang ketampanan yang sangat, kulit yang baik, bersih dan bersinarnya wajah beliau. Hari Terakhir dari Kehidupan Nabi & 75 masuk ke dalam barisan shalat karena menyangka bahwa Rasulullah M ingin keluar untuk shalat. Sedangkan kaum muslimin hampir saja terfitnah dalam shalat mereka karena gembira dengan melihat Rasulullah, akan tetapi Rasulullah % memberikan isyarat kepada mereka untuk menyempurnakan shalat, kemudian Rasulullah menutup tirai kamar Aisyah . 8 3 Wajah Rasulullah $5 yang mulia tampak oleh kaum muslimin di waktu Shubuh pada hari Senin. Rasulullah memberikan perpisahan kepada mereka dengan pandangan yang hampir saja mereka terfitnah dengan pandangan Rasulullah tersebut. Itulah akhir pertemuan keumuman kaum muslimin dengan Rasulullah ^g. Lisan kenyataan mereka berbicara sebagaimana sebagian mereka berkata: Dan aku memandang sepera kematian dari perpisahan sesaat Maka bagaimana dengan perpisahan yang waktu pertemuannya di hari pengumpulan Manusiapun pulang dan mereka berpendapat bahwa Rasulullah M telah membaik dari sakitnya, sedangkan Abu Bakar masuk menemui Nabi dan berkata, "Wahai Nabiyallah, sesungguhnya engkau pada pagi ini dalam kenikmatan dan keutamaan. Hari ini adalah hari anak perempuan Kharijah"8 4 -dia berada di Bani Al-Harits bin 83. Dari Anas bin Malik diriwayatkan oleh Al-Bukhari (680), Muslim (419), An- Nasa'i di d a l am Al-Kubra (71(17), Ibnu Majah (1624), Ahmad (111/110, lf.3, 196) dan Al-Baihaqi di dalam Ad-dalaail(VII/294). 84. Habibah bintu Kharijah bin Abu Zuhair saudara Bani Al-Harits bin Al- Khazraj. 76 Hari Terakhir dari Kehidupan Nabi % Al-Khazraj-, maka Rasulullah ^ berkata, "Datangilah keluargamu." Maka Abu Bakar ^> keluar menemui keluarganya di daerah As-Sanh di sebelah timur Madinah.8 5 Dan Ali bin Abi Thalib keluar menemui manusia setelah melihat Rasulullah M, maka manusia bertanya kepadanya, "Wahai Abu Al-Hasan, bagaimana keadaan Rasulullah pagi hari ini?" Ali menjawab, "Pagi ini alhamdulillah beliau telah sembuh." Lalu Al-Abbas bin Abdul Muththalib memegang tangan AH bin Abi Thalib, kemudian berkata kepadanya, "Wahai Ali, bersumpahlah dengan nama Allah, sungguh aku mengetahui kematian dari wajah Rasulullah sebagaimana aku mengetahuinya dari wajah-wajah bani Abdul Muththalib dan aku memandang bahwa Rasulullah akan meninggal dari sakitnya ini.86 Tidaklah ini kecuali kesadaran sebelum kematian..., tidak lama berselang sampai semakin keras rasa sakit pada diri Rasulullah dan bertambah parah sakit beliau setelah manusia pulang dari masjid, dan mereka beranggapan bahwa Rasulullah sudah membaik sakitnya. Bertambah keras sakit Rasulullah ^ untuk ke sekian kalinya. Aisyah berkata, "Nabi -M berkata ketika sakit menjelang wafat beliau: 85. Sirah Ibnu Hisyam (1V/208). 86. HR. Al-Bukhari (4447), Ahmad (1/263,325), Al-Baihaqi (16351), Al-Adab At-Mtifrad (1130), Ibnu Hisyam (1 V / 2 0 9 ) dan Ad-Dalaail karya Al-Baihaqi (VII/224). Hari Terakhir dari Kehidupan Nabi ££ 77 p-Jl ^JJj ^ ^UsAit j jljl "Wahai Aisyah, senantiasa aku mendapatkan rasa sakit dari makanan yang aku makan di KhaibarF Inilah saa tnya aku mendapati terputusnya pembuluh darahku™ karena sebab racun tersebut * Dan Fathimah masuk menemui Rasulullah tatkala semakin berat penyakit Rasulullah dan mulai diliputi kepedihan, maka Fathimah berkata, "Aduh, alangkah pedihnya (penderitaan) bapakku." Maka Rasulullah berkata, "Tidak ada kepedihan lagi untuk bapakmu setelah hari ini.'"'0 Yang deniikian itu karena Fathimah melihat pada diri Rasulullah dari penderitaan menjelang wafat. 87. Yaitu suapan yang aku makan dari kambing y a n g telah diracuni oleh seorang wanita Yahudi dan diberikan kepada beliau di Khaibar. Maka Rasulullah memakan satu suap dari daging kambing tersebut d a n berkata, "Sesungguhnya iamtingini mengabarkan kepadaku bah wasamadra beracun. "Etan kisah nyata ini terkenal di d a l am buku-buku hadits. Lihat hadits Anas bin Malik pada Al-Bukhari (2474),Mus)im (2190), Ahmad (m/ 2 1 8 ) , AbuDawud (4508), Al-Baihaqi (15784, 19500) dan Al-Bukhari di dalam At-Adab Al-Mufrad (243). 8 8 . Pembuluh darah di dalam hati yang bercabang darinya seluruh pembuluh darah, apabila putus maka akan meninggal pemilik pembuluh darah tersebut. Maksudnya racun daging kambing tersebut telah merusak pembuluh darah tersebut sehingga terkumpul kedudukan kenabian dengan kedudukan mati syahid sehingga Rasulullah tidak kelepasan satu keutamaanpun. FaidhAl-Qadir(7915). 89. H R. Al-Bukhari (4428), Al-Baihaqi (19501) d a n Hakim (IH/58) dari Aisyah. 90. HR. Al-Bukhari (4462), Ibnu Majah (1629), Ibnu Hibban (6613), AJ-Baihaqi (6519), Abu Ya'la (2769, 3380, 3441), Ath-Thayalisi (2045) dan Abdun bin Humaid (1364) dari Anas. 78 Hari Terakhir dari Kehidupan Nabi ££ Wasiat Terakhir Nabi & (Wasiat Perpisahan) ( / y^mmuSalamah g|g berkata, "Keumuman (S(wasiat Rasulullah M ketika meninggal dunia, 'Shalatlah dan budak-budak yang kalian m i l i k i . ' Sampai Rasulullah mengulang-ulang wasiat ini di dalam dada beliau karena beliau tidak mampu untuk berbicara fasih dengan lisannya."9 1 Dari Anas ^ , ia berkata, "Keumuman wasiat Rasulullah $1 ketika menjelang wafat beliau adalah, 'Shalatlah dan budak-budak yang kalian miliki/ Sampai Rasulullah mengulang-ulang wasiat ini di dalam dada b e l i a u karena b e l i a u hampir tidak mampu untuk berbicara fasih dengan lisannya." Dalam riwayat lain dari Anas, "Wasiat terakhir Rasulullah yang beliau mengulang-ulangnya di dalam 91. HR. Ahmad ( 1 0 / 1 1 7 ) , An-Nasa'i di dalam Al-Kubm (8097-8099), Ibnu Majah (1625), Abu Y a l a (6936) d a n Ath-Thabrani di d a l am At-Kabh (23/306,379). Wasiat Terakhir Nabi & (Wasiat Perpisahan) 79 dada beliau dan hampir tidak bisa mengucapkan dengan fasih melalui lisannya: 'Shalatiah, shalatiah, bertaqwalah kalian kepada Allah pada budak-budak yang kalian miliki'. ' m Sedangkan di dalam hadits Ali bin Abi Thalib ia berkata, "Nabi memerintahkanku agar membawakan untuk beliau sebuah bejana untuk menulis apa yang umatnya tidak akan tersesat setelannya, maka aku takut akan kelepasan ruhnya sehingga aku berkata, 'Aku akan menghafal dan mengingatnya/ Maka Rasulullah berkata. Aku wasiatkan dengan shalat dan zakat demikian juga untuk budak-budak kalian'." Dalam riwayat Ali yang lain, ia berkata, "Tatkala sakit Rasulullah semakin parah, beliau berkata, 'Wahai Ali, bawakan untukku piring guna menulis apa yang umatku tidak akan tersesaf." Ali berkata, "Aku takut beliau akan mendahuluiku, maka aku berkata, 'Sesungguhnya aku bisa menghafal dari tanganku satu lembar kertas/ Dan kepala beliau berada di antara tangan beliau dan lenganku, beliau berwasiat dengan shalat dan zakat serta para budak kalian..., beliau berkata demikian sampai keluar ruhnya. Beliau memerintahkan untuk bersyahadat bahwasanya tidak ada ilah yang hak disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. 92. HR. Imam Ahmad (II1/117), An-Nasa'i di dalam Al-Kubm (7095), Ibnu Hibban (6605), AJ-Hakim (111/57), Abu Ya'la (2933, 2 9 % ) dan Abdun bin Humaid (1214). 80 Wasiat Terakhir Nabi ££ (Wasiat Perpisahan) Barangsiapa yang bersaksi dengan dua hal ini maka akan diharamkan baginya naar'."9 3 Di dalam hadits Aisyah dan Ibnu Abbas, keduanya berkata, "Ketika Rasulullah M menjelang wafat, beliau mulai menutupkan kain ke wajah beliau, apabila sulit bernafas karenanya beliau menyingkapnya dari wajahnya kemudian bersabda: J^CS JJZS lji>Jl (jjCaiilj - 3 ^ S l 1_5& «&! aI*J "Semoga Allah melaknat Yahudi dan Nashrani, mereka menjadikan kuburan para Nabi mereka sebagai masjid," memperingatkan umatnya dari perbuatan mereka.9 4 Dari Abu Ubaidah bin Al-Jarrah, ia berkata, "Perkataan Rasulullah M yang beliau ucapkan terakhir kali adalah: 'Keluarkan Yahudi dan penduduk Hijaz danperiduduk Najran dari Jazirah Arab'. S e d a n g k a n dalam hadits Aisyah, ia berkata, "Rasulullah memberikan pesan yang terakhir dengan bersabda, 'Tidak dibiarkan ada dua agama di Jazirah Arab'.'"* 93. Al-Adab Al-Mufmd karya Al-Bukhari (156). 94. HR. Al-Bukhari ( 4 3 5 , 4 3 6 ) , Muslim (531), An-Nasa'i di dalam Al-Mttjtaba (703) d a n di dalam Al-Kubra (782, 7089-7091), Ad-Darimi (1403), Ahmad (1/21K), (Vl/34, 228, 275), Ibnu Hibban (6619), Al-Baihaqi (7011) dan Ibnu Jarud di dalam Al-Muntaqa (175). 9 5 . HR. Ahmad (1/195,196), Ad-Darimi (2498), Al-Baihaqi (18529), Abu Ya'la (872), Ath-Thayalisi (229), Al-Humaidi (85) dan lbnu Abi 'Ashim di dalam Al-Aahaad wal Matsaani (234). 96. HR. Ahmad (VI/274), Ath-Thabrani di d a l am Al~Ausath (1070), lbnu Hisyam ( W / 2 1 8 ) dan TnrfkJiAtfi-'niafcfln (111/214,215) dengan sanad yang bagus. Wasiat Terakhir Nabi $g {Wasiat Perpisahan) 81 Rasulullah M Ketika Sakaratul Maut isyah berkata, "Pada hari itu Rasulullah kembali kepadaku sekembalinya beliau dari masjid, kemudian b e r b a r i n g di tempat tidurku. Kemudian Abdurrahman bin Abu Bakar masuk dan di tangannya ada siwak berwarna hijau. Aisyah berkata, " R a s u l u l l a h melihat ke tangan Abdurrahman dengan pandangan yang aku mengetahui b e l i a u menginginkan siwak." Aisyah berkata, "Aku bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah engkau suka untuk aku berikan kepadamu siwak ini?' Maka Rasulullah % mengisyaratkan dengan kepalanya, 'Ya/ Akupun memberikan siwak tersebut kepada Rasulullah, akan tetapi siwak tersebut begitu keras97 bagi Rasulullah, maka aku berkata, 'Aku lembutkan 97.Siwak tersebut k e r a s . . . , menjelaskan ha! ini apa yang datang dalam sebuah riwayat hadits, "Rasulullah lemah untuk melunakkan siwak, maka aku mengambilnya, menguyahnya dan aku membersihkan gigi Rasulullah d e n g a n n y a . . . ." 82 Rasulullah * Ketika Sakaratul Maut untukmu.' Rasulullah lalu memberikan isyarat, 'ya' dengan kepalanya. Maka aku melembutkan siwak tersebut, kemudian Rasulullah memakainya." Dalam sebuah riwayat, "Rasulullah membersihkan gigi beliau dengannya seperti sebaik-baik Rasulullah membersihkan gigi dan di hadapannya ada bejana berisi air, maka Rasulullah memasukkan kedua tangannya ke dalam air dan mengusapkan tangannya ke wajahnya seraya berkata, Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, sesungguhnya kematian itu ada sakaratul mautnya'." Kemudian Rasulullah mengacungkan tangannya dan bersabda, "Ya Allah, bersama Ar-Raf}qAI-A 'la (Allah). Dalam riwayat lain, "Maka Aisyah mendengarkan ucapan Rasulullah yang berkata, 'Akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleli Allah, vaitu: Para Nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih. Ya Allah ampunilah aku dan belas kasilianilah aku dan pertemukan aku dengan Ai-Rahq Al-A la. YaAllah Ar-Rafiq Al-A la,' sampai Rasulullah meninggal dunia sehingga tangannya turun."99 Dalam sebuah riwayat dari Aisyah, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah bersabda, 'Tidaklah ada seorang Nabipun yang meninggal dunia keojah diberipilihaii bersama Dzatyang mengurus dirinya'." 98. HR. Al-Bukhari (890, 4450, 4451), Ahmad (VI/48, 200, 274), Ibnu Hibban (b616,6617,711b). Hakim ( I V / 6 , 7 ) , Al-Baihaqi ( 1 6 9 , 1 3 2 0 8 ) , Abu Y a ' l a (4585, 4604), Ath-Thabrani di dalam Al-Kabir (23/32,33) dan d i d a l am Al-Ausath (1818), IbnuRahawaih (764,1254,1715),Ibnu Sa'd (11/223) dan Ibnu Hisvam (1 V / 2 1 0 ) . W. Sirah Ibnu Hisyam (IV/209,210). Rasulullah g£ Ketika Sakaratul Maut 83 Aisyah berkata, "Aku mendapati Rasulullah Jg terasa berat di pangkuanku dan di dadaku, kemudian jatuhlah siwak beliau dan aku mendengar beliau bersabda, 'Akan tetapi bersama Ar-Rahq Al-A la di jannah'." Aku mengetahui bahwa Allah berbicara dengan kami. Sesungguhnya Allah memberikan keutamaan kepada Rasulullah ^§ dengan mengulang pemberian pilihan kepada beliau. Aisyah berkata, "Aku melihat wajah Rasulullah, ternyata wajah Rasulullah diliputi warna kekuningan, pandangan matanya menatap ke atap dan Allah telah mewafatkannya."1 00 Dalam riwayat lain Aisyah berkata, "Aku mendengar Rasulullah ^bersabda, 'Tidaklah seorang Nabi yang sakit kecuali diberi pUihaii antara dunia dan akhirat.' Rasulullah M ketika sakit menjelang wafat, beliau bersuara parau. Aku mendengar beliau bersabda, 'Akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: para Nabi, para shiddiiaiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orangshalih.'*01 Aku mengetahui bahwa Rasulullah ^ diberi pilihan/"0 2 100. Dalait An-Nubuivwah karya Al-Baihaqi (VII/205, 209) dan Ar-Riaaah wal Buka' (57) dengan tahqiq sava. 101. QS. An-Nisaa': 69. 102. HR. Al-Bukhari (4435), Muslim (2444), Ibnu Majah (1620), An-Nasa'i di dalam A/-Kubra (7103,10933,11111). Ahmad (VI/176,205,169), Ibnu Hibban (6592), Al-Baihaqi (13195), Abu Y a l a (4534), Ath-Thnvalisi (1456), Ibnu Rahawaih (765) dan Ibnu At-Ja'ad f1546). 84 Rasulullah £ Ketika Sakaratul Maut Rasulullah £g meninggal dunia ketika waktu Dhuha sudah sangat panas pada hari tersebut yaitu hari Senin dan lamanya Rasulullah £ sakit dua belas hari dan ada yang mengatakan empat belas hari.103 f. Ai-Wa/a bi Ahwaal Al-Mushthafa karya fbnul Jauzi (11 / 7 7 7 ) . Rasulullah % Ketika Sakaratul Maut 85 Ta'ziyah Para Malaikat Kepada Ahlu Bait e t i k a Rasulullah ife meninggal dunia, d a t a n g l a h ta'ziyah kepada keluarga Rasulullah ift. Mereka mendengar suara dan gerakan dari dalam rumah akan tetapi mereka tidak melihat ada orang, seraya berkata, "Assalamu 'alaikum altla bait wa rahmatuJJahi wa barakatuh. Sesungguhnya kepada Allah berbela sungkawa pada setiap musibah dan ganti dari setiap kebinasan, penyusul dari setiap kelepasan. Maka kepada Allah-tah kalian percaya dan kepada-Nya kalian berharap. Sesungguhnya orang yang tertimpa musibah adalah orang yang diharamkan dari pahala. WassalamualaikuiTt wa rahmatullah wa barakatuh"10* 104. Ta'ziyah ini bersumber dari hadits Jabir bin Abdullah di d a l am DalailAti- Nubuwivah karya Al-Baihaqi (VII/269) danMnstadrak Al-Hakim (111/57. 58) dan Al-Hakim menshahihkannya. Dan dari hadits Ja'far Ash-Shadiq dari bapaknya dari kakeknya di dalam Thnbaqat lbnu Sa'ad (11/258, 259), Dalaail An-Nubuwwah karya Al-Baihaqi (V1J/210, 211, 2 6 7 , 26S), AhKhnshaish Al-Kubra karya As- 86 Ta'ziyah Para Malaikat Kepada Ahlu Bait Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah % Meninggal 7ersebar berita menyedihkan dan musibah y a n g agung dan m a n u s i a mengetahui bahwa Rasulullah telah berpindah ke sisi Rabb-nya. Aisyah berkata, "Kaum lelaki duduk, mereka seperti kaum yang tidak memiliki ruh. Dan pantas bagi mereka dalam tingkatan ujian yang terbagi di antara mereka. Sebagian mereka mendustakan kematian Rasulullah 'M, sebagian mereka diam tidak berbicara kecuali setelah waktu yang lama dan s e b a g i a n mereka bingung sehingga berbicara dengan tanpa penjelasan, sebagian yang lain tetap menggunakan akal mereka dan sebagian Suyutlii (11/273), La tha \f Al-Ma 'a rif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali (188), kitab Al-Arba'in FiManaaib Ummahat Al-Mu'minin karya Abdurrahman bin Asakir (38). d a l am lindils Yang panjang, kemudian ia berkata, "ini adalah hadits basan murkai." Di dalam hadits ini terdapat dalil akan keutamaan ummahat mukminin, karena ucapan salam para malaikat kepada mereka dan ta'ziyah mereka sebagai tanda akan keutamaan mereka. Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah $f Meninggal 87 mereka hanya bisa duduk. Dan Umar termasuk orang yang mendustakan kematian Rasulullah, Ali termasuk orang yang hanya bisa duduk dan Utsman termasuk orang yang diam tidak berbicara. Umar keluar kepada manusia sedangkan Rasulullah jUg telah diselimuti dan berkata, 'Sesungguhnya Rasulullah belum meninggal, Allah akan mengembalikannya dan akan memotong tangan-tangan dan kaki-kaki kaum munafik yang mereka mengharapkan kematian Rasulullah. Akan tetapi Allah telah menjanjikan kepada Rasulullah sebagaimana memberikan janji kepada Musa, dia akan mendatangi kalian lagi.' Sedangkan Ali hanya bisa duduk di dalam rumah. Adapun Utsman dia tidak berbicara kepada seorangpun, dia diambil tangannya, didatangkan dan dibawa pergi tanpa berbicara.1 05 Adapun Fathimah binti Muhammad tatkala Rasulullah '% meninggal dunia, ia berkata, 'Wahai bapakku, engkau mengabulkan Rabb yang telah memanggilmu, ke jannah Firdaus tempat tinggalmu. Wahai bapakku, kepada Jibril kami mengabarkan kematianmu'."1 06 Anas berkata, " A k u menyaksikan Rasulullah ketika masuk Madinah, maka aku tidak melihat suatu 105. Lathaif Al-Ma'arif karya Ibnu Rajab (190] dan Ar-Riqqnh wtil Buka' karya Ibnu Qudamah (57) dengan tahi)iq yang lelah sava berikan. 106. HR. Al-Bukhari (4462), An-Nasa'i di dalam Al-Mujtaba (1844) dan di dalam Al-Kubra (1971), Ibnu Majah (1629), Ad-Darimi (87), Ahmad (111/204), Ibnu Hibban (6613, 6622), Al-Baihan i (6519), Hakim (1/381), Abu Ya'la (3380), Abdun bin Humaid (1364), Ath-Thabrani di d a l am Al-Kabir (22/416), A(h- Thayalisi (1374) dari Anas bin Malik. B8 Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah « Meninggal hari yang lebih bagus dan lebih bercahaya dari hari yang Rasulullah masuk Madinah menemui kami..., akupun menyaksikan hari kematian Rasulullah maka aku tidak melihat suatu hari yang lebih jelek dan lebih gelap dari hari yang mana Rasulullah ^ meninggal dunia pada hari tersebut."1"7 D i r i w a y a t k an bahwa Abdutlah bin Zaid ketika Rasulullah % meninggal dunia, ia berdoa, "Ya Allah, butakanlah mataku sehingga aku tidak akan melihat sesuatupun setelah Rasulullah," maka butalah dia di tempatnya tersebut. Dalam riwayat lain ia berkata, "Ya Allah, butakanlah aku sehingga aku tidak melihat sesuatupun setelah kekasihku sampai aku berjumpa dengan kekasihku." Maka diapun buta di tempatnya tersebut.1 08 Adapun Abu Bakar, tatkala dia melihat Rasulullah sadar dari rasa sakit yang beliau derita pada waktu shalat Shubuh di hari tersebut. Abu Bakar melihat Rasulullah membuka penutup kamar dan memandang kaum muslimin di dalam barisan shalat di belakang Abu Bakar. Rasulullah $| kagum dan tersenyum sampai kaum muslimin akan meninggalkan shalat karena gembira dengan kondisi Rasulullah. Tatkala Abu Bakar selesai shalat dan menyangka bahwa Rasulullah telah t 0 7 . HR. Ahmad (111/221, 268), At-Tirmidzi di daUm Sunannya (3618, 1844) dan di dalam Asy-Symnait (393), Ibnu Majah (1631), Ibnu Hibban (6634), Hakim (III/57), Al-Baihaqi di dalam Ad-Dalaail (VII/265), dan di dalam Al-Khashaish Al-Kubra karya As-Suyuthi (H/278), Tafsir Al-Qurthubi (IV/225, XVI/142), Al-Bidayah Wan Nihayah (V/273,274) dan Sirah Al- Halabiyah (IH/495). 108. Tafsir Al-Qurthubi (V/271). Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah £ Meninggal B9 hilang rasa sakitnya, maka dia meminta izin kepada Rasulullah untuk menemui salah satu istrinya (Putri K h a r i j a h ) yang tinggal di As-Sanh sebelah timur Madinah, kemudian dia naik kuda pergi menemui keluarganya. Ketika waktu Dhuha semakin panas pada hari tersebut dan Rasulullah telah meninggal dunia, para shahabat b e r s e l i s i h akan kematian Rasulullah. Sebagian mereka berkata, "Rasulullah telah meninggal dunia...", sebagian lain berkata, "Rasulullah % belum meninggal dunia." Salim bin Ubaid pergi menyusul Abu Bakar ke As-Sanh dan memberitahukan kematian Rasulullah ~%. Abu Bakar datang sampai turun di depan pintu masjid sedangkan Umar berbicara dengan manusia, Abu Bakar tidak menoleh kepada sesuatupun sampai masuk menemui Rasulullah $g di kamar Aisyah, sedangkan wajah Rasulullah -jfe ditutupi dengan kain di sisi rumah dan pada tubuh Rasulullah diselimuti dengan kain dari Yaman. Abu Bakar datang menyingkap wajah Rasulullah M kemudian dia membungkukkan badan untuk mencium Rasulullah, lantas berkata, "Demi bapak ibuku sebagai tebusan Anda, adapun kematian yang Allah telah menetapkannya untuk Anda, Anda telah merasakannya dan Allah tidak akan mengumpulkan pada diri Anda dua kematian. Sungguh Anda telah mati dengan kematian yang Anda tidak akan mati lagi setelannya." Kemudian dia mengembalikan kain penutup wajah Rasulullah. Kemudian Abu Bakar keluar menemui manusia di m a s j i d , sedangkan Umar masih b e r b i c a r a dengan 90 Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah * Meninggal manusia, kemudian Abu Bakar berkata, "Pelan-pelan wahai Umar, diamlah." Umar enggan untuk duduk sehingga Abu Bakar menegur Umar dengan ucapannya tadi sebanyak dua kali atau tiga kali. Ketika Umar enggan untuk duduk. Abu Bakarpun berdiri dengan menyanjung dan memuji Allah dan bersyahadat, maka manusiapun mendatangi Abu Bakar dan meninggalkan Umar. Setelah Abu bakar menyelesaikan tasyahudnya, dia berkata, "Amma ba'du, barangsiapa yang menyembah Muhammad sesungguhnya Muhammad telah men i n g g a l . Dan barangsiapa yang menyembah Allah sesungguhnya Allah Maha Hidup dan tidak akan mati. Allah berfirman: «£t iSyjfJ^L^ lili- 2lt * -r j J j « - 1 ^ J j i^ Tvlidiammad itu tidak lain hanyalali seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah Jika dia wahtatau dibunuh kamu berbalikke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalikke belakang maka ia tidak dapat mendatangkaii m udharat kepada Allah sedikitpun, dan Allali akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur'."'09 109. QS. Ali Imran: 144. Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah * Meninggal 91 Ketika Abu Bakar membaca ayat ini, y a k i n l ah manusia bahwa Rasulullah $g telah meninggal dunia. Demi Allah seolah-olah manusia tidak mengetahui bahwa ayat ini telah turun sampai Abu Bakar membacanya pada waktu itu. Umar berkata, "Demi Allah tidaklah tahu kecuali aku mendengar Abu Bakar membaca ayat tersebut sampai aku terdiam1 1 0 dalam keadaan berdiri sampai aku terjatuh ke tanah karena kedua kakiku tidak mampu berdiri dan aku yakin bahwa Rasululllah 'M telah meninggal dunia."1 11 110. Terdiam di tempatnya tidak bisa maju maupun mundur karena kesedihan yang dia alami seolah-olah kakinya terputus. 111. Lihat hadits Aisyah di d a l am riwayat Al-Bukhari ( 1 2 0 5 , 4 4 5 2 , 4 4 5 3 ) , Al- Mujtaba karya An-Nasa'i (1841) dan di Sunan Al-Kubra (1968), Sunan Al- Baihaqi (6472,6501),M«snad Ahmad (V/117), Ad-Dalaail karya Al-Baihaqi (VI1/215-219) dan Sirah Ibnu fflsyam (IV/210-211). 92 Sikap Para Shahabat Ketika Rasulullah & Meninggal Abu Bakar Menjadi Khalifah Kaum Muslimin \ / erjadi perselisihan tentang kekhalifahan di / antara kaum muslimin sebelum mereka ' merawat tubuh Rasulullah untuk dikuburkan. Di sana terjadi perdebatan, pertikaian, pembicaraan dan perbantahan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar di tempat pertemuan Bani Sa'idah. Sebagian shahabat membaiat Abu Bakar menjadi khalifah dan terjadilah syubhat di kalangan orang-orang Anshar. Sebagian orang dari kaum Anshar berpendapat akan bolehnya mengangkat khalifah dari kaum Anshar, sedangkan yang lain bersikap adil dengan berpendapat dibolehkan adanya pemimpin dari kaum Muhajirin dan adanya pemimpin dari kaum Anshar, sampai diterangkan oleh Abu Bakar bahwa kekhalifahan tidak berhak kecuali bagi orang Quraisy sehingga semuanya kembali kepada Abu Bakar dan mereka bersepakat untuk memilih Abu Bakar menjadi khalifah bagi kaum muslimin. Ini Abu Bakar Menjadi Khalifah Kaum Muslimin 93 adalah masalah yang paling besar dan paling membawa berkah bagi Islam dan penganutnya. Peristiwa ini menghabiskan sisa waktu pada hari Senin sampai akhir malam -malam selasa- menjelang Shubuh. Dan jasad Rasulullah $g yang mulia masih tetap di tempat pembaringannya diselimuti dengan kain dari Yaman dan dikunci oleh keluarga Rasulullah 94 Abu Bakar Menjadi Khalifah Kaum Muslimin Memandikan Nabi 28) dan Musnad Abu Ya'la (22). 102 Menshalatkan Rasulullah & Penguburan Nabi |£ e rawatan tubuh Rasulullah dan menshalat- ' k a n beliau menghabiskan waktu seluruh hari Selasa hingga terbenamnya matahari pada hari Selasa. Dan Rasulullah diletakkan di atas ranjang beliau untuk dishalatkan dan ranjang Rasulullah berada di tepi kuburan beliau. Ketika mereka ingin menguburkan Rasulullah mereka menggeser ranjang tersebut ke arah kaki kuburan kemudian Rasulullah dimasukkan ke dalam kuburan dari arah sana. Turun untuk menguburkan Rasulullah Al-Abbas bin Abdul Muththalib, Ali bin Abi Thalib, Qutsam bin Al-Abbas, Al-Fadhl bin Al-Abbas dan Syatjran maula Rasulullah MTelah berkata Aus b i n Khaula kepada Ali b i n Abi Thalib, "Wahai Ali, aku meminta kepadamu dengan nama Allah, b e r i k a n kami b a g i a n dalam merawat Rasulullah." Maka Ali menjawab, "Turunlah," maka diapun turun bersama k a u m . n s 125. Sirah Ibnu Hisyam (1V/217). Penguburan Nabi g£ 103 Ibnu Abbas berkata, "Telah dilemparkan ke dalam kuburan Rasulullah atau dia berkata di dalam lahadnya kain berwarna merah."1 2 6 Dan pada kain merah ini ada kisahnya. Nabi pernah memakai kain merah ini dan menggunakannya untuk alas tidur, ketika Rasulullah meninggal dunia, kain ini diambil oleh Syaqran. Ketika Rasulullah diletakkan di dalam kubur maka Syaqran meletakkan kain tersebut bersama Rasulullah dan berkata, "Demi Allah, tidak ada seorangpun yang bisa memakainya setelah Anda." Maka kain tersebut dikubur bersama Rasulullah $|.1 Z7 Penguburan Rasulullah dilakukan pada tengah malam pada malam Rabu. Dari Ummi Salamah istri Rasulullah berkata, "Ketika kami berkumpul menangis -yaitu ketika meninggalnya Rasulullah- kami tidak tidur dan Rasulullah berada di rumah kami dan kami tinggal untuk melihat Rasulullah di atas ranjang. Tiba-tiba kami mendengar suara kapak di waktu sahur. Ummu Salamah berkata, "Kamipun berteriak dan berteriak pula penduduk Madinah maka bergemuruhlah Madinah dengan satu suara. Bilal lalu mengumandangkan adzan Shubuh. Ketika dia menyebut Rasulullah,1 3 8 dia menangis sehingga menambah kese- 126. HR. Muslim (967). At-Tjrmidzi (1038), Al-Mujtaab dari Sunan An-Nasa'i (2112), Al-Kubra (2l3u , 7123), Ahmad ( 1 / 2 2 8 , 3 5 5 ) , Ibnu Hibban (6631), Al- Baihaqi (6511), Al-Mu'jam Al-Kabir karya Ath-Thabrani (XIi/228), Ath- Thayalisi (2750) dan Al-Muntaqa karya Ibnu Al-Jarud (549). 127. Sirah (bnu Hisyam (TV/217), Dalaail An-Nubuwwah karya Al-Baihaqi (V1I/254), Sunan Itmu Majali (1628), At-Tirmtdzi (1047), Al-Mu'jam Al- Kabir karya Ath-Thabrani { X I / 2 0 8 ) dan Sunan Al-Baihatji (6513). 128. Ketika berkata di dalam adzan, "A si -had u anna Muhammadar Rasulullah" 104 Penguburan Nabi M dihan kami dan manusia ingin masuk ke kuburan Nabi akan tetapi kuburan Rasulullah terkunci untuk mereka. Alangkah beratnya musibah ini dan tidaklah menimpa kami suatu musibah setelah ini kecuali terasa ringan a p a b i l a kami mengingat musibah meninggalnya Rasulullah."1 2" Aisyah berkata, "Tidaklah kami mengetahui penguburan Rasulullah sampai kami mendengar suara orang menyekop tanah di tengah malam hari Rabu."1 * 1 Dalaail An-Nubuunvah karya Al-Baihaqi (VTI/267) Penguburan Nabi & 105 Fatimah binti Rasulullah Mengkritik Anas bin Malik l /s' etika Rasulullah dikubur, Fatimah berkata / \ kepada Anas, "Wahai Anas, bagaimana mereka bWtenang sedangkan kalian menuangkan tanah ke dalam kuburan Rasulullah?"1 31 131. Hadits ini telah lalu penyebutannya dari nash yang di dalamnya Fatimah berkata, "Wahai bapakku, engkau telah mengabulkan panggilan Rabbmu, ke jannah Firdaus tempat tinggalmu..., telah lalu takhrij hadits ini. 106 Fathimah binti Rasulullah Mengkritik.. Rasulullah % Mati Syahid 7 elah kami sebutkan di dalam hadist Aisyah bahwasanya Rasulullah berkata ketika sakit yang Rasulullah meninggal karena sakit tersebut, "Wahai Aisyah, aku senantiasa merasakan sakit dari makanan yang aku makan ketika di Khaibar, ini saatnya aku mendapati terputusnya pembuluh darahku karena sebab racun tersebut."1 32 Ibnu Mas'ud berkata, "Saya bersumpah dengan nama Allah tujuh kali bahwa Rasulullah terbunuh dengan sebenarnya lebih aku sukai daripada aku bersumpah dengan sekali sumpah bahwa beliau tidak terbunuh." Yang demikian itu karena Allah telah menjadikan beliau Nabi dan menjadikan beliau orang yang mati syahid s e h i n g g a mereka memandang dan b e r k a t a bahwa Yahudi telah meracuni Rasulullah.1 33 132. Telah lalu takhrij hadits ini. 133. HR. Ahmad (1/381, 408, 4 3 4 ) , Ath-Thabrani di dalam Al-Kabir (X/10y), Al-Baihaqi di dalam Ad-Dalaail (V1I/172). Hakim (111/58) dan Abu Ya'la (5207). Rasulullah Mati Syahid 107 Wafatnya Rasulullah 'M Adalah Musibah yang Paling Berat ari Aisyah , ia berkata, " R a s u l u l l ah membuka sater penutup dan membuka p i n t u ketika sakit kemudian melihat manusia yang shalat di belakang Abu bakar, beliaupun gembira dengan ini dan berkata, 'Segala puji bagi Allah, sesungguhnya tidak ada seorang Nabipun yang meninggal dunia sampai ada seorang lelaki yangmengjmami umatnya'. Kemudian menatap manusia dan berkata, 'Wahai manusia, barangsiapa yang tertimpa musibah di antara kalian dengan suatu musibah sepeninggalku maka hendaknya dia berbela sungkawa dengan musibahnya kehilangan diriku dari musibah yang menimpa dirinya tersebut. Sesungguhnya tidak akan menimpa umatkumusibah sepeninggalku seperti musibah mereka kehilangan diriku'."™ 134. Berkata di dalam Majma'Az-Zowaid (111/11,12), ( l X / 3 7 ) , diriwayatkan oleh Ath-Thabrani di d a l am Al-Ausath dengan sanad yang lemah. Akan tetapi hadits ini shahih dalam riwayat lbnu Majah (1599), dari Aisyah pula dan dishahihkan oleh Al-Albani di d a l am Shahih Al-Jami' (7879). 108 Wafatnya Rasulullah M Adalah Musibah.. Abu Umar bin Abdul Barr berkata: Rasulullah telak berkala benar, karena musibah dengan meninggalnya Rasidullah lebih besar daripada setiap musibah yang menimpa seorang muslim selelah Rasulullah sampai hari ktaiual, terputusnya wahyu dan matinya kenabian. 'Dan kejelekan yang pertama kali muncul adalah dengan murtadnya bangsa flrah dan selain mereka. 'Dengan meninggalnya Rasulullah ini adalah awal terputusnya kebaikan dan awal berkurangnya kebaikan. "135 Abu Al-'Athiyah telah berbuat baik dengan menggubah syair yang semakna dengan hadits ini dengan berkata: Sabarlah dengan setiap musibah dan tegarlah Dan ketahuilali bahwa seseorang tidak akan kekal Atau apa yang kamu lihat bah wa m usibah banyak sekali Dan kaum melihat kematian senantiasa mengawasi semuahamba Siapakah yang tidak tertimpa musibah diantara orangyang kamu melihat terkena musibah? hv adalah jalan yang yang kamu tidak sendirian di atasnya. Jika kamu mengingatMuhammad dan musibahnya Maka inga tiah musibahmu dengan Nabi Muhammad \35.At-Tan,hid (XIX/3230) dan Tafsir Al-Qurthubi (92/176). Wafatnya Rasulullah Sg Adalah Musibah.. 109 Anas b in Malik berkata, "Kami belum membersihkan tangan-tangan kami dari penguburan Rasulullah sampai kami mengingkari hati-hati kami."1 36 Abu S a ' id Al-Khudri juga mengucapkan hal yang senada.1 3 7 136. HR. Ahmad (m/221,268), At-Tirmidzi di d a l am Sunannya (3618), d a n di dalamAsySyamaail (393), Ibnu Majah (1631), Ibnu Hibban (6634), Hakim (in/57), di dalam Ad-Dalaail (VII/265), Al-Khashaish Al-Kubra (U/278), Tafsir Al-Qurthubi (TV/225, XVI/142), Al-Bidayah wan Nihayah (V/ 273, 274) d a n Sirah Al~Halabiyah (UI/495). 137. Tafsir Al-Qurthubi (H/176), Al-feth karya Ibnu Hajar (VH/756) d a n berkata, "Dikeluarkan oleh Al-Bazzar dengan sanad yang bagus d a n di d a l am At- Tatnhid karya Ibnu Abdul Barr (XIX/323), (XXm/394) dan Nailul Authar (IV/161). 110 Wafatnya Rasulullah M Adalah Musibah.. R a : • u l l a 1 P e n g a r u h i * b a g i K a u m 1 I t ' J' o ' O ' y, ^ o * • ' t " a\ r. t*d Li-« aUI oJ^j ^ tulL*pl o l i ) u «AJl J j j -^ l a i k i of i £ r ) v ^ y'i S; of J l ^' Segala puji hanya milik Allah Jl», kami \. memuji-Nya, memohon pertolongan, ampunan dan hidayah dari-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan Muqaddimah 113 kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah tiada seorangpun yang akan menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan-Nya tiada seorangpun yang akan menunjukinya. Aku bersaksi bahwasanya tiada ilah yang haq untuk disembah kecuali Allah j i> semata tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi pula bahwa Muhammad •% adalah hamba dan Rasul utusan-Nya. Anvmba'du Allah telah menganugerahkan taufik-Nya kepadaku untuk menulis sebuah risalah tentang musibah kematiar Nabi M beserta dampaknya pada kehidupan umat Semoga Allah menjadikan isinya bermanfaat berkai keutamaan dan kamnia-Nya. Wa ba'du. Satu hal yang mengherankan bila banyak d a r i k a l a n g a n penuntut ilmu dan para d a ' i y a nj menyeru kepada Allah Ta'ala melupakan besarny; musibah kematian Nabi Terlebih Rasulullah -% tela! mengingatkan kita tentang hal tersebut dalam sabdanya: , "B". ^ - J- - j , . - | "Jika salah seorang dari ka Uan ditimpa sua tu m usibah maka hendaklah d'ia mengingat musibah yang ia alami dengan kematianku, sesungguhnya itu adalah musibah terbesar. Faidah yang bisa kita petik dari hadits ini tidak hanya sebatas pemberian motifasi untuk bersabar ketika ter- 1. Akan disebutkan takhrijnva di halaman ION. 114 Muqaddlmah timpa musibah. Bahkan lebih dari itu, hadits ini merupakan kunci-kunci ilmu dan ma'rifat, menerangi jalan bagi kaum muslimin, membuka mata mereka terhadap sebabsebab kegelapan yang mereka j a l a n i , mengenalkan musibah-musibah yang mereka alami dan menerangkan kepada mereka jalan keselamatan dengan mengikuti manhaj nubuwah dan risalah. Setiap orang besar yang meninggal akan menyisakan pengaruh dalam diri orang yang mengagungkannya. Wafatnya Nabi ^ tidak hanya berdampak pada diri para shahabat saja, namun juga pada segenap umat beliau juga terkena oleh dampak ini. Oleh karenanya kita berpendapat, wajib bagi kita untuk mentadabburi dampak kematian Nabi atas pribadi dan umat beliau, dengan harapan hal itu bisa mengubah dari sekian realita umat yang menyedihkan menuju pada keadaan yang lebih baik. Saya tidak menelusuri semua hal yang berkaitan dengan wafat beliau baik sebelum ataupun sesudahnya seperti masa sakit beliau, masa sekarat beliau, penguburan beliau dan lainnya. Namun dalam pembahasan ini, saya hanya memilih hal-hal yang berkaitan dengan dampak kematian beliau $| atas umat ini. Saya memohon kepada Allah 4§ agar menerima amalku ini bersama segenap amal yang lain. Saya juga memohon agar dengannya Allah memberikan manfaat kepadaku dan saudara-saudaraku agar menjadikannya ikhlas semata untuk-Nya. Mugaddimah 115 o Ibnu Abbas dan Sabith Al-Jumahi A- berkata: "Rasulullah M bersabda: 7ika saiah seorang dari kalian ditimpa suatu. musibah maka W hendaklah dia mengingat musibah yang ia alami dengan kematianku,sesungguhnya ituadalah musibah terbesar.'* Dari hadits ini menjadi jelaslah bagi kita bahwasanya kematian Nabi M adalah musibah terbesar yang telah menimpa dan akan tetap menimpa umat Islam Rasulullah £g meminta kita untuk mengingat musibar kematian beliau sehingga dengan itu musibah-musibar yang kita alami akan menjadi ringan. Tidaklah kita kehilangan seorang yang kita muliakan kita cintai, kerabat dekat atau sahabat kecuali hati in merasa sakit dan tersiksa dengan kepergiannya. Apakal kita sudah merasakannya di saat kita meresapi per pisahan kita dengan Nabi Ketika seorang lelaki kehilangan seluruh keluarga nya, hatinya menjadi tersiksa dan terluka sehingga ai matanya menumbuhkan kesedihan yang mendalam. Kemudian setelah berselang beberapa masa dia menikah. Beberapa tahun berikutnya salah seorang anaknya meninggal. Bagaimanakah kesedihan dan rasa sakit yang dia rasakan jika dihubungkan dengan musibah-musibah 2. Diriwayatkan nleh Ath-Thabrani dalam Al-Kabir. Ibnu Sa'd, Ad-Darimi, Malik dan lainnya seperti yang tercantum dalam As-Silsilah Ash-Shahihah haditsnn.1106. 116 Mugaddimah pertama? Bukankah perkaranya menjadi lebih ringan dan musibah menjadi lebih enteng? Demikianlah selayaknya kita menghibur diri kita ketika tertimpa musibah dengan mengingat wafatnya Nabi %. Sesungguhnya Rasulullah M berbicara kepada kita dan berkata: L - J o^jlii y y c^f j^aSi ig "'J i_L 'Wahai' sekalian manusia! Siapa saja dari manusia atau kaum mukminin yang tertimpa musibah maka hendaklah dia menghibur diri dengan musibahku dari musibah selainkii. Sesungguhnya salahseoi-angdari umatku tidak akan ditimpa sebuah musibah yang lebih bera t dari musibahku, '* Jikalau kita mencermati kalimat ( ) kita mendapati di dalamnya tersimpan obat dan terapi, sesungguhnya ini merupakan huruf yang mengobati hati. Apa yang terjadi jika seorang insan kehilangan kedua orang tuanya terkasih dalam sebuah kecelakaan mobil? Bukankah sisa-sisa musibah akan terus hinggap di hatinya seiring perjalanan tahun? Apa yang terjadi jika dia kehilangan ibunya, istrinya atau anaknya? 3. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Aisyah y- (H-^J ^y* ^~>[f "Sesungguhnya kamuakanmati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula)."(QS. Az-Zumar 30). Orang-orang berkata, "Wahai shahabat Rasulullah $ ! Apakah Rasulullah M telah wafat?" Dia menjawab, "Ya." Merekapun mengetahui bahwa dia berkata benar. Mereka kemudian berkata, "Wahai shahabat Rasulullah! Apakah Rasulullah mesti d i s h a l a t i ? " Dia menjawab, " Y a . " Mereka bertanya lagi, "Bagaimana caranya?" Dia menjawab, "Sekelompok orang masuk kemudian mereka takbir, bershawalat dan berdoa. Kemudian mereka keluar dan diganti oleh sekelompok yang lain dan bertakbir, bershalawat dan berdoa lalu keluar sampai semua orang masuk." Perasaan Para Shahabat & Ketika.. 125 Mereka berkata, "Wahai shahabat Rasulullah! Apakah Rasulullah M dikebumikan?" Dia menjawab, " Y a ." Mereka bertanya lagi, "Di mana?" Dia menjawab, "Di tempat beliau diwafatkan oleh Allah. Sesungguhnya Allah tidak mencabut ruhnya kecuali di tempat yang baik." Merekapun mengetahui bahwa dia berkata benar. Kemudian dia memerintahkan agar beliau dimandikan oleh famili ayah beliau7 . "8 Umar berkata, "Demi Allah, aku tidak mendengar seorangpun berkata bahwa Rasulullah ^ meninggal kecuali aku penggal lehernya dengan pedangku ini." Sesungguhnya Umar tidaklah menggunakan pedangnya kecuali dalam perkara yang besar. Lantas mengapa ia mengancam dengan pedangnya?! Sesungguhnya perkara Rasulullah teramat besar dalam jiwanya. Sesungguhnya kedudukan beliau ^ sangat tinggi dalam jiwanya. Rasa cintanya kepada beliau melebihi rasa cintanya kepada dirinya sendiri, anaknya, istrinya, hartanya dan manusia seluruhnya. 7. Svaikh kami hafizhahullah Ta 'ala berkata dalam Asy-Syama'il: "Yakni kerabat beliau dari pihak ayahnya.Beliau dimandikan oleh Ali ~fe,Al-Fadhl bin Abbas, Usamah dan Syaqran maula Rasulullah yang memberikan Ali air." 8. Dikeluarkan oleh At-Tirmidzi d a l am Asy-Syama'il, Ibnu Majah d a l am Ash- Shalah, Bab: Shalatu Rasuliiiah S fiiMaradbibidar, Ath-Thabrani dalam Al- Kabir. Sobagiannya tercantum dalam Shahih Al-Bukhari Kitabuladzan, Bab: Haddul maridh anyasvhadat jama 'ah.Sebagiannya diriwayatkan pula oleh An- Nasa'i. Hadits ini tercantum dalam Mukhtashar Asy-Syama'il no. 333. 126 Perasaan Para Shahabat Ketika.. Lalu bagaimanakah dengan orang yang berkata: "Rasulullah & telah wafat?!" Adapun segenap para shahabat 4*, sesungguhnya belum pernah ada seorang Nabi sebelum Rasulullah ^ di tengah-tengah mereka sehingga mereka tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya mereka tidak berani berkomentar. Adapun Abu Bakar dia bersimpuh dan menyentuh Rasulullah ^ lalu d i a membaca firman Allah Ta'ala: "Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula)."(Q$. Az-Zumar. 30). Ini adalah keilmuan Abu Bakar 4-= tentang Al-Qur'an. Dari ayat ini dia memahami bahwa kematian akan menghampiri siapa saja tak terkecuali Nabi -MHanya saja keadaan y a n g tegang dan besarnya rasa cinta para shahabat kepada NT abi % membuat mereka jauh dari perkara ini. Namun i n i bukanlah satu hal yang mengherankan karena yang meninggal adalah Rasulullah Perasaan Para Shahabat Ketika... 127 Betapa banyak orang ditinggal mati oleh anak-anak mereka jatuh pingsan, diantara mereka ada yang menyusul kematian anaknya, sebagian yang lain kehilangan akalnya dan sebagian lagi terserang penyakit kronis. Kemudian mereka berkata, "Wahai shahabat Rasulullah ^ ! Apakah Rasulullah $g telah wafat?" Dia menjawab, " Y a . " Merekapun mengetahui bahwa dia berkata benar. Di sini kemudian para shahabat M- menjadi tenang dan merekapun mengetahui bahwa Rasulullah M telah wafat. Anas 4^ berkata, "Pada hari ketika Rasulullah $g memasuki Madinah segala sesuatu bersinar. Dan pada hari ketika beliau wafat segala sesuatu menjadi gelap. Tidaklah kami selesai mengebumikan Nabi hingga kami tidak mengenali hati kami sendiri."9 "Pada hari ketika Rasulullah M memasuki Madinah segala sesuatu bersinar." Dari Madinah segala sesuatu menjadi bercahaya. Semuanya bersinar dengan kedatangan Rasulullah $jg dan kegembiraan memenuhi hatihati semua orang dari anak kecil hingga orang dewasa, laki-laki dan perempuan. Dan pada hari ketika beliau w a f a t . . . 9. Dari Shahih Sunan Ibnu Majah hadits no.1322. 128 Perasaan Para Shahabat <&> Ketika.. Pada hari ketika beliau wafat segala sesuatu menjadi g e l a p . Bumi telah berubah bagi mereka, bumi ini b u k a n l a h bumi yang pernah mereka kenal. Dari Madinah segala sesuatu menjadi gelap. Hari itu sesuatu yang nikmat tidak lagi dirasa nikmat dan sesuatu yang indah tak lagi dipandang indah. Jiwa mereka terasa sempit. Tidaklah kami selesai mengebumikan Nabi M hingga kami tidak mengenali hati kami sendiri. Tidaklah mereka mengangkat tangan mereka dari jasad Nabi M dan tidaklah mereka selesai mengebumikan beliau hingga mereka merasa tidak mengenali hati mereka sendiri. Hati mereka bukan seperti yang pernah mereka kenal. Mereka 4» tidak mengenali hati mereka sendiri disebabkan oleh perasaan yang tengah melanda mereka. Namun, apakah yang kita perbuat dengan hati kita yang tidak bisa mengenali dan penglihatan yang tidak bisa menyaksikan suatu apapun? Orang rendahan itu mudah melakukan perbuatan hina. Tiadalah mayit itu merasakan sakit karena dilukai. Perasaan Para Shahabat & Ketika... 129 Tangisan Ummu Aiman yang Mengundang Tangis Abu Bakar & Umar W nas 4^ berkata: "Abu Bakar 4fe berkata kepada Umar 4» setelah wafat Rasulullah ^g: 'Mari kita ke Ummu Aiman ^ 10 untuk menziarahinya sebagaimana Rasulullah M dulu menziarahinya.' Ketika mereka sampai, dia tengah menangis. Kemudian mereka bertanya: 'Kenapa engkau menangis? Bukankah yang ada di sisi Allah lebih baik bagi Rasulullah M?' Dia menjawab: 'Aku menangis bukan karena aku tidak tahu bahwa apa yang ada di sisi Allah lebih baik bagi R a s u l u l l a h M . Namun aku menangis karena wahyu telah terputus dari langit.' Ucapannya membuat keduanya menangis sehingga mereka menangis bersama."11 10. Dia Itfe adalah pengasuh sekaligus pembantu Rasulullah S ketika beliau kecil. 11. Diriwayatkan oleh Muslim d a l am Shahihnya. Kitab Fadhaa'il Ash- Shahabah, Bab: Min fadhaili L/mm/ Aiman . 130 Tangisan Ummu Aiman yang Mengundang.. Dalam kesempatan ini aku katakan: Wahai Unimu Aiman engkau menangis sedang kami Bermain dan berkelakar tanpa tahu budi pekerti Engkau belum menyaksikan pemalsuan hadits ataupun kedustaan Engkau belum menyaksikan alat-alat musik dan nyanyian Engkau belum menyaksikan pesta khainr dan zina Engkau belum melilmt kami ketika kebinasaan menimpa Kalau engkau belum mati, niscaya engkau akan melilmt keanehan bersama kami Engkau belum tahu perbuatan musuh dan bala tentara mereka Ittilali kami, berlutut kepada bangsa Yaliudi Dan hatiku menjadi panas karena persatuan kami terkoyak Perkara-perkaramu membuat umatku seperti orangorang yang bermain Demi Allah, tidaklah jalan yang hmi lalui mengenal tangisan Kalaupun berpura-pura menangis tiada bisa menghubungkan ataupun mengaitkan Tangisan Ummu A i m a n yang Mengundang... 131 Rasul g | Pengaman Para Shahabat etapa pedih rasanya kehilangan Rasulullah ' —^ $1 sang pengaman para shahabat 4s>- Abu Musa ^> meriwayatkan dari Nabi M bahwa beliau bersabda: (.OjJl&j-I. C ^\ i^Ai isu 1_s—jikls'V uij "Bintang adalah pengaman langit. Jika bintang sirna maka tibalah apa yang telah dijanjikan atas langit. Aku adalah pengaman bagi para shahabatku, jika aku telah tiada maka tibalah apayang telah dijanjikan atasmereka. Para shahabatku adalahpengaman umatku,pka mereka telah tiadamaka tibalah apa yang telah dijanjikan atas umatku. "12 12. Nujum artinya bintang-bintang. Amanah artinya keamanan. Yakni sebab stabilnya langit.Selama bintang-bintang masih adalangitridakakan terbelah dan penghuninya belum akan mati. 132 Rasul H Pengaman Para Shahabat & Apakah yang akan terjadi bila bintang-bintang sirna? Tatanan kehidupan berganti, perubahan-perubahan menakutkan terjadi. Demikian pula yang terjadi dengan kepergian Nabi M meninggalkan para shahabat J^,. Kehidupan mereka berubah, perkara-perkara mereka berganti dan perpecahan tersulut di tengah-tengah mereka. Dan juga dengan perginya para shahabat j^., umat mengalami berbagai perbedaan dan perpecahan, berbagai perubahan mencengangkan terjadi, berbagai fitnah dan musibah merajalela. Perhatikanlah bagaimana b i d ' a h telah berubah menjadi sunnah dan sunnah menjadi bid'ah, kebaikan dianggap kemungkaran dan kemungkaran dianggap kebaikan. Kebodohan tersebar di sana-sini dan ilmu terhapus kecuali pada sebagian kecil hamba-hamba Allah yang telah Allah khususkan dengan rahmat-Nya. Syari'at Allah Ta'ala terpasung, berbagai fatwa berkuasa demi membela hawa nafsu, ambisi dan syahwat. Jika bintang-bintang telah sirna artinya jika telah bertaburan. Tibalah apa vang telah dijanjikan bagi langit, vakni terbelah dan dilipat seperti kertas. Jika aku telah tiada maka ribalahapa yang telah dijanjikan atas mereka, yakni seperti fitnah-fitnah, peperangan dan perpecahan. Jika para shahabatku telah tiada maka tibalah a p a y a n g telah dijanjikan atas umatku, yakni seperti munculnya berbagai bid'ah, hawa nafsu yang merajalela, p e r b e d a a n akidah, b e r k u a s a n y a o r a n g - o r a n g Romawi, kehormatan terkoyak, cahaya (Islam) meredup dan kegelapan (kekufuran) menguat. Dinukil dari Faidhut Qadir dengan perubahan. Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim Kitab Fadha'il Ash-Shahabah, Bab: Bayan anna baqaa'an Nabi Hamaanun Hashaabihidan lainnya. Rasul M Pengaman Para Shahabat & 133 Kaum muslimin terbagi-bagi dan terpecah menjadi berbagai kelompok dan sekte. Hal ini mengingatkan kita akan sebuah riwayat yang shahih dari Ibnu Mas'ud secara mauquf namun secara hukum adalah marfu' sampai kepada Nabi Dia berkata, "Bagaimanakah keadaan kalian ketika fitnah menyelimuti kalian hingga orang dewasa menjadi renta dan anak kecil menjadi dewasa. Manusia menjadikannya sebagai sunnah. Jika ditinggalkan sedikit saja maka akan ada yang berkata, "Sunnah tetah ditinggalkan." Orangorang bertanya, "Kapankah i t u ? " Ibnu Mas'ud menjawab, "Jika para ulama kalian telah pergi, para qari' kalian menjamur, orang-orang faqih diantara kalian memudar, pemerintah kalian bermunculan, minimnya orang-orang yang amanah, dunia dikejar dengan amal akhirat dan yang dituntut bukan ilmu agama lagi."1 3 Sekiranya dengan kepergian para shaliabat 4» tibalah apa yang telah dijanjikan atas umat ini, maka apakah yang telah dijanjikan kepada kita ketika Nabi M telah pergi? 13.DiriwayatkanolehAd-Darimi (1/64) dengan dua sanad, salah sarunya shahih dan kedua hasan.Diriwayatkan pula oleh Al-Hakim (I V / 5 1 4 ) dan selainnya. Sebagaimana tercantum dalam Qiynm Ramadhan karya Syaikh kami Al- Albani hafizhahultah Ta 'a /a, cetakan Al-Maktabah Al-lslamiyah. 134 Rasul M Pengaman Para Shahabat & Bantahan Atas Orang yang Berkata Bahwa Wafat Beliau $ Bukanlah Musibah Selama Al-Ctur'an & As-Sunnah ada di Hadapan Kita! C Jn/J ««te berkata, "mi Kitabullah Ta 'ala yang p y f agung dan ini Sunnah Rasulullah & yang suci. Lantas apakah yang perlu Anda khawatirkan dari kematian Rasulullah %T Rasulullah M telah menjawab semisal ucapan ini. Marilah kita menyimak jawaban beliau: Ziyad bin Lubaid 4 » berkata, "Nabi f£ menyebutkan sesuatu dan berkata, 'Hal itu ketika ilmu telah sirna'." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana ilmu bisa sirna sedangkan kami membaca Al-Qur'an, kami membacakannya kepada anak-anak kami dan anak-anak kami membacakannya kepada anak-anak mereka sampai hari kiamat?!" Bantahan Atas Orang yang Berkata... 135 Beliau menjawab: "Celaka engkau wahai Ziyad! Sungguh aku menganggapm u sebagai lelaki yang paling alim diMadmah. Bukankah Yahudi dan Nashranimembaca Taurat dan lnjil,namun mereka tidak mengamalkan sedikitpun dari apa yang dikandungnya P/"14 Ini Kitabullah Ta'ala dan ini Sunnah Rasulullah namun dimanakah pengamalannya? Di manakah dakwah? Bahkan di manakah ilmu yang benar sebelum amal dan dakwah? Jadi, tidak ada jalan bagi kalimat seperti ini dan tidak benar perkataan seperti ini. Seluruh umat telah meridhai Muhammad $f sebagai Rasul, Nabi, pemimpin, panglima, hakim dan pendidik. Lalu siapakah yang disepakati oleh umat dengan penuh ridha pada hari ini? Aduhai sekiranya kita mengetahui bagaimana kehidupan dunia di masa Nabi $| dan bagaimana rupa dunia di masa kini? Ketika itu kemuliaan, kejayaan dan k e t i n g g i an 14. Dikeluarkan oleh At-Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah dan lainnya. Hadits ini tercantum dalam Shahih Sunan Ibni Majah hadits no. 3272. 136 Bantahan Atas Orang yang Berkata.. mewarnai namun kini, lihatlah bagaimana kita hidup serampangan dalam kegelapan. Kita mengharapkan belas kasih bangsa-bangsa besar dan kita takut akan kekuatan dan serangannya. Berita-berita di surat-surat kabar berbicara tentang pembunuhan, penjajahan, peperangan, perbudakan, pendudukan dan berbagai makar yang menyelimuti umat. Kelompok h i z b i y a h menggerogoti umat, setiap kelompok bangga dengan apa y a n g dimiliki oleh kelompoknya. Mengatasnamakan Islam, agama ini diserang beserta para ulama dan juru dakwahnya. Ahli baitpun dicaci dengan mengatasnamakan ahli bait. Berbagai faham dan pemikiran muncul dan saling serang dan bantah. Para penuntut jannah menjadi langka dan para penuntut naar menjamur. Kedustaan mencuat atas nama Rasulullah M, menjadi satu hal yang sukar untuk membedakan antara yang shahih dan yang lemah di tengah-tengah manusia. Pemalsuan hadits bukan suatu hal yang sukar bagi para pengekor hawa nafsu. Berbagai b i d ' a h dikultuskan layaknya landasan agama dan rukunnya! P e l a k u sunnah dianggap melakukan b i d ' a h dan pelaku bid'ahlah yang justru dianggap pengamal sunnah. Bantahan Atas Orang yang Berkata... 137 Otak-otak arsitek berbagai makar menjamur. Islam ditunggangi oleh para pengekor hawa nafsu dan syubhat. Orang yang lugu menjadi terjebak dalam kebingungan dan kegalauan. Antara kita dengan faham yang shahih terbentang padang sahara yang siap memotong leher setiap orang yang berlalu. Seandainya seorang khatib atau seorang penasihat berkata kepada kita: "Rasulullah telah bersabda," niscaya kita benar-benar dituntut untuk mencari dan mencari tingkat keshahihan haditsnya, sedang kita tidak mengetahui apakah kita menimba masalah ini dari orang yang dikaruniai Allah neraca-neraca shahih yang teliti dalam hal ini ataukah tidak? Jika sebuah hadits shahih -namun sayang hal ini langka- kita dituntut untuk mempelajari ilmu yang dikandungnya dan arahan yang diberikannya. Kita harus menyelami lautan ushul fiqh, agar kita berlabuh di pantainya dengan keberhasilan disamping menyelami yang lain yang harus diselami, yakni dunia bahasa dan berbagai bentuk dan pendapat yang dikandungnya... Jika kita telah selesai dari semuanya dengan aman,, kita lupa mengamalkan apa yang telah kita ilmui dan kita berpangku tangan tanpa mendakwahkan apa yang mesti kita lakukan.15 Bukankah semua musibah ini merupakan buah dari kematian Nabi -|g? 1 5 . Kecuali orang yang dirahmati Allah dan mereka ini sedikit jumlahnya. 138 Bantahan Atas Orang yang Berkata.. Bukankah semua musibah ini merupakan buah dari kematian para shahabat Jfc7- Bukankah semua ini merupakan buah dari tiadanya penerapan Kitabullah Ta'ala dan Sunnah Rasul-Nya ^g? Apa yang Musti Dilakukan Setelah Nabi |g Wafat? 139 Apa yang Musti Dilakukan Setelah Nabi * Wafat? ata menangis dan hati terguncang. Namun ipakah yang harus dilakukan? Amalkanlah Kitabullah, amalkanlah Kitabullah Ta'ala. Amalkanlah Sunnah Rasulullah 36, amalkanlah Sunnah Rasulullah Rasulullah telah menerangkan bahwa penyebab kesesatan Yahudi dan Nashrani adalah tidak adanya penerapan Taurat dan Injil. Maka kita wajib untuk beramal dan bersegera menerapkannya. Kita harus mulai dari awal, yakni pembersihan dan tidak menerima hadits-hadits yang tidak jelas. Karena perkara ini adalah bagian agama, dan perkataan ini adalah syari'at. Maka hendaklah kita perhatikan dari mana kita mengambil agama kita.16 16. Dari perkataan Muhammad bin Sirin ssSh. Dia berkata: "Sesungguhnya ibnu ini adalah agama maka hendaklah kalian melihat dari siapakah kalian mengambil agama kalian." Dari mukaddimah Shahih Muslim. 140 Apa yang Musti Dilakukan Setelah Nabi & Wafat? Dan kita wajib menuntut ilmu dan duduk bersama para ulama. Marilah kita mencermati wasiat Umar bin Abdul Aziz yang ia tujukan kepada Abu Bakar b i n Hazm: "Perhatikanlah dahulu, jika berasal dari hadits Rasulullah # maka tulislah. Sesungguhnya aku takut akan sirnanya ilmu dan hilangnya para ulama. Jangan engkau terima kecuali hadits Rasulullah 3 6 . Hendaklah kalian menebarkan ilmu dan mengadakan majelis-majelis ilmu hingga diajari orang-orang yang tidak tahu. Sesungguhnya ilmu tidak akan binasa hingga menjadi rahasia."17 Menuntut ilmu membuat kita hidup bersama Nabi sebagaimana dikatakan oleh penyair: Ahlul hadits adalah keluarga Rasul meskipun Mereka tidak hidup bersamanya namun nafas mereka menanamnya. l\ Marilah kita menemani Rasulullah 1 j meneladani shalatnya. \- Marilah kita menemani Rasulullah meneladani shiyamnya. , Marilah kita menemani Rasulullah i j meneladani zakatnya. 17. Dari Shahih Al-Bukhari, Kitabul Itmi, Bab: Kaifa yuqbadhul ilmu secara mu'allaq d a l am bentuk jazm. Al-Hafizh menyebutkan bahwa Abu Nu'aim m e n g h u k u m i n y a b e r s a m b u n g d a l am Akhbar Ashbahan dengan semisalnya. Inilah yang kami lihat dan kami rasakan sendiri pada kelompokkelompok hizbiyah dan majelis-majelis rahasia mereka. Hanya kepada Allah sajalah segala pengaduan tertuju. M dengan j % dengan • H dengan ( Apa yang Musti Dilakukan Setelah Nabi & Wafat? 141 Marilah kita menemani Rasulullah jgg dengan meneladani hajinya. Marilah kita menemani Rasulullah jft dengan meneladani akhlaknya. Marilah kita menemani Rasulullah $K dengan meneladani jihadnya. Jangan engkau menerima kecuali hadits Nabi M-18 Haditsnya adalah obat dan di dalamnya tersimpan keberhasilan. Di dalamnya tersimpan keselamatan dari fanatik madzhab tertentu. Di dalamnya tersimpan keselamatan dari fanatik terhadap golongan tertentu. Di dalamnya hati-hati akan bersatu dan menjadi satu barisan. Telah menjadi kebiasaan setiap orang yang akan b e r p i s a h untuk menulis sebuah wasiat. Apakah Rasulullah M telah meninggalkan wasiat untuk kita? Ya, beliau telah meninggalkan satu rangkuman wasiat dan nasihat. Abdurrahman bin Amru As-Sullami meriwayatkan dari Al-Irbadh bin Sariyah 4& -dia salah seorang yang 18. Bukan berarti tidak ada istifadah dari perkataan p a r a ulama, tafeir mereka dan hukum yang mereka tetapkan. Bahkan kesesatan akan muncul jika meninggalkan kitab-kitab mereka dan ilmu mereka. Sebagaimana kesesatan itu juga muncul dengan fanatik terhadap perkataan sebagian mereka a t au mengedepankannya di atas hadits Nabi %. 142 Apa yang Musti Dilakukan Setelah Nabi & Wafat? banyak menangis-, dia berkata, "Rasulullah $| melaksanakan shalat Zhuhur kemudian beliau menghadap kami dan menasihatkan kepada kami sebuah nasihat yang mendalam. Karenanya semua mata menangis dan semua hati menjadi luluh. Seorang lelaki lantas berkata, 'Yaa Rasulullah, sepertinya ini adalah nasihat perpisahan?!' Lantas beliau bersabda: &j J^*—i "J* j r j u j ^ v i o t f & J i j j L r i j j . u i y S L i ^ l * "Bertakwalah kaliankepada Allah dan mendengar serta taatlah meskipun kepada seorang budak bangsa Habasyah. Sesungguhnya orangyangmasih hidup diantara kalian sepeninggalku akan meliha tbanyakperpecahan. Maka wajib atas kalian untuk berpegang dengan sunnahku dan sunnah para khalifah selelahku yang diberi hidayah lagi berada diatas petunjuk, gigitlah dengan geraham kalian. DanjauhUah berbagaihalyang bani (yang diada-adakan dalam agama), karena sesungguhnya setiap bid'ah adalah sesat. "19 19. Sanadnya shahih d a n para rawinya terpercaya sebagaimana tercantum dalam kitab As-Sunnah karya Ibnu Abi Ashim, no. 5 4 , 1 0 3 7 d a n 1045. Dikeluarkan oleh Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan lainnya. Saya telah membahasnya dalam satu tulisan khusus dengan judul Washiyyah Muwaddi'. Semoga A l l a h memudahkan penerbitannya sehingga saya tidak perlu membahasnya secara detail di sini. Apa yang Musti Dilakukan Setelah Nabi |g Wafat? 143 Maka wasiat ini wajib dicermati. Kita harus hidup bersama wasiat ini. Kita harus mengingatnya dalam setiap urusan dari kehidupan kita. Di saat memperoleh kelezatan dan kesenangan, di saat tertimpa kepedihan dan kesedihan... dalam kondisi aman maupun fitnah dan di saat bersatu maupun berselisih karena wasiat ini menyimpan jalan menuju kebahagiaan dan rahasia menuju kesuksesan. 144